Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dompet Dhuafa kirim tim sisir wilayah terdampak gempa M7,7 di NTT

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Susan Thomas - beritaturah.com

Foto : Susan Thomas - beritaturah.com

Dompet Dhuafa Kirim Tim Sisir Wilayah Terdampak Gempa M7,7 di NTT

Beritaturah.com – Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur telah memicu respons cepat dari berbagai lembaga kemanusiaan. Dompet Dhuafa kirim tim sisir wilayah terdampak untuk memastikan bantuan segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Gempa yang berpusat di Nagekeo dengan kedalaman 10 kilometer ini terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 04.58 WIB dan dirasakan di berbagai kabupaten di NTT.

Tim yang dikirim terdiri dari berbagai unit kerja Dompet Dhuafa, termasuk LKC (Layanan Kesehatan Cuma-cuma) dan Disaster Management Center (DMC). Wilayah-wilayah yang menjadi fokus operasi meliputi Nagekeo/Mbay, Sikka, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Alor, dan Lembata. Setiap wilayah memiliki tingkat kerusakan dan kebutuhan yang berbeda-beda.

Operasi Darurat dan Penilaian Kebutuhan

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menjelaskan bahwa mobilisasi tim telah dimulai sejak pagi hari. Relawan diterjunkan untuk melakukan asesmen kebutuhan darurat di lapangan. Prioritas utama adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan, makanan, dan tempat tinggal sementara.

Tim mulai bergerak dari LKC hingga tim DMC Dompet Dhuafa dari pagi tadi untuk membantu, merespons dan menangani masyarakat terdampak gempa hari ini.

Ahmad Juwaini menambahkan bahwa dapur umum telah didirikan di beberapa titik strategis. Berbagai kebutuhan dasar seperti air bersih, pakaian, dan obat-obatan menjadi prioritas yang harus segera dipenuhi bagi warga yang terdampak bencana alam ini.

Kondisi Lapangan dan Kerusakan Infrastruktur

Tim LKC Dompet Dhuafa telah mendirikan pos kesehatan di Ronting, NTT untuk melayani korban luka dan memberikan pertolongan pertama. Sementara itu, tim DMC melaporkan kondisi kerusakan bangunan yang cukup signifikan di berbagai lokasi.

Inilah keadaan setelah gempa yang berkekuatan M7,7 kondisi masjid roboh dan hampir rata dengan tanah. Ini menggambarkan dampak yang dahsyat akibat gempa yang mengguncang. Air laut sempat naik hingga bibir pantai.

Muhidur, anggota tim DMC, menyebutkan bahwa Masjid Al Istiqomah Ronting atau yang dikenal sebagai Masjid Kubah Merah Putih di Kecamatan Lemba, Manggarai Timur, mengalami kerusakan parah. Gempa juga memicu potensi tsunami kecil yang membuat air laut naik hingga bibir pantai.

Respons Koordinasi Pemerintah Pusat

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memastikan bahwa pemerintah melakukan gerakan cepat tanggap darurat pascabencana. Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan mengenai perkembangan terbaru setelah gempa terjadi di Kabupaten Nagekeo.

Prasetyo Hadi menegaskan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Menko PMK, Pratikno, serta Kepala Basarnas, Mohammad Syafii. Keduanya dilaporkan akan segera menuju wilayah terdampak pada hari yang sama untuk memastikan penanganan yang komprehensif.

Kita semua, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait, termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat, tanggap darurat cepat, terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gempa NTT

Berapa magnitudo gempa yang mengguncang NTT? Gempa bumi yang terjadi memiliki kekuatan 7,7 magnitudo dengan kedalaman episentrum 10 kilometer.

Wilayah mana saja yang terdampak? Wilayah terdampak meliputi Nagekeo/Mbay, Sikka, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Alor, dan Lembata.

Siapa saja yang terlibat dalam respons cepat? Selain Dompet Dhuafa, pemerintah pusat melalui Menakerneg Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo Subianto, Menko PMK Pratikno, dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii juga terlibat aktif.

Apa yang dilakukan Dompet Dhuafa? Dompet Dhuafa kirim tim sisir wilayah terdampak yang terdiri dari LKC dan DMC untuk melakukan asesmen, mendirikan pos kesehatan, dan menyediakan dapur umum.

Apakah ada potensi tsunami? Ya, air laut sempat naik hingga bibir pantai setelah gempa terjadi, menunjukkan adanya potensi tsunami kecil.

Related Reading