Bupati Kerinci siap kawal pengembangan bawang putih program nasional
Program Nasional Bawang Putih: Kerinci Jadi Locus Utama di Jambi
Beritaturah.com – Sebanyak 17 provinsi di Indonesia secara serentak melaksanakan penanaman bawang putih pada Rabu, sebuah inisiatif yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Turut hadir dalam kegiatan nasional tersebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, serta Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Di tingkat daerah, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar memimpin pelaksanaan lokal, didampingi Gubernur Jambi H Al Haris, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Bupati Kerinci Monadi, dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin.
110 Hektare di Kayu Aro Jadi Titik Fokus
Di Provinsi Jambi, sentralisasi penanaman bawang putih program nasional ini dipusatkan pada hamparan lahan seluas 110 hektare di Desa Tanjung Bungo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Lahan tersebut merupakan milik kelompok tani Agri Mulyo, Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Kayu Aro, dengan varietas bibit yang digunakan adalah Lumbu Hijau.
"Kerinci memiliki potensi pertanian yang sangat besar, kita akan terus mendorong petani agar semakin produktif, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam mendukung program swasembada pangan nasional."
Pernyataan itu diucapkan Bupati Monadi di lokasi pengembangan pada hari pelaksanaan. Ia menegaskan bahwa dukungan lintas sektor—pemerintah, TNI, Polri, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan—merupakan prasyarat agar pengembangan komoditas ini berjalan berkelanjutan, mencakup perluasan areal tanam, peningkatan produktivitas, hingga distribusi hasil panen.
Kontribusi Produksi dan Data Statistik
Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, rata-rata produksi tahunan bawang putih di provinsi tersebut mencapai 218.558 ton. Kabupaten Kerinci menempati posisi dominan sebagai penyumbang terbesar dengan hasil panen tahun ini sebesar 213.324 ton. Disusul Kota Sungai Penuh (3.245 ton), Kabupaten Merangin (1.802 ton), Kota Jambi (168 ton), dan Kabupaten Tebo (19,8 ton).
Monadi menilai kondisi agroklimat serta potensi lahan dataran tinggi Kerinci menjadikan wilayah ini kandidat kuat sebagai pusat pengembangan bawang putih di tingkat provinsi, sekaligus memberikan andal nyata terhadap target swasembada bawang putih nasional.
"Kegiatan penanaman serentak ini sekaligus menegaskan komitmen bersama antara pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di daerah."
Bantuan Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis
Sebagai bagian dari rangkaian acara, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial bagi kelompok tani setempat serta membuka pos pelayanan kesehatan gratis. Pemeriksaan yang disediakan mencakup pengukuran tekanan darah, nadi, suhu tubuh, laju respirasi, dan saturasi oksigen, ditambah skrining sederhana untuk kadar kolesterol, asam urat, dan gula darah.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Bupati Kerinci siap kawal pengembangan bawang?Bupati Kerinci siap kawal pengembangan bawang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Bupati Kerinci siap kawal pengembangan bawang matter?Bupati Kerinci siap kawal pengembangan bawang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.