Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kapolri rombak pejabat di lingkungan Divpropam hingga Lemdiklat Polri

Published Oktober 3, 2026 · Updated Oktober 3, 2026 · By Karen Anderson - beritaturah.com

Foto : Karen Anderson - beritaturah.com

Polri Lakukan Rotasi 88 Pejabat, Posisi Divpropam dan Lemdiklat Berganti

Beritaturah.com – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan penyegaran kepemimpinan di sejumlah satuan Polri, termasuk Divisi Profesi dan Pengamanan serta Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri. Pergantian tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang ditetapkan pada 2 Oktober 2026.

Mutasi kali ini mencakup 88 pejabat Polri. Sejumlah perwira tinggi mendapat amanah baru pada posisi yang berkaitan langsung dengan pengawasan internal, pembinaan pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia kepolisian.

Rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi yang berjalan secara berkala. Selain memastikan roda tugas tetap berkesinambungan, perubahan penugasan juga memberi kesempatan bagi personel untuk melanjutkan perjalanan karier pada bidang yang berbeda.

Rudi Darmoko Jadi Kalemdiklat Polri

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Rudi Darmoko, dipercaya menjabat Kepala Lemdiklat Polri atau Kalemdiklat Polri. Ia menggantikan Komjen Pol R.Z. Panca Putra, yang selanjutnya mendapat penugasan baru di Kementerian Hukum.

Lemdiklat Polri memegang peran penting dalam proses pendidikan, pelatihan, dan pembinaan kompetensi anggota kepolisian. Kepemimpinan di lembaga ini berkaitan dengan kesinambungan program pembentukan personel, pengembangan kemampuan profesional, serta kesiapan anggota menghadapi tuntutan tugas di lapangan.

Dalam susunan baru tersebut, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang sebelumnya menjabat Kapolda Jawa Tengah ditugaskan sebagai Wakil Kepala Lemdiklat Polri atau Wakalemdiklat Polri. Jabatan itu sebelumnya diemban Irjen Pol Yoseph Wihastono Yoga Pranoto.

Yoseph Wihastono Yoga Pranoto kemudian mendapat amanah sebagai Gubernur Akademi Kepolisian. Posisi Gubernur Akpol sebelumnya dijalankan oleh Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, yang digantikan setelah memasuki masa pensiun.

Pergantian di lingkungan pendidikan Polri menandai kelanjutan kepemimpinan pada institusi yang menyiapkan calon perwira dan mengembangkan kapasitas personel. Peralihan ini diharapkan menjaga program pendidikan yang telah berjalan agar tetap dapat diteruskan secara efektif.

Mahmud Nazly Harahap Pimpin Divpropam

Di jajaran pengawasan internal, Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap ditunjuk sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri atau Kadiv Propam Polri. Ia menggantikan Irjen Pol Abdul Karim.

Abdul Karim memperoleh tugas baru sebagai Kepala Sekolah Pimpinan Lemdiklat Polri atau Kasespim Lemdiklat Polri. Perpindahan tersebut menghubungkan dua aspek penting dalam organisasi kepolisian, yakni penguatan tata kelola profesi dan pembinaan kepemimpinan personel.

Divpropam memiliki fungsi yang erat dengan penegakan disiplin, etika, dan tanggung jawab profesi di lingkungan Polri. Karena itu, perubahan pada posisi Kadiv Propam menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian mutasi pejabat tinggi kali ini.

Penugasan baru bagi Mahmud Nazly Harahap diharapkan dapat mendukung pelaksanaan fungsi pengamanan internal secara berkelanjutan. Sementara itu, pengalaman Abdul Karim diharapkan memberi kontribusi dalam pelaksanaan pendidikan kepemimpinan di Lemdiklat Polri.

Penyegaran Organisasi dan Pembinaan Karier

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa perubahan jabatan itu dilakukan sebagai bagian dari dinamika organisasi. Langkah tersebut diarahkan untuk mempertahankan kelancaran tugas sekaligus membuka ruang pembinaan karier bagi para personel.

“Mutasi ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny.

Dalam organisasi sebesar Polri, perpindahan pejabat menjadi bagian dari mekanisme untuk menyesuaikan penempatan personel dengan kebutuhan satuan kerja. Setiap jabatan membawa tanggung jawab berbeda, baik dalam pelayanan masyarakat, pembinaan anggota, pengawasan perilaku profesi, maupun pengelolaan pendidikan kepolisian.

Mutasi juga memastikan jabatan strategis tetap terisi ketika seorang pejabat memasuki masa purnatugas atau memperoleh mandat pada lembaga lain. Pada rotasi ini, pergantian Gubernur Akpol menjadi salah satu contoh kesinambungan kepemimpinan yang diperlukan agar tugas pendidikan calon perwira tetap berjalan.

Para pejabat yang baru ditugaskan diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan agenda satuan masing-masing. Kelanjutan program yang telah berjalan menjadi perhatian penting agar perubahan kepemimpinan tidak mengganggu pelaksanaan tugas pelayanan kepolisian.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Bagi masyarakat, rotasi ini berkaitan dengan upaya menjaga kesinambungan pelayanan Polri melalui penempatan pejabat pada bidang-bidang strategis. Kepemimpinan yang baru di Divpropam, Lemdiklat, Sekolah Pimpinan, dan Akademi Kepolisian akan melanjutkan tugas institusional sesuai fungsi masing-masing.

Dengan ditetapkannya surat telegram tersebut, para perwira yang menerima penugasan baru memasuki tahap berikutnya untuk menjalankan mandat pada satuan kerja yang telah ditentukan. Fokus utama tetap berada pada pelaksanaan tugas kepolisian, pembinaan personel, dan pemberian layanan yang optimal kepada masyarakat.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kapolri rombak pejabat di lingkungan Divpropam?

Kapolri rombak pejabat di lingkungan Divpropam is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kapolri rombak pejabat di lingkungan Divpropam matter?

Kapolri rombak pejabat di lingkungan Divpropam matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.