Kemenkum jadikan acara Pasti Ada Solusi sebagai perbaikan layanan
Kemenkum jadikan acara Pasti Ada Solusi sebagai Strategi Perbaikan Layanan Publik
Beritaturah.com – Kemenkum jadikan acara Pasti Ada Solusi sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Program inovatif ini dirancang khusus untuk menampung aspirasi dan keluhan masyarakat terkait berbagai layanan kewarganegaraan yang selama ini menjadi tanggung jawab kementerian. Melalui pendekatan langsung dengan masyarakat, Kemenkum berharap dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan sistemik dan menemukan solusi yang tepat.
Acara ini menjadi wadah dialog terbuka antara pejabat kementerian dengan para pemohon layanan. Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Kemenkumham, Jakarta, pada hari Jumat, berbagai pengalaman nyata dari masyarakat berhasil dikumpulkan sebagai bahan evaluasi internal. Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum, Andry Indrady, menekankan pentingnya mendengarkan suara masyarakat secara langsung untuk perbaikan berkelanjutan.
Pengalaman Nyata Menjadi Dasar Evaluasi Sistem
Salah satu peserta yang berbagi pengalamannya adalah Ahmad Redho Basalamah, seorang warga yang mengalami kendala panjang dalam mengurus dokumen kewarganegaraannya. Redho yang lahir di Amerika Serikat namun memiliki kedua orang tua sebagai Warga Negara Indonesia, menghadapi kebingungan birokrasi yang berkepanjangan. Meskipun sudah tercatat dalam kartu keluarga dan memiliki kartu tanda penduduk Indonesia, ia kesulitan memperoleh paspor Indonesia setelah menikah dan memiliki anak.
"Kehadiran Mas di sini menghadirkan warna bagi kami untuk terus berbenah dan memperbaiki pelayanan di Kementerian Hukum. Jadi, terima kasih banyak atas inputnya, dan mudah-mudahan kami semua bisa meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik lagi," ujar Andry Indrady.
Kendala yang dihadapi Redho semakin kompleks ketika pengajuannya ke Imigrasi di Bintaro tidak membuahkan hasil. Catatan kelahirannya di Amerika Serikat menjadi alasan utama penolakan, sehingga ia harus mengurus penerbitan paspor Amerika melalui Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia. Situasi menjadi semakin membingungkan ketika petugas Imigrasi di bandara menyatakan bahwa statusnya masih sebagai WNI sehingga perlu mengurus pelepasan kewarganegaraan terlebih dahulu.
Kritik Konstruktif untuk Perbaikan Sistem
Redho tidak hanya menyampaikan masalah, tetapi juga memberikan kritik konstruktif terhadap sistem yang tidak konsisten. Ia menyebutkan bahwa proses yang dilaluinya sering kali terasa seperti dilempar-lempar antara AHU dan Imigrasi tanpa kejelasan solusi yang pasti. Inkonsistensi arahan dari berbagai instansi menjadi sumber frustrasi bagi para pemohon layanan.
"Saya sudah ke Imigrasi sama ke AHU (Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkum), cuma arahannya itu lempar sana, lempar sini, dan solusi pegawainya itu selalu enggak ada yang sama, baik secara enggak langsung ataupun tatap muka," ungkapnya.
Merespons keluhan tersebut, Andry Indrady menyampaikan permohonan maaf resmi kepada Redho atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses layanan. Ia juga mengakui bahwa masukan dari peserta sangat berharga untuk perbaikan sistem ke depan. Kemenkum jadikan acara Pasti Ada Solusi sebagai momentum untuk mengubah budaya birokrasi yang selama ini dianggap kaku dan tidak responsif.
Redho memberikan saran konkret agar instansi terkait dapat lebih efisien dalam menangani pemohon layanan kewarganegaraan. Ia menekankan pentingnya menghindari praktik yang membuang-buang waktu dan biaya pemohon. Saran ini sejalan dengan visi Kemenkum untuk menciptakan mekanisme layanan yang lebih berorientasi pada kepuasan masyarakat.
"Masukan untuk pegawai AHU atau Imigrasi, tolong jangan suka lempar-lempar ke sana, ke mari karena banyak waktu yang terbuang jadinya. Uang juga pasti keluar untuk mengurus ini dan itu," katanya.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program Pasti Ada Solusi
Apa itu program Pasti Ada Solusi? Program Pasti Ada Solusi adalah inisiatif Kemenkumham untuk menampung aspirasi dan keluhan masyarakat terkait layanan kewarganegaraan secara langsung.
Bagaimana cara masyarakat berpartisipasi? Masyarakat dapat mengikuti acara yang rutin diadakan di Gedung Kemenkumham, Jakarta, atau melalui kanal digital yang disediakan oleh kementerian.
Apa saja layanan yang dibahas dalam program ini? Program ini membahas berbagai layanan kewarganegaraan termasuk penerbitan paspor, pengurusan akta kelahiran, dan pelepasan kewarganegaraan.
Bagaimana Kemenkum menjadikan acara Pasti Ada Solusi sebagai perbaikan layanan? Kemenkum jadikan acara Pasti Ada Solusi sebagai perbaikan layanan dengan mengintegrasikan masukan masyarakat ke dalam evaluasi sistem dan perubahan kebijakan internal.
Dengan program Pasti Ada Solusi, Kemenkum berharap dapat menciptakan mekanisme layanan yang lebih responsif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi model perbaikan berkelanjutan bagi seluruh unit kerja di lingkungan kementerian. Kemenkum jadikan acara Pasti Ada Solusi sebagai bukti komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik Indonesia.