Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

OJK tempatkan penguatan ekosistem UMKM sebagai program utama

Published Agustus 11, 2026 · Updated Agustus 11, 2026 · By John Brown - beritaturah.com

Foto : John Brown - beritaturah.com

OJK Tempatkan Penguatan Ekosistem UMKM sebagai Program Utama Strategis

Beritaturah.com – Jakarta – OJK tempatkan penguatan ekosistem UMKM sebagai program utama dalam agenda strategisnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa pengembangan sektor usaha kecil dan menengah menjadi prioritas utama dalam visi jangka panjang lembaga tersebut. Dalam acara UMKM Finance Summit 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, beliau menyampaikan komitmen kuat untuk mengarahkan seluruh industri jasa keuangan guna memberikan dukungan maksimal terhadap pelaku UMKM di Indonesia.

Ini sejalan dengan pesan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang sangat mendukung bagaimana sektor jasa keuangan juga mempunyai keberpihakan dan dukungan terhadap UMKM di Indonesia.

SLIK sebagai Alat Pendukung Transparansi Keuangan

Salah satu instrumen krusial yang disediakan OJK ialah Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK. Sistem ini berfungsi mencatat dan menampilkan seluruh pinjaman serta pembiayaan dengan nilai akumulasi mencapai Rp1 juta ke atas. Langkah ini bertujuan untuk memajukan dan mengembangkan potensi UMKM secara lebih terstruktur dan transparan. Menurut Kiki, sapaan akrab Friderica, tantangan terbesar saat ini terletak pada mendorong para pengusaha agar mampu menyusun laporan keuangan. Data menunjukkan hanya 3,51 persen dari jenis usaha ini yang memiliki informasi terkait arus kas. Apabila UMKM memiliki laporan keuangan yang baik, maka sektor usaha ini dapat terhubung dengan perbankan sehingga bisa memperoleh pendanaan.

Regulasi dan Infrastruktur untuk Pembiayaan UMKM

OJK juga memberikan berbagai bentuk dukungan lain terhadap pengembangan ekosistem UMKM. Salah satunya adalah memberikan akses pembiayaan melalui implementasi Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2025 yang menyederhanakan proses pembiayaan kepada UMKM. Selain itu, OJK membangun fondasi dana lebih kuat melalui sistem informasi, penguatan infrastruktur informasi pengkreditan, pemanfaatan alternatif data, serta segmentasi dan profiling UMKM. Melalui kehadiran kantor OJK melalui lebih dari 500 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di seluruh kabupaten/kota, pihaknya mendukung UMKM dengan membuat program seperti forum temu antar UMKM yang telah dikurasi oleh pemerintah daerah.

Memang salah satu kendala, biasanya yang masuk dalam kriteria (UMKM) untuk bisa dibiayai dalam setiap forum itu tidak lebih dari 30 persen. Mungkin ada catatan SLIK-nya dan lain-lain (sehingga tak memperoleh pendanaan dari bank). Karena itu, dukungan OJK juga banyak dilakukan terutama juga salah satunya melalui pembaruan melalui SLIK tersebut.

Melindungi UMKM dari Pinjaman Online Ilegal

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menekankan urgensi melindungi konsumen dengan memberantas pinjaman online (pinjol) ilegal karena banyak pelaku UMKM yang memperoleh pendanaan jalur ilegal. Ketua DK OJK mengajak semua pihak untuk menjaga bersama-sama saudara-saudara kita pemilik UMKM supaya jalur itu benar ke sektor jasa keuangan yang legal, formal, dan jelas. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kebangkrutan akibat beban utang yang tidak terkelola dengan baik.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program UMKM OJK

Apa itu SLIK dan bagaimana fungsinya bagi UMKM? SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) adalah sistem yang mencatat seluruh pinjaman dan pembiayaan UMKM dengan nilai Rp1 juta ke atas. Sistem ini membantu bank dan lembaga keuangan lainnya dalam menilai kelayakan kredit pelaku usaha kecil dan menengah.

Berapa persen UMKM yang memiliki laporan keuangan? Berdasarkan data terbaru, hanya 3,51 persen UMKM di Indonesia yang memiliki informasi terkait arus kas. Angka ini menunjukkan masih adanya ruang besar untuk peningkatan transparansi keuangan sektor usaha kecil dan menengah.

Bagaimana OJK membantu UMKM mengakses pembiayaan? OJK menyediakan berbagai mekanisme termasuk implementasi POJK Nomor 19 Tahun 2025, pendirian 500 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, serta penyelenggaraan forum temu antar UMKM yang dikurasi oleh pemerintah daerah.

Apa tantangan utama UMKM dalam mendapatkan pendanaan? Salah satu tantangan utama adalah catatan SLIK yang belum optimal serta rendahnya persentase UMKM yang memiliki laporan keuangan. Hal ini menyebabkan tidak lebih dari 30 persen UMKM yang masuk dalam kriteria pembiayaan pada setiap forum.

Bagaimana OJK melindungi UMKM dari pinjol ilegal? OJK aktif melakukan edukasi dan pengawasan untuk memastikan pelaku UMKM mengakses pendanaan melalui jalur legal dan formal. Langkah ini bertujuan mengurangi risiko kebangkrutan akibat beban utang dari pinjaman online ilegal.

Related Reading