Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kementerian HAM susun proyeksi pemenuhan hak ekonomi hingga 10 tahun

Published Agustus 20, 2026 · Updated Agustus 20, 2026 · By John Brown - beritaturah.com

Foto : John Brown - beritaturah.com

KemenHAM Rumuskan Proyeksi Dekade untuk Hak Ekosob

Beritaturah.com – Di Jakarta, Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) tengah merancang kajian proyeksi yang mencakup pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan budaya (ekosob) untuk satu dekade mendatang. Tujuannya adalah menyediakan landasan kebijakan pemerintah agar lebih selaras dengan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat.

Masalah yang Masih Dihadapi

Sofia Alatas, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM di lingkungan KemenHAM, menegaskan bahwa sejumlah hak ekosob belum tercapai secara optimal di Indonesia. Ia menyampaikan hal itu dalam sebuah diskusi bertema proyeksi pemenuhan hak ekosob yang digelar di Jakarta pada hari Kamis.

"Karena memang kalau kita lihat, bapak dan ibu, masih banyaknya kondisi yang kita alami di negara kita bahwa ada beberapa hak ekonomi, sosial, dan budaya yang memang belum terpenuhi secara maksimal."

Pemetaan dan Prioritas Tindak Lanjut

Kajian tersebut dirancang untuk memetakan kondisi terkini hak ekosob serta mengidentifikasi kelompok hak yang masih memerlukan intervensi. Perhatian akan diberikan pada tiga horizon waktu: jangka pendek, menengah, dan panjang. Sofia menekankan bahwa negara harus mengambil peran aktif melalui kebijakan yang berpijak pada kondisi nyata masyarakat.

Masukan dari masyarakat sipil dan berbagai pemangku kepentingan dinilai krusial untuk memperkaya substansi kajian yang sedang disusun.

"Begitu juga masukan dari masyarakat sipil maupun bapak/ibu yang hadir hari ini sangatlah penting untuk memberikan kontribusi bahwa ada beberapa kelompok hak yang memang betul-betul menjadi cukup urgen dan menjadi perhatian yang perlu segera kita tindak lanjuti."

Mengapa Proyeksi Sepuluh Tahun?

Pilihan horizon satu dekade didasarkan pada kenyataan bahwa pemenuhan, perlindungan, pemajuan, serta penghormatan HAM tidak dapat dicapai secara instan. Diperlukan kebijakan yang berkelanjutan dan berkesinambungan agar dampak positifnya terasa secara bertahap.

Output dan Rencana Kerja Lintas Sektor

KemenHAM menargetkan agar hasil kajian dan diskusi ini menghasilkan rekomendasi konkret beserta rencana kerja yang dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh kementerian sendiri, tetapi juga oleh kementerian dan lembaga lain dalam merumuskan kebijakan pemenuhan hak ekosob.

"Jadi bapak dan ibu sekalian, harapannya ini menjadi satu kegiatan yang mempunyai output dan rencana kerja yang tentunya nanti akan menjadi bagian tidak hanya dari Kementerian HAM, tetapi tentunya untuk kementerian/lembaga lainnya."

Hasil kajian juga diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan nasional, khususnya dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Keterbatasan Waktu dan Peran Masyarakat

Sofia mengakui bahwa kajian ini disusun dalam rentang waktu yang relatif singkat. Oleh sebab itu, dialog dengan masyarakat sipil dan pemangku kepentingan menjadi langkah penting untuk memperkuat substansi serta memastikan proyeksi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.

"Walaupun bapak dan ibu, kami menyampaikan kajian ini dilakukan cukup singkat, tentunya masukan dari bapak dan ibu hari ini akan menjadi satu kontribusi yang cukup baik untuk melengkapi apa yang menjadi kajian yang akan disampaikan untuk RPJPN."

Ke depan, KemenHAM akan memanfaatkan hasil kajian beserta seluruh masukan yang diterima sebagai bahan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna merumuskan langkah pemenuhan hak ekosob secara lintas sektor. Sofia berharap proses tersebut melahirkan arah kebijakan yang terukur dan berkelanjutan, sehingga pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan budaya menjadi bagian integral dari agenda pembangunan menuju Indonesia Emas.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kementerian HAM susun proyeksi pemenuhan hak ekonomi?

Kementerian HAM susun proyeksi pemenuhan hak ekonomi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kementerian HAM susun proyeksi pemenuhan hak ekonomi matter?

Kementerian HAM susun proyeksi pemenuhan hak ekonomi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.