Trump digugat terkait penjualan layanan akses prioritas Truth Social
Gugatan Terhadap Layanan Prioritas Truth Social
Beritaturah.com – Dua lembaga media mengajukan tuntutan hukum kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Rabu, 12 Agustus. Gugatan ini menyoroti layanan kontroversial yang menawarkan akses lebih cepat terhadap unggahan sang presiden di platform Truth Social. The Intercept bersama Freedom of the Press Foundation (FPF) menjadi pihak penggugat dalam kasus ini.
Mereka mengklaim bahwa layanan berbayar tersebut melanggar ketentuan konstitusional. Pertama, Amendemen Pertama menjamin hak akses setara bagi pers dan masyarakat umum terhadap komentar presiden. Kedua, Amendemen Kelima melarang penerapan syarat-syarat tidak wajar untuk mendapatkan manfaat dari pemerintahan. Penundaan akses terhadap pernyataan resmi dikhawatirkan akan menghambat pekerjaan jurnalistik mereka.
Mekanisme Layanan Berbayar
Truth API merupakan nama layanan yang memungkinkan pelanggan menerima konten unggahan Trump beberapa detik sebelum publik melihatnya. Momen-momen kritis ini sangat penting karena unggahan presiden sering kali berdampak langsung pada pergerakan saham, harga minyak, dan berbagai pasar keuangan lainnya. Pengumuman mengenai kebijakan pemerintah, langkah militer, maupun keputusan tarif dapat memicu volatilitas pasar yang signifikan.
Berbagai perusahaan investasi besar telah mengembangkan sistem otomatis untuk memantau aktivitas di Truth Social. Teknologi ini mampu mendeteksi kata kunci penting dan melakukan eksekusi transaksi dalam hitungan detik. Trader melaporkan bahwa posisi pasar sering kali dibuka atau ditutup secara instan sebagai respons terhadap komentar online sang presiden.
Dampak Terhadap Pasar Keuangan
Analisis data perdagangan yang dilakukan The Wall Street Journal mengungkap kecepatan reaksi para trader. Menurut informasi dari DTN, perusahaan data global, investor melakukan transaksi lebih dari dua juta saham hanya dalam satu menit setelah Trump memposting dua unggahan terkait Iran pada bulan Juni. Aktivitas tersebut menyebabkan fluktuasi lebih dari dua persen pada hampir dua lusin saham di sektor energi dan industri.
Pihak penggugat berpendapat bahwa skema ini secara tidak adil menguntungkan mereka yang mampu membayar. Sistem ini menciptakan kondisi di mana informasi sensitif terhadap pasar sampai terlebih dahulu kepada pengguna berlangganan. BBC melaporkan argumen ini sebagai salah satu dasar utama gugatan.
Struktur Biaya dan Akun Terkemuka
Trump Media and Technology Group (TMTG) sebagai perusahaan induk Truth Social menetapkan tarif layanan ini. Biaya akses awal ke sepuluh akun Truth Social terkemuka, termasuk akun pribadi Trump, mencapai seratus ribu dolar AS per bulan. Pelanggan yang memilih berlangganan selama tiga tahun hanya perlu membayar enam puluh ribu dolar AS setiap bulannya.
Trump menduduki peringkat teratas dengan sekitar tiga belas juta pengikut di platform tersebut. Donald Trump Jr., putra sulungnya, berada di posisi kedua dengan tujuh juta lima ratus ribu pengikut. Akun-akun lain yang tersedia melalui Truth API meliputi Wakil Presiden JD Vance, Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr., Direktur FBI Kash Patel, serta akun resmi Gedung Putih.
Kondisi Keuangan TMTG
Layanan ini diluncurkan di tengah tantangan finansial yang dihadapi TMTG. Sebagai perusahaan publik, perusahaan ini mencatat kerugian ratusan juta dolar setiap kuartalnya. Harga sahamnya juga mengalami penurunan drastis dari enam puluh dua dolar AS menjadi di bawah sepuluh dolar AS setelah melantai di bursa dua tahun lalu.
Trump merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 41,3 persen yang bernilai sekitar sembilan ratus lima puluh juta dolar AS. Kepemilikan ini dipegang melalui Donald J. Trump Revocable Trust. Donald Trump Jr. menjabat sebagai direktur TMTG dan mengelola perwalian tersebut, sementara sang presiden menjadi satu-satunya penerima manfaat dari perwalian itu.
"Tindakan seorang presiden yang menjual akses prioritas ke berita yang dia hasilkan sendiri demi keuntungan perusahaan swasta yang dikendalikannya merupakan tindakan korup dan inkonstitusional yang sangat mencolok, yang bahkan tak terbayangkan oleh siapa pun beberapa tahun yang lalu," ujar Seth Stern, kepala advokasi di FPF.
"Tidak ada yang lebih bertolak belakang dengan semangat pers yang bebas dan independen selain tindakan presiden yang memungut bayaran untuk akses lebih awal ke pengumuman publiknya," kata David Bralow, penasihat umum The Intercept.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Trump digugat terkait penjualan layanan akses?Trump digugat terkait penjualan layanan akses is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Trump digugat terkait penjualan layanan akses matter?Trump digugat terkait penjualan layanan akses matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.