Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Anggota DEN: Pulihnya listrik pascagempa NTT percepat aktivitas warga

Published Agustus 20, 2026 · Updated Agustus 20, 2026 · By Karen Anderson - beritaturah.com

Foto : Karen Anderson - beritaturah.com

Anggota DEN: Pemulihan Listrik Pascagempa NTT Percepat Aktivitas Warga

Beritaturah.com – Anggota DEN menegaskan bahwa pemulihan sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8) berjalan dalam hitungan jam. Sekitar 11 gardu induk (GI) yang terdampak dilaporkan berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi penuh dalam kurun waktu kurang dari 12 jam, sebuah capaian yang dinilai krusial bagi percepatan aktivitas masyarakat di kawasan terdampak.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) M Kholid Syeirazi menjelaskan bahwa kecepatan restorasi listrik memberikan dampak langsung terhadap pemulihan roda kehidupan warga. Ia menekankan bahwa listrik merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat ditunda, terutama pada fase pascabencana ketika rumah sakit, posko pengungsian, dan fasilitas pelayanan publik membutuhkan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan.

"Kecepatan pemulihan kelistrikan seperti di NTT penting karena listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana."

Progres Restorasi Melampaui 92 Persen dalam Waktu Singkat

Berdasarkan data operasional yang tercatat, proses pemulihan terus berlanjut hingga Minggu (16/8) pagi pukul 09.00 WITA. Pada titik tersebut, progres pemulihan gardu distribusi di seluruh daratan Flores telah menembus angka 92 persen. Anggota DEN mencatat bahwa percepatan ini memungkinkan aktivitas ekonomi dan sosial warga kembali berjalan secara bertahap tanpa harus menunggu seluruh jaringan pulih secara serentak.

Selanjutnya, pada 18 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WITA, seluruh pelanggan terdampak di Flores dilaporkan kembali memperoleh aliran listrik secara penuh. Kholid, yang sebelumnya menjabat Direktur Eksekutif Center for Energy Policy, menilai capaian tersebut mencerminkan betapa krusialnya kesiapan infrastruktur energi dalam menghadapi keadaan darurat. Baginya, pemulihan listrik bukan sekadar menyalakan kembali jaringan transmisi, melainkan menjamin berfungsinya layanan kesehatan, komunikasi, dan distribusi logistik bagi ribuan warga yang terdampak langsung oleh gempa.

Ketahanan Energi dan Koordinasi Antar-Pemangku Kepentingan

Anggota DEN menambahkan bahwa kecepatan pemulihan di NTT seharusnya menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional, mengingat risiko bencana alam yang sewaktu-waktu dapat mengganggu infrastruktur strategis di berbagai wilayah Indonesia. Ia menegaskan bahwa pendekatan ketahanan energi tidak boleh berhenti pada aspek ketersediaan pasokan semata, melainkan harus mencakup kemampuan sistem untuk bangkit kembali secara cepat setelah gangguan terjadi.

"Ketahanan energi tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan pasokan, tetapi juga kemampuan sistem untuk pulih dengan cepat ketika terjadi gangguan atau bencana."

Lebih lanjut, Anggota DEN menilai koordinasi antarpemangku kepentingan — mulai dari operator transmisi, pemerintah daerah, hingga lembaga penanggulangan bencana — harus terus diperkuat agar penanganan gangguan energi dalam kondisi darurat dapat dilaksanakan secara cepat, terukur, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun petugas di lapangan. Pengalaman di NTT, menurutnya, menjadi rujukan penting bagi perencanaan respons energi di wilayah-wilayah lain yang memiliki profil risiko serupa.

"Pengalaman di NTT menunjukkan bahwa kesiapsiagaan dan kecepatan respons menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan energi kepada masyarakat."

FAQ: Pemulihan Listrik Pascagempa NTT

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan gardu induk di Flores? Seluruh gardu induk yang terdampak gempa Magnitudo 7,7 di Flores dipulihkan dalam kurun waktu kurang dari 12 jam sejak kejadian pada Sabtu (15/8).

Kapan seluruh pelanggan di Flores kembali mendapat aliran listrik penuh? Berdasarkan laporan operasional, seluruh pelanggan terdampak di Flores memperoleh aliran listrik secara penuh pada 18 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WITA.

Siapa yang menyampaikan pernyataan resmi terkait pemulihan listrik? Pernyataan resmi disampaikan oleh Anggota DEN M Kholid Syeirazi dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis, yang menekankan pentingnya kecepatan respons dan koordinasi lintas sektor dalam situasi darurat energi.

Apa peran listrik dalam fase pascabencana menurut Anggota DEN? Anggota DEN menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menopang fungsi rumah sakit, posko bencana, fasilitas pelayanan publik, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi warga. Tanpa pasokan listrik yang pulih cepat, pemulihan sosial dan ekonomi akan terhambat secara signifikan.

Related Reading