Rupiah bergerak menguat seiring keputusan BI tahan suku bunga acuan
Rupiah Menguat usai BI Pertahankan Suku Bunga Acuan
Beritaturah.com – Pada penutupan perdagangan Rabu, mata uang rupiah mencatatkan penguatan sebesar 22 poin, setara 0,12 persen, ke posisi Rp17.840 per dolar AS. Level sebelumnya sebelum pergerakan tersebut berada di Rp17.862 per dolar AS.
Keputusan RDG Agustus 2026
Penguatan tersebut sejalan dengan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia periode 18–19 Agustus 2026, yang memutuskan mempertahankan BI Rate di angka 5,75 persen. Dua instrumen lain juga dipertahankan: suku bunga Deposit Facility tetap di 4,75 persen dan Lending Facility di 6,50 persen, masing-masing dengan selisih 25 basis poin dari suku bunga acuan.
"Keputusan suku bunga ini tetap konsisten dalam upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah."
Pernyataan itu disampaikan Ibrahim Assuabi, analis mata uang yang juga menjabat Direktur Laba Forexindo Berjangka, melalui keterangan tertulis di Jakarta pada Rabu. Ia menambahkan bahwa kebijakan moneter tersebut sekaligus bertujuan menjaga inflasi tetap dalam koridor sasaran 2,5±1 persen sebagaimana ditetapkan pemerintah, serta menopang momentum pertumbuhan ekonomi.
Ekspansi Kebijakan Insentif dan Pendalaman Pasar
BI juga disebut memperluas sejumlah kebijakan insentif guna mendorong aliran masuk investasi portofolio asing. Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat stabilitas rupiah, meningkatkan likuiditas, serta mengurangi segmentasi likuiditas di pasar uang dan perbankan. Selain itu, otoritas moneter berupaya mempercepat pendalaman pasar uang maupun pasar valas.
Sentimen Global: Ketegangan Selat Hormuz
Dari sisi eksternal, para investor tengah menimbang sinyal yang saling bertentangan antara Iran dan Amerika Serikat mengenai status Selat Hormuz bagi pelayaran kapal. Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Iran dan menyatakan selat tersebut tetap terbuka. Sebaliknya, pihak Iran justru menyebut jalur air vital itu masih tertutup bagi lalu lintas pelayaran.
"Kesepakatan gencatan senjata sementara telah berakhir pada hari Senin (17/8), dan seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa negaranya beralih ke postur militer yang sepenuhnya ofensif akibat kebuntuan diplomatik, meskipun tidak ada laporan mengenai serangan baru dari kedua belah pihak pada hari Selasa (18/8)."
Kurs JISDOR
Indikator kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis BI pada hari yang sama turut menguat ke Rp17.844 per dolar AS, turun dari level sebelumnya di Rp17.856 per dolar AS.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Rupiah bergerak menguat seiring keputusan BI tahan?Rupiah bergerak menguat seiring keputusan BI tahan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Rupiah bergerak menguat seiring keputusan BI tahan matter?Rupiah bergerak menguat seiring keputusan BI tahan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.