Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

PDAM Dompu mulai pulih, benahi pelanggan tekan piutang Rp38 miliar

Published Agustus 20, 2026 · Updated Agustus 20, 2026 · By Karen Anderson - beritaturah.com

Foto : Karen Anderson - beritaturah.com

Perumda Tirta Rora Dompu Berhasil Menekan Piutang Rp38 Miliar Melalui Penataan Ulang Data Pelanggan

Beritaturah.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Rora Dompu, Nusa Tenggara Barat, tengah memulihkan kondisi keuangan dan operasionalnya. Langkah utama yang ditempuh adalah pembenahan basis data pelanggan, sebuah upaya untuk meredam lonjakan piutang usaha yang telah menumpuk hingga kisaran Rp38 miliar.

Akumulasi Tagihan dan Kesenjangan Administratif

Plt. Direktur Perumda Tirta Rora Dompu, Didi Wahyudi, menjelaskan bahwa angka piutang tersebut merupakan penumpukan tagihan yang belum tertagih hingga akhir Desember 2025, sebagaimana tercermin dalam laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen.

Ia menegaskan bahwa salah satu pemicu utama kondisi itu adalah jurang antara jumlah sambungan yang tercatat secara administratif dengan pelanggan yang benar-benar melunasi tagihan bulanan. Sebelumnya, tercatat sekitar 8.200 sambungan dalam sistem, namun hanya sekitar 1.600 pelanggan yang secara aktif melakukan pembayaran.

"Kalau tidak dilakukan pemutusan, piutang usaha akan terus naik karena setiap bulan tagihan tetap muncul,"

ujarnya kepada ANTARA di Dompu pada Kamis.

Proses Identifikasi dan Pemutusan Sambungan

Didi mengungkapkan bahwa penataan ulang data pelanggan telah dijalankan sejak dirinya mengemban tugas sebagai Plt. Direktur pada 1 Juli 2025. Proses identifikasi dilakukan untuk memetakan status setiap sambungan: apakah masih aktif, sedang menunggak, atau sudah tidak lagi memanfaatkan layanan.

Hasil identifikasi menunjukkan sekitar 3.000 sambungan yang tidak aktif atau menunggak telah diputus. Tujuannya adalah mencegah terbentuknya tagihan baru atas sambungan yang tidak lagi digunakan.

"Pemutusan ini untuk menghentikan munculnya rekening baru dalam Daftar Rekening Ditagih (DRD), sehingga piutang tidak terus bertambah secara administratif,"

katanya.

Setelah penataan tersebut rampung, jumlah sambungan yang tercatat per Agustus 2026 menyusut menjadi sekitar 5.009. Perusahaan masih melanjutkan verifikasi terhadap sisa data pelanggan agar basis data selaras dengan kondisi riil di lapangan.

Dampak terhadap Kinerja Keuangan

Pembenahan tata kelola mulai menunjukkan hasil nyata. Pada tahun 2025, Perumda Tirta Rora Dompu membukukan laba bersih sekitar Rp79 juta dan telah melunasi seluruh tunggakan gaji karyawan. Saat ini, 49 karyawan menerima remunerasi penuh setiap bulan, dan perusahaan mulai menerapkan mekanisme penggajian berbasis kinerja.

"Perusahaan sebelumnya bisa dikatakan sakit akut, sekarang sudah keluar dari kondisi itu. Administrasi keuangan sudah jauh lebih baik, termasuk kesesuaian antara penggunaan anggaran dengan sasaran yang dicapai,"

ujar Didi.

Ia menambahkan bahwa laporan keuangan tahun 2025 telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil audit KAP independen. Ruang lingkup audit mencakup aspek kelembagaan, kinerja operasional, pengelolaan keuangan, serta administrasi dan pertanggungjawaban keuangan.

Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum

Di samping pembenahan keuangan dan data pelanggan, Perumda Tirta Rora Dompu juga mengupayakan peningkatan kapasitas serta kualitas layanan air minum. Untuk keperluan itu, perusahaan menggandeng tim konsultan dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi NTB guna mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengoptimalkan infrastruktur sistem penyediaan air minum yang ada.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is PDAM Dompu mulai pulih benahi pelanggan?

PDAM Dompu mulai pulih benahi pelanggan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does PDAM Dompu mulai pulih benahi pelanggan matter?

PDAM Dompu mulai pulih benahi pelanggan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.