Como Jaga Momentum Positif dengan Kemenangan 2-1 atas Parma
Beritaturah.com – Como 1907 terus menunjukkan awal musim yang meyakinkan di Liga Italia 2026/2027 setelah meraih kemenangan 2-1 atas Parma di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Duel giornata keempat yang tuntas pada Selasa itu memperpanjang rangkaian hasil positif tim asuhan Cesc Fabregas.
Tiga poin dari laga kandang tersebut menjadi kemenangan keempat Como secara beruntun di seluruh ajang. Di kompetisi liga, Como kini mengantongi 10 poin dari empat pertandingan, hasil dari tiga kemenangan dan satu kali imbang. Catatan itu membawa mereka ke posisi kedua klasemen sementara, tepat di belakang AS Roma.
Jacobo Ramon membuka jalan kemenangan tuan rumah pada babak pertama, sementara Kaiki menambah keunggulan menjelang akhir laga. Parma sempat membuat pertandingan kembali menegangkan lewat gol David Romero pada masa tambahan waktu, tetapi gol tersebut tidak cukup untuk menggagalkan kemenangan Como.
Como Menguasai Permainan Sejak Awal
Sejak peluit awal, Como tampil dengan keyakinan tinggi dan mengambil kendali atas jalannya pertandingan. Parma lebih sering dipaksa bertahan karena tekanan yang dibangun tim tuan rumah melalui penguasaan bola serta pergerakan cepat di area sepertiga akhir.
Peluang awal Como muncul pada menit ke-14 melalui Moise Kean. Penyerang anyar tersebut melepaskan sepakan mendatar, namun Edoardo Corvi masih mampu mengamankan gawang Parma. Lima menit kemudian, ancaman kembali datang ketika Nico Paz mencoba peruntungannya, meski tembakannya diblok pertahanan lawan.
Usaha Como akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-23. Nico Paz kembali terlibat dalam proses serangan ketika bola hasil tembakannya berubah arah setelah mengenai Jacobo Ramon yang berada di depan gawang. Corvi tidak mampu mengantisipasi bola yang kemudian masuk dan membuat Como unggul 1-0.
Gol tersebut memberi Como ruang lebih besar untuk mengatur tempo permainan. Parma kesulitan keluar dari tekanan dan tidak banyak menciptakan kesempatan berbahaya selama tuan rumah mempertahankan dominasi mereka.
Kaiki Tambah Gol, Parma Hanya Bisa Memperkecil Skor
Como harus menunggu hingga menit ke-83 untuk memperlebar jarak. Kaiki, salah satu rekrutan baru mereka, memanfaatkan situasi kemelut di kotak penalti Parma dan menyelesaikannya menjadi gol kedua.
Keunggulan dua gol tampak cukup memberi ketenangan bagi Como, tetapi Parma masih berupaya mengejar hingga menit-menit terakhir. Upaya tersebut membuahkan gol pada menit 90+2 melalui David Romero. Skor berubah menjadi 2-1 dan memberi Parma sedikit harapan pada penghujung pertandingan.
Namun, waktu yang tersisa tidak memadai bagi tim tamu untuk menciptakan gol penyeimbang. Setelah laga berakhir, Como memastikan tiga poin penting yang memperkuat posisi mereka pada papan atas klasemen.
Awal Musim yang Menjanjikan
Raihan 10 poin dari empat pertandingan membuat Como membuka musim dengan konsistensi yang kuat. Tiga kemenangan dan satu hasil imbang menunjukkan bahwa tim ini mampu mengumpulkan poin secara stabil, baik ketika harus mengendalikan laga maupun menghadapi tekanan pada fase akhir pertandingan.
Kemenangan atas Parma juga memperlihatkan kontribusi dari sejumlah pemain dalam susunan serangan Como. Nico Paz berperan dalam gol pembuka, Jacobo Ramon mencatatkan namanya di papan skor, sementara Kaiki memberikan gol kedua yang terbukti sangat menentukan.
Moise Kean belum mencetak gol dalam pertandingan ini, tetapi ia tetap menjadi salah satu pemain yang aktif memberi ancaman di lini depan. Kehadirannya membantu Como membuka ruang dan menjaga tekanan terhadap pertahanan Parma sejak awal laga.
Bagi Parma, gol David Romero pada injury time menjadi satu-satunya hasil dari perjuangan mereka untuk bangkit. Mereka berhasil memperkecil selisih skor, tetapi kurangnya waktu dan kesulitan membangun serangan sepanjang laga membuat peluang untuk membawa pulang poin tidak terwujud.
Susunan Pemain
Como menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Sanchez; Couto, Ramon, Kempf, Kaiki; Perrone, Da Cunha; Diao, Paz, Baturina; serta Kean.
Parma tampil memakai susunan 3-4-2-1: Corvi; Delprato, D. Carlos, Troilo; Britschgi, Sierro, Keita, Valeri; Touré, Lontani; dan Elphege.
Dengan kemenangan ini, Como memperpanjang tren positif mereka sekaligus menegaskan kemampuan bersaing pada awal perjalanan Liga Italia 2026/2027. Posisi kedua klasemen sementara memberi mereka modal penting untuk menjaga kepercayaan diri pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Como 1907 lanjutkan tren kemenangan setelah?
Como 1907 lanjutkan tren kemenangan setelah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Como 1907 lanjutkan tren kemenangan setelah matter?
Como 1907 lanjutkan tren kemenangan setelah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

