Rilis Pers

Special Plan: Pemulihan Pelanggan dan Operasional Cikarang Line Terus Berjalan

Special Plan: Pemulihan Cikarang Line Berjalan Lancar

Special Plan – Dalam rangka menangani kejadian gangguan operasional di Stasiun Bekasi Timur, PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan Special Plan untuk mempercepat pemulihan layanan dan mengembalikan keberangkatan para pelanggan. Hingga 11 Mei 2026, sekitar 120 pelanggan yang terdampak berhasil kembali ke rumah, sedangkan proses penyerahan barang-barang yang tertinggal berlangsung secara terus-menerus di Posko Bekasi Timur. Special Plan ini tidak hanya fokus pada perbaikan jadwal keberangkatan tetapi juga memberikan perlindungan terhadap kebutuhan psikologis dan administratif para pelanggan. Upaya pemulihan yang dilakukan telah menunjukkan kemajuan signifikan, dengan lebih dari 90% keberangkatan kereta api kembali berjalan tepat waktu.

Langkah Strategis dalam Pemulihan Operasional

KAI mengambil langkah-langkah strategis dalam menerapkan Special Plan untuk mengembalikan layanan Commuter Line di jalur Bekasi hingga Cikarang. Kecepatan kereta api dibatasi pada beberapa titik sepanjang jalur tersebut, dengan rata-rata 60–80 km/jam, agar pemeriksaan infrastruktur dan pemulihan layanan dapat berjalan efisien. Selain itu, tim teknis KAI terus melakukan inspeksi rutin untuk memastikan tidak ada risiko kecelakaan berulang. Special Plan ini melibatkan koordinasi intensif dengan pihak terkait, termasuk lembaga pemerintah dan operator transportasi lainnya, untuk mempercepat proses pemulihan. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dampak gangguan yang terjadi pada sebagian besar jadwal perjalanan.

“Special Plan ini diluncurkan untuk memastikan keterlibatan semua pihak dalam pemulihan operasional dan mendukung kebutuhan pelanggan secara menyeluruh,” ungkap Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI. Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang mengevaluasi sistem keselamatan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Meski ada keterlambatan, KAI menjamin bahwa keberangkatan kereta api akan kembali normal dalam beberapa hari ke depan.

Dukungan untuk Pelanggan dalam Special Plan

Salah satu prioritas utama dalam Special Plan adalah memberikan dukungan terhadap pelanggan yang terdampak. Selama masa pemulihan, para penumpang diberikan bantuan evakuasi dan layanan informasi secara real-time. Pada hari keempat pemulihan, 96 pelanggan telah berhasil kembali ke rumah, dengan 12 orang di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Proses penyerahan barang-barang yang tertinggal di Stasiun Bekasi Timur terus berjalan, dengan total 121 barang telah ditemukan dan diserahkan ke pemiliknya. KAI juga menyediakan layanan klaim penggantian bagi pelanggan yang memerlukan, dengan dokumentasi lengkap yang diproses dalam 21 hari kerja setelah dinyatakan lengkap.

“Special Plan memastikan setiap pelanggan merasa didukung selama masa pemulihan. Kami terus berusaha mengoptimalkan sistem pendampingan dan mempercepat proses klaim,” jelas Anne. Ia menekankan bahwa layanan pendampingan ini menjadi bagian penting dari strategi pemulihan yang berkelanjutan, terutama untuk menangani kondisi psikologis para pelanggan yang mengalami keterlambatan berlebihan.

Hasil Pemulihan dan Kinerja Operasional

Pelaksanaan Special Plan telah memberikan hasil yang memuaskan, dengan peningkatan kinerja operasional yang terukur. Pada 7 Mei 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 87%, sedangkan tingkat kehadiran pelanggan sebesar 81%. Keterlambatan rata-rata perjalanan tercatat sekitar 2,2 menit untuk keberangkatan dan 3,3 menit untuk kedatangan. Di hari berikutnya, angka

Leave a Comment