All Sport

Latest Program: Menpora harapkan IESPA terus memacu pertumbuhan industri esports

Menpora Dorong IESPA Percepat Pertumbuhan Esports

Latest Program – Jakarta, Sabtu – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan harapan bahwa Indonesia EsportS Association (IESPA) akan terus menjadi penggerak utama dalam pertumbuhan industri esports di Tanah Air. Dalam upacara pelantikan ketua dan pengurus IESPA periode 2026-2031, ia menekankan pentingnya peran sektor swasta sebagai bagian dari “Latest Program” yang bertujuan mempercepat pertumbuhan industri ini.

Meningkatkan Partisipasi Swasta dalam Esports

Pidato Erick Thohir menyebutkan bahwa pertumbuhan esports di Indonesia telah mencapai tahap yang signifikan, dengan kontribusi sektor swasta menjadi kunci untuk menjaga momentum. “Latest Program” ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri, termasuk pengusaha, investor, serta lembaga pendidikan, untuk memperkuat ekosistem esports secara holistik. Ia menyoroti bahwa pendanaan dari kalangan swasta sangat vital dalam mengembangkan talenta, menyelenggarakan turnamen internasional, serta membangun infrastruktur pendukung.

Dalam “Latest Program”, IESPA diharapkan menjadi pusat koordinasi yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini termasuk pengembangan standar kompetensi pelatih, pengakuan formal terhadap esports sebagai cabang olahraga, serta peningkatan kualitas event yang lebih profesional. “Latest Program” juga mencakup inisiatif untuk menggandeng kementerian lain, seperti Kementerian Pendidikan, untuk mengintegrasikan pelajaran esports dalam kurikulum sekolah menengah.

Pembangunan Infrastruktur dan Kebijakan Pendukung

Menpora Erick Thohir menyatakan bahwa pertumbuhan industri esports tidak bisa terlepas dari pembangunan infrastruktur digital dan kebijakan yang memadai. “Latest Program” menargetkan penguatan akses internet di daerah-daerah terpencil, serta pembentukan konsorsium nasional untuk mendukung pengembangan kompetensi pemain muda. Menurutnya, investasi dalam teknologi dan kebijakan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di panggung esports global.

Beberapa anggota IESPA telah menunjukkan komitmen untuk mendorong “Latest Program”. Dalam pidatonya, Ibnu Riza, ketua IESPA, menyampaikan bahwa esports tidak hanya menjadi ajang pertandingan tetapi juga wadah untuk membangun ekonomi kreatif dan menciptakan lapangan kerja. “Latest Program” diperkirakan akan memberikan dampak jangka panjang dengan menumbuhkan ekosistem yang berkelanjutan, termasuk pelatihan bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang ingin masuk ke sektor ini.

Menpora juga menyoroti pentingnya kompetensi teknis dan manajerial dalam mengelola industri esports. “Latest Program” mencakup pelatihan bagi pengurus IESPA provinsi dan kabupaten, serta penggunaan platform digital untuk memperluas jangkauan program. Dengan dukungan ini, IESPA diharapkan mampu menjadi representasi resmi esports Indonesia dalam berbagai forum internasional, termasuk menjalin kerja sama dengan organisasi global seperti World Esports Federation.

Selain itu, “Latest Program” juga mencakup rencana pengembangan ekosistem berbasis kompetensi. Menpora mengajak IESPA untuk berpartisipasi dalam Indonesia Sports Summit 2026, yang menjadi bagian dari upaya nasional untuk memperkuat keberadaan olahraga digital. Acara ini diharapkan menjadi wadah untuk menggali ide-ide inovatif dan memastikan bahwa esports tidak hanya berkembang secara kuantitas tetapi juga kualitas.

Dalam pidato penutupnya, Erick Thohir menegaskan bahwa pertumbuhan esports adalah bagian dari visi transformasi olahraga Indonesia. “Latest Program” akan dilaksanakan secara bertahap, dengan fokus pada penguatan kemitraan dan pendidikan. “Esports bisa menjadi motor penggerak ekonomi jika dipandu dengan strategi yang tepat,” katanya, menutup pidatonya dengan semangat optimis.

Leave a Comment