New Policy: IFG Life Bayarkan Klaim Rp394 Juta ke Ahli Waris Nasabah Bank Sulselbar
New Policy – Dalam rangka menerapkan New Policy, IFG Life, perusahaan asuransi jiwa yang merupakan bagian dari BUMN holding, menyalurkan klaim kredit senilai Rp394,2 juta kepada ahli waris almarhum Iwannuddin Mansyur, nasabah Bank Sulselbar. Pencairan klaim ini dilakukan secara simbolis di kantor utama Bank Sulselbar, Jakarta, Rabu, menurut pernyataan dari Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu sekaligus Plt. Direktur Bisnis Korporasi IFG Life. Langkah ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan finansial kepada masyarakat, khususnya nasabah yang mengalami situasi tak terduga.
Strategi Perlindungan Kredit yang Inovatif
“New Policy ini menunjukkan bahwa IFG Life terus berusaha memperkuat sistem perlindungan keuangan yang lebih inklusif,” kata Fabiola. Ia menekankan bahwa dengan adanya produk asuransi kredit, nasabah dapat merasa lebih aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, karena perusahaan berkomitmen untuk menjamin manfaat klaim sesuai dengan kontrak yang berlaku.
Kerja sama antara IFG Life dan Bank Sulselbar bukan hanya sebagai bagian dari strategi bancassurance, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin kompleks. Dwi Zulkarnain, Direktur Kredit dan UMKM Bank Sulselbar, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini membuka akses ke layanan finansial yang lebih lengkap, termasuk perlindungan asuransi. “Dengan New Policy, kita memastikan nasabah mendapatkan dukungan finansial dalam berbagai kondisi, termasuk saat kehilangan penghasilan secara mendadak,” jelas Dwi, yang menambahkan bahwa kehadiran asuransi kredit ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang ingin mengurangi risiko keuangan.
Proses Pencairan Klaim yang Cepat
Pencairan klaim ini selesai dalam waktu relatif singkat, sehingga menunjukkan efisiensi proses yang diterapkan oleh IFG Life dalam menjalankan New Policy. Nuraeni Iwannuddin, ahli waris almarhum Iwannuddin Mansyur, menyatakan bahwa kecepatan proses klaim memberikan rasa lega dan kepercayaan kepada keluarga nasabah. “New Policy ini benar-benar membantu kami mengatasi situasi sulit secara cepat, tanpa harus mengalami proses yang rumit,” tuturnya. Hal ini sejalan dengan visi IFG Life untuk menjadi mitra kepercayaan dalam segala aspek kehidupan finansial masyarakat.
Menurut Fabiola, New Policy dirancang untuk mengoptimalkan layanan asuransi kredit, terutama dalam hal transparansi dan kecepatan pencairan manfaat. Dengan adanya mekanisme yang lebih modern, seperti penggunaan teknologi digital dan komunikasi yang terintegrasi, klaim dapat diproses dalam waktu lebih singkat. Selain itu, kebijakan ini juga memastikan bahwa nasabah mendapatkan perlindungan sesuai dengan standar internasional, yang memperkuat reputasi IFG Life di sektor keuangan Indonesia.
Nilai Tambah untuk Nasabah dan Masyarakat
Kolaborasi antara IFG Life dan Bank Sulselbar juga memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin memperluas aset keuangan mereka. Dwi menjelaskan bahwa asuransi kredit merupakan bagian dari produk finansial yang dirancang untuk menutupi risiko kehilangan penghasilan, seperti kematian, kecelakaan, atau penyakit serius. “New Policy ini tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga membangun kepercayaan antara nasabah dan institusi keuangan,” tegasnya. Dengan adanya asuransi ini, para nasabah dapat merencanakan masa depan dengan lebih percaya diri, terutama dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil.
Nuraeni Iwannuddin mengapresiasi peran IFG Life dalam menyelesaikan klaim sesuai dengan harapan. “Manfaat yang kami terima sangat berarti bagi keluarga, terutama dalam hal pengelolaan dana saat ini,” kata perempuan tersebut. Menurutnya, New Policy ini menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi krisis keuangan yang mungkin terjadi akibat kehilangan penghasilan. Fabiola menambahkan bahwa keberhasilan pencairan klaim ini membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak nasabah, khususnya di kalangan usaha kecil menengah yang membutuhkan perlindungan finansial tambahan.
Kebijakan New Policy juga berdampak positif terhadap industri keuangan secara umum. Dengan menggabungkan keunggulan perbankan dan asuransi, IFG Life dan Bank Sulselbar mampu menawarkan layanan yang lebih komprehensif. Fokus pada transparansi dan kecepatan pencairan klaim akan mendorong peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap produk bancassurance. Dwi berharap, kebijakan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk mengembangkan sistem perlindungan yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan nasabah.
