Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pemkab Solok ajak petani kembangkan bawang merah varietas campion

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Jessica Taylor - beritaturah.com

Foto : Jessica Taylor - beritaturah.com

Pemkab Solok ajak petani kembangkan bawang merah varietas champion di tengah tantangan iklim

Beritaturah.com – Kabupaten Solok di Sumatera Barat terus melakukan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan sektor pertanian, khususnya hortikultura. Pemkab Solok ajak petani kembangkan komoditas unggulan seperti bawang merah varietas champion yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan musim El Nino yang menyebabkan penurunan curah hujan secara signifikan di wilayah ini. Kondisi cuaca ekstrem tersebut menjadikan ketersediaan air sebagai faktor krusial bagi keberlanjutan produksi pertanian di Kabupaten Solok.

Strategi Pengembangan Bawang Merah Varietas Champion

Dinas Pertanian Kabupaten Solok secara aktif mengajak petani di kawasan Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, untuk mengembangkan bawang merah varietas champion. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Deslirizaldi, pengembangan varietas ini dinilai sangat sesuai dengan kondisi agroklimat setempat yang mendukung pertumbuhan optimal bawang merah. Pemkab Solok ajak petani kembangkan varietas ini karena memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi cuaca ekstrem serta menghasilkan produktivitas yang tinggi.

Pengembangan varietas champion dinilai sesuai dengan kondisi agroklimat Alahan Panjang yang mendukung pertumbuhan bawang merah sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, khususnya petani hortikultura. Program ini akan terus diperluas ke wilayah-wilayah potensial lainnya di Kabupaten Solok.

Varietas lokal ini telah mulai dikembangkan oleh petani di Alahan Panjang sekitar satu dekade yang lalu dan terus bertahan hingga saat ini. Inisiatif pengembangan awal dicetuskan oleh kelompok tani setempat yang visioner. Alahan Panjang dipilih sebagai salah satu sentra pengembangan karena merupakan kawasan dengan produksi bawang merah terbesar di Kabupaten Solok. Pemkab Solok ajak petani kembangkan varietas ini dengan memberikan pendampingan teknis dan bantuan sarana produksi yang memadai.

Perluasan Sentra Produksi dan Infrastruktur Irigasi

Saat ini, Kabupaten Solok memiliki tiga kecamatan sebagai sentra pemasok bawang merah, yaitu Lembang Jaya, Lembah Gumanti, dan Danau Kembar. Alahan Panjang menjadi salah satu pusat produksi terbesar di antara ketiganya. Secara keseluruhan, luas tanaman pertanian di wilayah ini mencapai sekitar 13 ribu hektare, menjadikannya potensi besar yang terus dikembangkan pemerintah daerah. Pemkab Solok ajak petani kembangkan lahan-lahan potensial untuk meningkatkan luas tanam dan produktivitas.

Untuk mengantisipasi kekurangan air akibat El Nino, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan bantuan sarana irigasi berupa perpipaan dan perpompaan kepada kelompok tani. Pada tahun 2026, Kabupaten Solok menerima bantuan sebanyak 18 unit melalui Balai Pertanian Medan. Bantuan ini sangat membantu petani dalam mengelola sumber daya air secara efisien. Pemkab Solok ajak petani kembangkan sistem irigasi modern untuk memastikan ketersediaan air sepanjang tahun.

Integrasi Pengembangan Bawang Putih dan Infrastruktur Pendukung

Selain bawang merah, Dinas Pertanian Kabupaten Solok juga mendorong pengembangan bawang putih di Kecamatan Lembah Gumanti. Program ini mulai dikembangkan bersama Kementerian Pertanian, Unit Bimas, serta jajaran Polres Solok pada tahun 2026. Diversifikasi komoditas ini diharapkan dapat mengurangi risiko gagal panen dan meningkatkan pendapatan petani. Pemkab Solok ajak petani kembangkan berbagai jenis hortikultura untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat.

Pemerintah daerah berharap berbagai komoditas unggulan hortikultura terus didorong, diakomodasi, dan difasilitasi sehingga petani memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik. Di sisi lain, Dinas Pertanian Kabupaten Solok terus mengusulkan penambahan bantuan irigasi pada tahun 2027, termasuk tambahan anggaran pada tahun 2026 untuk pembangunan jaringan perpipaan berdasarkan usulan kelompok tani guna mendukung produktivitas bawang merah dan komoditas hortikultura lainnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pengembangan Hortikultura di Kabupaten Solok

Apa itu varietas bawang merah champion? Varietas bawang merah champion adalah jenis bawang merah lokal yang telah dikembangkan di Kabupaten Solok selama lebih dari satu dekade. Varietas ini memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi cuaca ekstrem dan menghasilkan produktivitas yang tinggi.

Bagaimana dampak El Nino terhadap pertanian di Kabupaten Solok? El Nino menyebabkan penurunan curah hujan secara signifikan di wilayah ini. Kondisi tersebut menjadikan ketersediaan air sebagai faktor krusial bagi keberlanjutan produksi pertanian. Pemerintah telah memberikan bantuan sarana irigasi untuk mengantisipasi kekurangan air.

Di mana saja sentra produksi bawang merah di Kabupaten Solok? Saat ini, Kabupaten Solok memiliki tiga kecamatan sebagai sentra pemasok bawang merah, yaitu Lembang Jaya, Lembah Gumanti, dan Danau Kembar. Alahan Panjang menjadi salah satu pusat produksi terbesar di antara ketiganya.

Berapa luas lahan pertanian di Kabupaten Solok? Secara keseluruhan, luas tanaman pertanian di wilayah ini mencapai sekitar 13 ribu hektare, menjadikannya potensi besar yang terus dikembangkan pemerintah daerah melalui berbagai program pengembangan.

Apa bantuan yang diberikan pemerintah untuk petani? Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan bantuan sarana irigasi berupa perpipaan dan perpompaan kepada kelompok tani. Pada tahun 2026, Kabupaten Solok menerima bantuan sebanyak 18 unit melalui Balai Pertanian Medan.

Related Reading