Air menyusut akibat kemarau, hamparan pasir muncul di Sungai Batang Tembesi Jambi
Pemandangan Udara Sungai Batang Tembesi Saat Air Berkurang
Fenomena Kemarau di Jambi
Beritaturah.com – Pemandangan udara yang menampilkan Sungai Batang Tembesi di wilayah Sarolangun, Jambi, pada hari Minggu tanggal 2 Agustus 2026 menunjukkan kondisi air yang sedang surut. Aliran sungai yang bermuara ke Sungai Batanghari ini mengalami penyusutan signifikan akibat musim kemarau yang berlangsung.
Sejak tiga minggu terakhir, hamparan pasir telah muncul di sepanjang sungai tersebut. Pasir-pasir ini terbentang hingga mencapai jarak 75 meter dari tepian, sehingga hampir menutupi setengah bagian dari alur sungai. Kondisi ini terlihat jelas dalam foto-foto yang diambil oleh tim ANTARA FOTO.
Foto udara Sungai Batang Tembesi yang airnya surut di Sarolangun, Jambi, Minggu (2/8/2026). Sungai yang menghilir ke Sungai Batanghari tersebut menyusut akibat kemarau dan memunculkan hamparan pasir hingga sepanjang 75 meter dari tepi atau hampir menutupi separuh alur sungai sejak tiga minggu terakhir.
— ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym
Fenomena alam ini memberikan gambaran nyata tentang dampak musim kering terhadap ekosistem sungai di daerah Jambi. Munculnya pasir di tengah sungai menjadi indikator penting bagi masyarakat setempat untuk memantau perubahan lingkungan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Air menyusut akibat kemarau hamparan pasir?Air menyusut akibat kemarau hamparan pasir is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Air menyusut akibat kemarau hamparan pasir matter?Air menyusut akibat kemarau hamparan pasir matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.