Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Festival Jember Kota Cerutu Indonesia dihadiri perwakilan 11 negara

Published Agustus 2, 2026 · Updated Agustus 2, 2026 · By Patricia Lopez - beritaturah.com

Foto : Patricia Lopez - beritaturah.com

Festival Jember Kota Cerutu Indonesia Menarik Perhatian 11 Negara

Beritaturah.com – JEMBER, Jawa Timur — Perhelatan besar yang mempromosikan identitas daerah sebagai pusat produksi cerutu telah berhasil menarik perhatian dunia. Festival Jember Kota Cerutu Indonesia 2026 secara resmi dihadiri oleh delegasi dari sebelas negara yang berbeda. Kehadiran perwakilan dari Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Ethiopia, Hong Kong, Tiongkok, Swiss, Uni Emirat Arab, Australia, Belgia, dan Prancis menunjukkan antusiasme internasional yang tinggi terhadap potensi industri tembakau di wilayah ini.

"Alhamdulillah, agenda ini berjalan sangat luar biasa yang merupakan rangkaian ikhtiar bersama dalam mempromosikan Kabupaten Jember sebagai Kota Tembakau," ungkap Bupati Jember Muhammad Fawait dalam keterangannya di Jember, Minggu. Pernyataan tersebut mencerminkan rasa syukur atas keberhasilan penyelenggaraan acara yang telah direncanakan sejak lama oleh pemerintah daerah bersama para pelaku industri.

Acara Dua Hari di Lokasi Ikonik

Perayaan yang diselenggarakan selama dua hari pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 ini menghadirkan suasana istimewa di dua lokasi bersejarah. Kafe Tebing Botani dan Pantai Watu Ulo menjadi saksi bisu pertemuan para pecinta cerutu dari berbagai penjuru dunia. Para tamu dapat menyaksikan keunggulan cerutu premium yang dihasilkan dari hamparan tembakau terbaik di tanah Jember yang telah dikenal sejak lama.

"Kami tidak hanya bicara soal daun tembakau mentah, tetapi juga produk turunannya berupa cerutu berkualitas tinggi. Gelaran ini menjadi momentum strategis untuk mendorong hilirisasi komoditas tembakau lokal sekaligus mengenalkan potensi pariwisata daerah ke panggung internasional," jelasnya dengan penuh semangat. Kehadiran para investor dan buyer asing diharapkan dapat membuka peluang kerja sama jangka panjang.

Momentum Strategis bagi Industri

Festival tahunan ini menjadi titik temu strategis bagi para pelaku industri, mitra bisnis, akademisi, hingga delegasi internasional. Melalui ajang itu, para tamu berkesempatan melihat langsung seluruh rantai proses produksi, mulai dari budi daya tembakau, teknik pengolahan, hingga menjadi produk cerutu premium bernilai tinggi yang siap bersaing di pasar dunia. Setiap tahap produksi menunjukkan kualitas yang telah teruji selama bertahun-tahun.

"Gelaran ini dihadiri oleh para pencinta cerutu, buyer, dan delegasi asing dari 11 negara, termasuk dari Amerika Serikat dan wilayah Asia. Kehadiran para tamu mancanegara tersebut menjadi bukti nyata bahwa langkah Pemkab Jember dalam mempromosikan tembakau dan cerutu telah mendapat pengakuan global," katanya pula.

Hilirisasi untuk Kesejahteraan Petani

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait menyoroti pentingnya hilirisasi tembakau untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah, khususnya kesejahteraan para petani tembakau di Jember. Selama ini komoditas tembakau Jember lebih banyak diekspor dalam bentuk bahan mentah dengan harga yang relatif stabil namun tidak meningkat signifikan. Melalui industri cerutu, nilai jual tembakau dapat meningkat secara signifikan, sehingga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

"Dulu dominan menjual tembakau mentah. Sekarang dengan hilirisasi menjadi cerutu, nilai tambahnya jauh lebih besar. Event ini merupakan yang terbesar di Asia, dan harapan kami ke depan Jember bisa menjadi kiblat cerutu dunia," katanya dengan optimisme tinggi. Langkah ini juga membuka peluang bagi generasi muda untuk terlibat dalam pengembangan industri kreatif berbasis tembakau.

Dampak Ekonomi Luas

Direktur Utama PT BIN Cigar Imam Wahid Wahyudi mengatakan perusahaan cerutunya yang memprakarsai Festival Jember Kota Cerutu Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mempromosikan cerutu ke pasar global. Kolaborasi ini telah menghasilkan sinergi positif antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam memajukan industri lokal.

"Festival edisi kali ini terasa sangat istimewa. Kehadiran warga negara asing secara langsung ke lokasi acara menjadi bukti nyata bahwa cerutu lokal kian memikat perhatian global," kata dia.

Menurutnya, festival itu memicu perputaran ekonomi yang luas seperti sektor transportasi, perhotelan, kuliner, UMKM, hingga destinasi wisata lokal merasakan langsung dampak positif dari kedatangan para tamu dan wisatawan sepanjang acara berlangsung. Peningkatan kunjungan wisatawan juga memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat sekitar.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Festival

Berapa kali Festival Jember Kota Cerutu Indonesia diselenggarakan setiap tahunnya? Festival ini diselenggarakan secara tahunan sebagai upaya konsisten dalam mempromosikan industri cerutu dan pariwisata Jember ke kancah internasional.

Apa saja negara yang hadir dalam edisi 2026? Sebanyak sebelas negara mengirimkan delegasi, yaitu Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Ethiopia, Hong Kong, Tiongkok, Swiss, Uni Emirat Arab, Australia, Belgia, dan Prancis.

Bagaimana dampak festival terhadap petani tembakau lokal? Hilirisasi melalui industri cerutu meningkatkan nilai jual tembakau mentah, sehingga kesejahteraan petani dapat terjaga dengan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Di mana lokasi penyelenggaraan festival? Acara digelar di dua lokasi ikonik, yaitu Kafe Tebing Botani dan Pantai Watu Ulo yang menawarkan pemandangan alam yang memukau.

Apakah ada rencana pengembangan lebih lanjut? Pemerintah daerah dan pelaku industri berencana menjadikan Jember sebagai kiblat cerutu dunia dengan terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pasar global.

Related Reading