Kebijakan Baru: 6 Hoaks yang Beredar Sepekan, Mencatut Pejabat hing…

Liputan6.com, Jakarta – Penyebaran Hoaks Masih Menjadi Tantangan Serius

Dalam sepekan terakhir, berbagai jenis informasi bohong beredar luas di masyarakat, memanfaatkan momen-momen tertentu seperti perayaan Tahun Baru dan isu-isu publik. Modus-modus penyebaran hoaks dirancang untuk menarik perhatian dan memancing korban agar memberikan data pribadi atau bahkan mentransfer sejumlah uang.

Fenomena ini menuntut kewaspadaan tinggi dari setiap individu agar tidak mudah terjebak dalam perangkap penipuan atau disinformasi. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima, terutama jika terasa terlalu menggiurkan atau mencurigakan.

Daftar Hoaks yang Beredar dalam Sepekan Terakhir

1. Link Hadiah PLN Tahun Baru 2026

Cek Fakta Liputan6.com telah mengungkap beragam hoaks yang beredar dalam sepekan, berikut daftarnya. Klaim link hadiah PLN Tahun Baru 2026 beredar lewat aplikasi percakapan WhatsApp.

“PLN-Hadiah Tahun Baru 2025 Klik tautan untuk mengklaim Hadiah Tahun Baru 2026 Anda.”

Unggahan tersebut disertai dengan link berikut. Jika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang terdapat tulisan berikut ini.

“PLN – Hadiah Tahun Baru 2026 Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp 1500000”

Halam situs tersebut pun mengarahkan untuk mengisi kuesioner. Benarkah klaim link hadiah PLN Tahun Baru 2026?

2. Klaim Chip e-KTP untuk Melacak Pemiliknya

Beredar di media sosial postingan klaim ada chip di KTP untuk melacak pemiliknya. Postingan ini beredar di salah satu akun Facebook pada 15 Desember 2025.

“TERNYATA KTP ADA CHIP YANG DI TANAM DALAM KTP UNTUK MELACAK PEMILIK ΚΤΡ! Apakah itu benar??”

Unggahan ini menyertakan video yang berasal dari cuplikan berita televisi mengenai viralnya video warga membongkar KTP elektroniknya. Aksi ini dilakukan untuk mengetahui apakah benar ada chip yang tertanam di e-KTP.

Lalu benarkah klaim ada chip di KTP untuk melacak pemiliknya? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini…..

3. Video Menkeu Purbaya Buka Program Bantuan Rp 30 Juta

Beredar postingan di media sosial klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuka program bantuan senilai Rp 30 juta. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 13 Desember 2025.

“Saya bapak Purbaya buka program bantuan berupa uang senilai Rp 30 juta, yang di mana uang ini akan disalurkan kepada siapa saja yang sedang da”

Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *