Baznas RI raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI
Baznas RI Raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI
Beritaturah.com – Baznas RI raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) atas kontribusinya dalam mendukung peternak kecil. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan terhadap upaya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dalam memperkuat usaha peternakan domba dan kambing, khususnya bagi peternak mustahik melalui program Balai Ternak.
Melalui program tersebut, Baznas RI memberikan dukungan permodalan, pembinaan usaha, pendampingan, dan akses pemasaran. Pendekatan ini diarahkan agar peternak tidak hanya menerima bantuan awal, tetapi juga memiliki peluang mengembangkan usaha ternak secara berkelanjutan.
Pengakuan bagi Pemberdayaan Peternak Kecil
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan penghargaan dari HPDKI memiliki makna penting karena menunjukkan pengakuan terhadap kerja pemberdayaan masyarakat kecil. Menurut dia, penguatan peternak domba dan kambing merupakan bagian dari upaya membangun ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
“Saya kira ini adalah salah satu award yang sangat penting karena Baznas diakui sebagai salah satu lembaga pemberdaya masyarakat kecil, yakni peternak domba,” kata Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Baznas RI raih Penghargaan Lembaga bukan hanya karena penyaluran bantuan, melainkan juga karena pendampingan yang menyertai program peternakan. Peternak binaan didorong untuk mengelola usaha secara produktif, meningkatkan kapasitas, dan memperluas peluang penjualan ternak.
Bagi peternak skala kecil, modal dan pasar menjadi dua kebutuhan utama. Modal dapat membantu pengembangan usaha, sementara akses pasar memberi ruang bagi hasil ternak untuk terserap. Karena itu, pembinaan usaha diperlukan agar peternak dapat menghubungkan kemampuan produksi dengan kebutuhan pasar yang tersedia.
Balai Ternak untuk Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Sodik menegaskan Baznas RI akan meneruskan serta memperluas program Balai Ternak. Ia menilai program itu memiliki dampak ganda, yaitu mendukung ketahanan pangan Indonesia pada tingkat makro dan menghidupkan ekonomi mikro para peternak di berbagai daerah.
“Jadi untuk semua pengurus, mari kita teruskan program Baznas dalam pengembangan Balai Ternak karena ini secara makro adalah membantu ketahanan pangan Indonesia dan secara mikro ini adalah betul-betul menghidupkan para pengusaha mikro yakni para peternak,” ujar Sodik.
Pengembangan peternakan rakyat berkaitan dengan ketersediaan komoditas ternak di dalam negeri. Pada saat yang sama, kegiatan beternak yang berjalan secara berkelanjutan dapat menjadi sumber penghasilan bagi keluarga peternak dan mendorong perputaran ekonomi di lingkungan mereka.
Program Balai Ternak menempatkan peternak sebagai pelaku utama dalam pengembangan usahanya. Dukungan yang diberikan tidak berhenti pada bantuan awal, tetapi mencakup proses penguatan kapasitas sehingga peternak diharapkan mampu menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi mereka.
Jangkauan Balai Ternak di 15 Provinsi
Data Baznas RI menunjukkan terdapat sekitar 103 titik Balai Ternak yang tersebar di 15 provinsi. Jangkauan tersebut mencerminkan pelaksanaan program pemberdayaan bagi peternak domba dan kambing di sejumlah daerah yang memiliki potensi peternakan rakyat.
HPDKI menilai kontribusi Baznas RI terlihat melalui penguatan ekonomi masyarakat kecil lewat Balai Ternak domba dan kambing. Upaya tersebut mencakup bantuan permodalan, pembinaan, pendampingan usaha, serta pembukaan akses pemasaran yang lebih luas bagi peternak mustahik.
Program Kurban dan Dam Baznas juga menjadi salah satu jalur pendukung pemasaran ternak peternak binaan. Kehadiran akses pemasaran penting karena peternak membutuhkan saluran penjualan yang dapat mendukung keberlangsungan usaha setelah proses pemeliharaan dan pengembangan ternak dilakukan.
Baznas RI raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI menjadi dorongan untuk melanjutkan penguatan peternakan rakyat. Pengembangan Balai Ternak diharapkan tetap berperan dalam meningkatkan ekonomi peternak kecil sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
FAQ Baznas RI dan Program Balai Ternak
Apa alasan Baznas RI menerima penghargaan dari HPDKI?
Baznas RI menerima penghargaan kategori Lembaga Pemberdaya atas kontribusinya dalam mendukung peternak domba dan kambing, terutama melalui program Balai Ternak yang mencakup permodalan, pembinaan, pendampingan, dan akses pemasaran.
Siapa sasaran utama program Balai Ternak Baznas RI?
Program Balai Ternak menyasar peternak mustahik dan masyarakat kecil yang menjalankan usaha peternakan domba maupun kambing.
Berapa titik Balai Ternak yang dimiliki Baznas RI?
Baznas RI memiliki sekitar 103 titik Balai Ternak yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia.
Bagaimana program Kurban dan Dam Baznas mendukung peternak?
Program Kurban dan Dam Baznas membantu membuka akses pemasaran bagi ternak peternak binaan, sehingga hasil usaha mereka memiliki saluran penjualan yang lebih luas.