Anggota DPR dukung pembentukan Politeknik Teknologi Modern Indonesia
Politeknik Teknologi Modern Indonesia Didorong Perkuat SDM Industri Riau
Beritaturah.com – Kebutuhan tenaga kerja dengan keahlian praktis semakin penting seiring berkembangnya kegiatan industri di Riau. Dalam konteks itu, rencana pembentukan Politeknik Teknologi Modern Indonesia oleh Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah mendapat dukungan dari anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief.
Hendry menilai kehadiran perguruan tinggi vokasi dapat menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang lebih dekat dengan kebutuhan lapangan kerja. Pendidikan terapan dipandang memiliki peran penting karena berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis, pengalaman praktik, serta kesiapan lulusan memasuki sektor produktif.
Kerja sama industri perlu dibangun sejak awal
Dukungan terhadap pendirian politeknik tersebut disertai penekanan agar pengelolanya tidak bergerak sendiri. Hendry mengingatkan bahwa hubungan yang erat antara lembaga pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri perlu dirancang sejak tahap awal pembentukan kampus.
Skema link and match menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk menjaga kesesuaian antara program pendidikan dan kebutuhan pemberi kerja. Melalui pola ini, penyusunan kompetensi lulusan dapat diarahkan pada bidang-bidang yang memang membutuhkan tenaga terampil.
“Saya menyarankan agar lembaga pendidikan vokasi terlebih dahulu melakukan MoU (nota kesepahaman, red.) dengan dunia usaha dan menyelaraskan penciptaan SDM dengan kebutuhan dunia usaha,” kata Hendry dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Kesepahaman dengan pelaku usaha dapat membuka ruang komunikasi mengenai keterampilan yang diperlukan di tempat kerja. Bagi institusi vokasi, masukan industri penting untuk membantu menentukan fokus pembelajaran, materi praktik, serta kompetensi teknis yang perlu dikuasai mahasiswa.
Hubungan tersebut juga dapat menjadi fondasi bagi penyelarasan pendidikan dengan dinamika pembangunan daerah. Ketika kebutuhan industri berubah, lembaga pendidikan perlu memiliki kemampuan untuk menyesuaikan arah pengembangan sumber daya manusia tanpa kehilangan mutu akademik dan orientasi keterampilannya.
Fasilitasi pembentukan perguruan tinggi
Hendry, yang mewakili daerah pemilihan Riau I, menyatakan kesiapannya membantu memfasilitasi proses pembentukan Politeknik Teknologi Modern Indonesia. Salah satu langkah yang dapat diupayakan ialah mempertemukan Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah dengan Komisi X DPR RI, yang memiliki lingkup tugas terkait pendidikan tinggi.
Fasilitasi tersebut tidak hanya dipandang untuk satu calon perguruan tinggi. Hendry menyampaikan bahwa peluang serupa juga terbuka bagi lembaga lain yang tengah mempersiapkan pendirian pendidikan tinggi.
Upaya ini dinilai sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan. Kehadiran institusi pendidikan baru perlu diikuti dengan perhatian terhadap relevansi program, kesiapan penyelenggaraan, serta kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan pembangunan.
Pengembangan pendidikan tinggi vokasi dapat memberi pilihan bagi masyarakat yang ingin memperoleh jalur pembelajaran berbasis keahlian. Namun, keberhasilannya tidak semata ditentukan oleh berdirinya kampus, melainkan juga oleh kualitas pengajaran, kesiapan sarana praktik, dan keterhubungan nyata dengan dunia kerja.
Fokus pada sektor strategis di Riau
Ketua Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah, Tarmidzi Madjid, melihat kebutuhan tenaga kompeten di Riau berkaitan dengan sejumlah bidang teknis. Sektor kelapa sawit, minyak dan gas bumi, teknologi informatika, serta teknik sipil disebut sebagai area yang membutuhkan sumber daya manusia dengan keterampilan yang memadai.
Ragam sektor tersebut menunjukkan pentingnya pendidikan yang mampu merespons kebutuhan keahlian secara lebih spesifik. Industri kelapa sawit, misalnya, berkaitan dengan kebutuhan tenaga yang memahami proses teknis dan operasional. Di bidang minyak dan gas bumi, penguasaan kompetensi yang sesuai juga memiliki arti penting dalam mendukung kegiatan industri.
Di saat yang sama, teknologi informatika terus menjadi bidang yang relevan bagi berbagai aktivitas ekonomi dan organisasi. Sementara itu, teknik sipil berhubungan dengan kebutuhan keahlian dalam pembangunan dan pengelolaan infrastruktur. Penetapan fokus pendidikan perlu mempertimbangkan kebutuhan nyata dari masing-masing bidang tersebut.
Rencana Politeknik Teknologi Modern Indonesia membawa harapan agar akses terhadap pendidikan terapan semakin berkembang di Riau. Dengan kerja sama yang kuat bersama dunia usaha dan industri, politeknik ini diharapkan dapat menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan teknis serta memahami tuntutan lingkungan kerja.
Pada akhirnya, pendidikan vokasi yang efektif membutuhkan perencanaan jangka panjang. Keselarasan antara kampus, pelaku industri, yayasan, dan pemangku kepentingan pendidikan menjadi unsur penting agar pembentukan institusi baru dapat memberi manfaat bagi peserta didik, dunia kerja, dan pembangunan daerah.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Anggota DPR dukung pembentukan Politeknik Teknologi?Anggota DPR dukung pembentukan Politeknik Teknologi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Anggota DPR dukung pembentukan Politeknik Teknologi matter?Anggota DPR dukung pembentukan Politeknik Teknologi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.