Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas akibat angin kencang

Published Agustus 9, 2026 · Updated Agustus 9, 2026 · By Patricia Lopez - beritaturah.com

Foto : Patricia Lopez - beritaturah.com

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup

Beritaturah.com – Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Situasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kian memburuk. Api yang melanda Gunung Bromo terus menyebar akibat tiupan angin kencang dan belum juga padam hingga Sabtu malam (8/8).

Penutupan Total Akses Wisata

Balai Besar TNBTS resmi mengumumkan penutupan seluruh pintu masuk kawasan wisata. Keputusan ini diambil sejak 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB hingga waktu yang akan ditentukan kemudian. Langkah tersebut bertujuan untuk mendukung efektivitas pemadaman sekaligus menjamin keselamatan pengunjung.

Semua akses masuk TNBTS ditutup, termasuk Cemorolawag di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Malang, serta Senduro di Lumajang.

Api Menjalar ke Blok Jantur

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menjelaskan bahwa api mulai menjalar di kawasan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT). Penyebaran terjadi ke arah blok Jantur akibat kekuatan angin yang cukup kuat.

"Kami mendapatkan informasi perkembangan kebakaran di TNBTS bahwa api menjalar di kawasan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di arah blok Jantur akibat kuatnya angin yang cukup kencang," kata Oemar Sjarief.

Oemar menambahkan bahwa tim gabungan pemadam api diminta memprioritaskan keselamatan. Seluruh anggota tim kemudian berkumpul di lokasi aman sekitar JLKT. Tak lama setelah itu, angin mulai mereda sehingga tim bisa bergerak maju menuju Jemplang melalui jalur lama.

"Tidak selang lama kemudian, kami mendapat informasi bahwa angin agak mereda dan tim bergerak maju ke arah Jemplang melalui jalur lama. Kami berhasil memutus api tidak menyeberangi jalur lama (jaring laba-laba), sehingga diharapkan sepanjang malam ini angin tidak membesar, dan api tidak menyeberang lagi ke arah utara Watangan," tuturnya.

Luas Area Terbakar Mencapai 176 Hektare

Berdasarkan catatan Balai Besar TNBTS, total area yang terdampak mencapai sekitar 176 hektare. Sebagian besar kawasan terbakar berada di wilayah Kabupaten Probolinggo. Kebakaran yang bermula pada Senin (3/8) ini menunjukkan peningkatan signifikan.

Pada awal kejadian, luas area terbakar tercatat sekitar 7,9 hektare. Angka tersebut kemudian naik menjadi 44 hektare, lalu 51 hektare, dan akhirnya mencapai sekitar 176 hektare pada Jumat (7/8) malam.

Oemar menyatakan bahwa seluruh petugas tetap siaga penuh untuk memantau perkembangan karhutla. Harapannya, api tidak akan semakin membesar selama malam ini.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas?

Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas matter?

Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.