Agenda Kunjungan: Ragam Hoaks yang Pernah Menerpa Megawati Soekarnoputri, Simak Faktanya

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri Genap Berusia 79 Tahun

Pada Jumat 23 Januari 2026, Megawati Soekarnoputri memasuki usia 79 tahun. Perayaan ulang tahunnya dilaksanakan di Istana Batu Tulis, Bogor. Acara tersebut dihadiri oleh keluarga besar hingga elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dikutip dari kanal News Liputan6.com, Megawati tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi alam, seperti banjir di beberapa titik di Jakarta.

Di kesempatan itu, Megawati juga memberikan instruksi khusus kepada kadernya yang menjabat posisi eksekutif. Perayaan ditutup dengan doa bersama, yang memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia di tengah cuaca ekstrem.

Hoaks Seputar Megawati Soekarno Putri

Di tengah kabar ulang tahun tersebut, Megawati pernah menjadi sasaran berita hoaks, seperti yang beredar di media sosial. Berikut sederet hoaks dan fakta-faktanya:

  1. Cek Fakta: Tidak Benar Megawati Soekarno Putri Dalam Video Ini Bicara Nyeri Lutut dan Pengobatannya

    Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Megawati Soekarno Putri mengalami nyeri lutut dan pengobatannya, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 10 Juli 2024. Video tersebut menampilkan Megawati berbicara, dengan transkrip sebagai berikut:

    “Halo semuanya, nama saya Megawati Soekarno Putri dan saya telah menderita osteoartritis selama 10 tahun. Saya merekam video ini untuk orang-orang yang mengalami nyeri lutut, nyeri biasa di punggung bawah leher di antara tulang belikat atau di tempat lain. Jadi jika Anda atau orang yang Anda cintai mengalami nyeri sendi, tontonlah video ini sampai selesai. Sejak kecil saya selalu menjadi orang yang aktif, tidak pernah duduk diam dalam waktu lama, menyukai olah raga dan tidak memiliki kebiasaan buruk. Tetapi, setelah usia 30 tahun, setelah seharian bekerja keras, kaki saya sering membengkak dan lutut saya sakit. Pada saat itu saya tidak memperhatikannya dan berpikir bahwa saya hanya perlu beristirahat, rasa sakitnya akan hilang. Namun, selama bertahun-tahun rasa sakitnya semakin parah. Saya semakin tua dan semakin lama kaki saya semakin lelah dan mulai terasa sakit. Pada suatu ketika saya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit dan didiagnosis dengan penyakit yang mengerikan, osteoarthritis tingkat 2. Pengobatan dengan salep dan pil farmasi tidak membantu saya, dan operasi pada lutut dan panggul saya tidak diperbolehkan karena saya memiliki jantung yang buruk. Saya bisa saja meninggal selama operasi. Akibatnya saya menjadi sandera dari tubuh saya sendiri, mengalami rasa sakit yang terus-menerus di kaki saya dan penyakit yang tidak memungkinkan saya untuk hidup secara normal. Saya putus asa dan sudah pasrah. Dengan pemikiran bahwa di masa tua saya tidak akan bisa berjalan sama sekali dan hanya bisa bergerak dengan kursi roda, saya sangat takut akan hal itu. Saya memiliki dua cucu yang luar biasa dan saya ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan mereka, tetapi saya tidak bisa. Anak-anak membutuhkan nenek yang aktif dan sa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *