Special Plan: Marc Marquez Mulai Rehabilitasi Usai Operasi Ganda
Special Plan menjadi bagian penting dalam jadwal pemulihan Marc Marquez setelah ia berhasil menjalani dua operasi di Rumah Sakit Ruber Internacional, Madrid. Kecelakaan highside yang terjadi di sprint race MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Sabtu, menyebabkan cedera serius pada kaki kanan dan bahu kanannya. Pemulihan yang diatur melalui Special Plan ini diharapkan dapat membantu pembalap Ducati Lenovo Team ini kembali ke lintasan balap secepat mungkin, meski sejumlah tantangan masih menanti dalam proses penyembuhan.
Detail Cedera dan Operasi Ganda
Cedera yang dialami Marc Marquez berawal dari insiden pada dua lap terakhir balapan, di mana ia mengalami fraktur metatarsal kelima di kaki kanan. Cedera tersebut memerlukan intervensi medis darurat. Sementara itu, masalah pada bahu kanan kembali muncul setelah kecelakaan di MotoGP Indonesia 2025, yang menyebabkan fragmen tulang dari operasi Latarjet tahun 2019 bergerak dan menekan saraf radialnya. Tim medis, yang dipimpin oleh dr. Samuel Antuna, memutuskan untuk melakukan operasi ganda untuk menstabilkan kondisi tersebut.
Operasi pertama fokus pada kaki kanan, di mana dua sekrup dan bagian tulang yang terlepas berhasil diangkat. Operasi kedua mengarah pada bahu kanan, yang memerlukan penyesuaian struktur tulang untuk menghindari komplikasi lebih lanjut. Kedua prosedur ini dianggap berhasil, dengan Marc Marquez berada dalam kondisi stabil setelah proses perawatan di rumah sakit.
Proses Rehabilitasi dan Jadwal Kembali Berlomba
Seiring pemulihan fisik, Marc Marquez memasuki fase rehabilitasi yang direncanakan secara rinci dalam Special Plan. Tim Ducati Lenovo Team mengungkapkan bahwa pemulihan akan memakan waktu beberapa minggu, dan evaluasi terus dilakukan untuk menentukan kapan pembalap bernomor 93 ini bisa kembali berlomba. Selama rehabilitasi, ia akan diberikan program latihan yang diawasi oleh para ahli kiropraktur dan fisioterapis.
“Marc akan tinggal di rumah sakit satu malam dan kembali ke rumah besok untuk memulai rehabilitasi. Perkembangan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan kapan dia bisa kembali berlomba,” demikian pernyataan Ducati Lenovo Team, Senin.
Pemulihan total menjadi prioritas utama dalam Special Plan, sehingga membuatnya absen di MotoGP Catalunya akhir pekan depan. Absennya ini memberi tekanan bagi tim Ducati Lenovo Team, terutama karena musim ini diprediksi sangat kompetitif. Meski demikian, tim optimis bahwa program rehabilitasi yang terstruktur akan mempercepat kembalinya Marquez ke trek.
Kedua operasi ini merupakan bagian dari strategi pemulihan yang terperinci, yang melibatkan koordinasi antara dokter ortopedi, tim medis, dan pelatih. Pemulihan berikutnya akan mencakup latihan intensitas rendah, terapi fisik, serta penguatan otot untuk mengembalikan performa maksimalnya. Special Plan juga memperhitungkan kemungkinan kebutuhan untuk tiga bulan lebih lanjut, tergantung hasil pemantauan medis.
Ducati menyebutkan bahwa operasi berjalan lancar, dan Marquez dijadwalkan tetap berada di rumah sakit hingga Senin sebelum melanjutkan proses rehabilitasi di lingkungan yang lebih tenang. Pemulihan ini tidak hanya mengenai fisik, tetapi juga mental, mengingat sebelumnya Marc Marquez telah mengalami cedera serupa sebelumnya. Special Plan menggabungkan pendekatan holistik untuk memastikan ia siap menghadapi tantangan balapan musim depan.
