Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

GoHM target 7.500 peserta untuk ditawarkan UMKM dan pariwisata daerah

Published September 2, 2026 · Updated September 2, 2026 · By Jennifer Jackson - beritaturah.com

Foto : Jennifer Jackson - beritaturah.com

Gorontalo Siapkan Lari Massal 7.500 Peserta sebagai Pengungkit Ekonomi Lokal

Beritaturah.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo menetapkan target partisipasi sebesar 7.500 pelari untuk ajang Gorontalo Half Marathon (GoHM) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Desember. Angka tersebut bukan sekadar proyeksi teknis, melainkan cerminan ambisi daerah untuk menjadikan kompetisi lari berskala nasional sebagai katalis pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara simultan.

Sultan Kalupe, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, menyampaikan langsung rencana tersebut saat berada di wilayah Bone Bolango pada hari Selasa. Ia menegaskan bahwa event ini dirancang melampaui fungsi olahraga semata dan diposisikan sebagai instrumen strategis untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.

"Kegiatan ini mengusung tema Run With The Journey dimana kompetisi lari massal tersebut menargetkan 7.500 peserta dari berbagai daerah."

Tiga Kategori Perlombaan dan Hadiah Rp250 Juta

Panitia pelaksana secara resmi membuka pendaftaran mulai hari Selasa dengan menawarkan tiga kategori jarak tempuh: 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer. Total nilai hadiah yang dialokasikan untuk seluruh kategori mencapai Rp250 juta. Pembukaan pendaftaran ini menandai dimulainya fase promosi aktif yang diharapkan mampu menarik pelari dari berbagai provinsi di Indonesia.

Pemilihan tiga kategori jarak tersebut mempertimbangkan rentang kemampuan peserta, mulai dari pelari kompetitif yang mengejar catatan waktu di jarak half marathon hingga masyarakat umum yang baru memulai aktivitas lari jarak jauh. Dengan demikian, event ini dirancang inklusif tanpa mengorbankan dimensi kompetitifnya.

Integrasi Destinasi Wisata Unggulan

Salah satu pembeda utama GoHM 2026 terletak pada integrasi langsung antara rute lomba dan sejumlah destinasi wisata unggulan yang telah disiapkan pemerintah daerah. Peserta yang datang dari luar provinsi tidak hanya berlari, tetapi juga akan berinteraksi dengan kekayaan alam dan budaya Gorontalo selama masa tinggal mereka.

Beberapa lokasi yang dipromosikan secara eksplisit meliputi Benteng Otanaha di Kota Gorontalo sebagai penanda sejarah kolonial, serta Danau Limboto dan kawasan Pentadio Resort di Kabupaten Gorontalo yang menawarkan panorama perairan dan fasilitas rekreasi. Di sisi lain, Danau Perintis di Kabupaten Bone Bolango menjadi titik wisata yang berdekatan dengan pusat pelaksanaan kegiatan.

Sultan Kalupe secara khusus menekankan bahwa wisata hiu paus di perairan Bone Bolango tetap menempati posisi paling difavoritkan oleh wisatawan. Sebagai bentuk apresiasi tambahan, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah bersepakat dengan panitia untuk memberikan akses masuk gratis ke lokasi wisata hiu paus bagi para pemenang di ketiga kategori lomba. Kebijakan ini sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang mempertimbangkan keikutsertaan mereka.

Dampak Ekonomi yang Diproyeksikan

Kehadiran ribuan pelari dari luar daerah diproyeksikan membawa efek berantai yang signifikan terhadap perekonomian lokal. Lonjakan kunjungan dalam jangka pendek diprediksi langsung menggairahkan sektor perhotelan melalui peningkatan tingkat okupansi kamar, serta meramaikan pusat-pusat kuliner dan kawasan food street yang tersebar di wilayah Kota Gorontalo dan sekitarnya.

Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diposisikan sebagai penerima manfaat utama dari keramaian pengunjung. Aktivitas ekonomi dipastikan akan berpusat di sekitar lokasi lomba maupun berbagai titik wisata yang terhubung dengan rute kegiatan. Pemerintah daerah memandang bahwa sinergi antara olahraga dan perdagangan lokal ini mampu menciptakan multiplier effect yang melampaui durasi event itu sendiri.

Optimisme pemerintah tidak berhenti pada dampak ekonomi sesaat. Sultan Kalupe menyatakan keyakinan bahwa kehadiran ribuan pelari akan menghasilkan efek berkelanjutan terhadap citra destinasi Gorontalo di tingkat nasional, membuka peluang investasi wisata, serta memperkuat posisi daerah dalam peta pariwisata Indonesia.

Dimensi Sosial dan Silaturahmi

Di luar kalkulasi ekonomi, panitia memandang GoHM 2026 sebagai wahana penguatan ikatan sosial. Kompetisi lari massal yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai latar belakang daerah dinilai mampu membangun silaturahmi antarmasyarakat, baik bagi warga lokal maupun pendatang. Interaksi selama persiapan, pelaksanaan, dan pasca-event menciptakan ruang temu yang melampaui konteks olahraga.

Panggilan Kolaborasi Publik

Menutup pernyataannya, Sultan Kalupe menyampaikan permohonan dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat Gorontalo, termasuk kalangan media, agar event ini dapat berjalan lancar dan mencapai dampak yang diharapkan.

"Kami memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Gorontalo, termasuk rekan-rekan media. Kami berharap GoHM 2026 mampu memberikan kontribusi positif yang nyata bagi pembangunan daerah melalui kolaborasi antara sektor olahraga dan pariwisata."

Dengan pendaftaran yang telah dibuka dan target 7.500 peserta yang ditetapkan, Gorontalo kini memasuki fase krusial di mana keberhasilan event ini akan diukur bukan hanya dari jumlah pelari yang finish di garis akhir, tetapi dari seberapa jauh dampak ekonomi, sosial, dan promosi destinasi yang berhasil diwujudkan bagi masyarakat daerah secara keseluruhan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is GoHM target 7 500 peserta?

GoHM target 7 500 peserta is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does GoHM target 7 500 peserta matter?

GoHM target 7 500 peserta matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.