Libur Idul Adha, Jasamarga Catat Peningkatan Volume Kendaraan di GT Cikatama
Libur Idul Adha – Dalam periode libur panjang Idul Adha, jumlah kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikatama (GT Cikatama) meningkat signifikan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat total 149.389 kendaraan melintas melalui titik tersebut, menurut data yang dirilis oleh Vice President Corporate Secretary & Legal perusahaan, Ria Marlinda Paallo, di Karawang, Jawa Barat, Sabtu.
Rekayasa Lalu Lintas untuk Mengurangi Kepadatan
“Sebagai upaya mengurai kepadatan, JTT menerapkan rekayasa contraflow dari KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek mulai pukul 09.43 WIB berdasarkan keputusan polisi,” ujar Ria.
Langkah ini diambil guna mengatasi lonjakan kendaraan yang terjadi sepanjang 26-29 Mei 2026. Peningkatan volume lalu lintas mencapai 32,08 persen dibanding hari biasa, yang mencatat 113.101 kendaraan.
Peningkatan di Wilayah Lain Trans Jawa
Lonjakan mobilitas juga terjadi di beberapa ruas jalan tol yang dikelola JTT Group. Di Jawa Tengah, Gerbang Tol Kalikangkung mencatat 75.076 kendaraan menuju Semarang (naik 15,98 persen dari 64.732 kendaraan normal). Sementara arus balik dari Semarang ke Jakarta tercatat 53.002 kendaraan (turun 8,25 persen dari 57.767 kendaraan biasa).
Di GT Banyumanik, arus kendaraan ke Solo mencapai 101.540 unit (naik 17,51 persen dari 86.410 kendaraan normal), sementara ke arah Jakarta tercatat 76.882 kendaraan (naik 14,75 persen dari 67.000 kendaraan biasa). Di Jawa Timur, GT Warugunung mengalami 76.904 kendaraan menuju Surabaya (turun 0,03 persen dari 76.927 kendaraan normal), sedangkan arus ke Jakarta mencapai 76.226 kendaraan (naik 2,59 persen dari 74.305 kendaraan biasa).
GT Kejapanan Utama mencatat 94.703 kendaraan menuju Malang (naik 9,81 persen dari 86.239 kendaraan normal), serta 94.175 kendaraan ke Surabaya (naik 3,33 persen dari 91.140 kendaraan biasa). Di GT Singosari, kendaraan ke Malang mencapai 55.486 unit (naik 12,30 persen dari 49.407 kendaraan normal), sementara arus ke Surabaya mencapai 50.088 kendaraan (naik 12,76 persen dari 44.419 kendaraan biasa).
