DJPb: Realisasi anggaran 9 SR di Sulsel Rp1,19 triliun
DJPb Catat Realisasi Anggaran SR di Sulsel Capai Rp1,19 Triliun
Beritaturah.com – DJPb - Makassar — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan resmi melaporkan capaian signifikan dalam program pembangunan infrastruktur pendidikan. Realisasi anggaran untuk sembilan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Sulawesi Selatan telah mencapai angka Rp1,19 triliun. Pengumuman ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II, Kanwil DJPb Kemenkeu Sulsel, Angkaswantoro, di Makassar pada hari Rabu. Kehadiran DJPb dalam program ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan sekolah di daerah.
Detail Realisasi dan Pagu Anggaran 2026
Menurut Angkaswantoro, saat ini masih ada sembilan sekolah yang sedang dalam tahap pembangunan aktif. Ia menjelaskan bahwa pagu anggaran untuk program Sekolah Rakyat tahun 2026 diperkirakan sebesar Rp1,73 triliun, dengan alokasi untuk 16 sekolah secara keseluruhan. Dari total pagu tersebut, Rp1,19 triliun telah terealisasi untuk sembilan SR yang sedang dibangun. Angka realisasi ini menunjukkan progres yang baik dalam pelaksanaan program infrastruktur pendidikan di Sulsel.
"Kalau pagu anggaran untuk Sekolah Rakyat tahun 2026 ini sekitar Rp1,73 triliun dan yang sudah terealisasi untuk sembilan SR itu sebesar Rp1,19 triliun. Anggaran Rp1,73 triliun itu untuk 16 Sekolah Rakyat," ujarnya.
Program Sekolah Rakyat yang digagas Pemerintah Pusat ini menerapkan skema multi years contract yang berlaku dari tahun 2025 hingga 2026. Skema ini memungkinkan perencanaan anggaran yang lebih fleksibel dan berkelanjutan. Awalnya, Provinsi Sulsel hanya menargetkan 14 sekolah rakyat, namun karena adanya dukungan besar dari berbagai pihak, jumlah tersebut bertambah menjadi 16 sekolah dalam perencanaan pembangunan yang telah disetujui. DJPb berperan penting dalam memastikan penyaluran anggaran berjalan sesuai rencana.
"Kalau target awal itu di Sulsel memang hanya 14 sekolah rakyat tapi pada tahun 2026 ini sudah ada 16 dan 9 diantaranya dalam pembangunan. Targetnya, sekolah rakyat itu akan menampung sekitar 1.750 siswa," katanya.
Sembilan Sekolah Rakyat yang saat ini sedang dibangun tersebar di berbagai wilayah strategis. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Kota Makassar, Sinjai, Takalar, Bone, Sidrap, Wajo, Barru, Tana Toraja, dan Soppeng. Sementara itu, terdapat tujuh kabupaten lain yang menjadi prioritas pembangunan dan rencananya akan dimulai pada tahun 2026, yaitu Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Selayar, Pangkep, Toraja Utara, serta Enrekang. Penyebaran ini memastikan akses pendidikan merata di seluruh Sulsel.
Dampak Program terhadap Pendidikan Daerah
Program Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan. Dengan kapasitas total sekitar 1.750 siswa, setiap sekolah akan memiliki ruang belajar yang memadai dan fasilitas yang lengkap. DJPb terus memantau setiap tahap pembangunan untuk memastikan anggaran digunakan secara efisien dan tepat sasaran. Program ini juga menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan infrastruktur pendidikan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program SR di Sulsel
Berapa total anggaran untuk program Sekolah Rakyat di Sulsel?
Pagu anggaran untuk program Sekolah Rakyat tahun 2026 di Sulawesi Selatan sebesar Rp1,73 triliun untuk 16 sekolah. Dari jumlah tersebut, Rp1,19 triliun telah terealisasi untuk sembilan SR yang sedang dibangun.
Kapan program Sekolah Rakyat dimulai?
Program Sekolah Rakyat menerapkan skema multi years contract yang berlaku dari tahun 2025 hingga 2026. Pembangunan sembilan sekolah sedang berlangsung saat ini, sementara tujuh kabupaten lainnya akan dimulai pada tahun 2026.
Berapa jumlah siswa yang dapat ditampung?
Target program Sekolah Rakyat di Sulsel adalah menampung sekitar 1.750 siswa secara total dari 16 sekolah yang direncanakan.
Siapa yang bertanggung jawab atas penyaluran anggaran?
Kanwil DJPb Sulawesi Selatan melalui Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II, Angkaswantoro, bertanggung jawab atas penyaluran dan pemantauan anggaran program ini.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pembangunan infrastruktur pendidikan di Indonesia, pembaca dapat mengunjungi [berita terkait di antaranews.com](https://www.antaranews.com/berita/5691839/djpb-realisasi-anggaran-9-sr-di-sulsel-rp119-triliun).