Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pemimpin New Mexico tolak usulan Trump ganti nama jadi New America

Published September 8, 2026 · Updated September 8, 2026 · By Jennifer Jackson - beritaturah.com

Foto : Jennifer Jackson - beritaturah.com

Elite Politik New Mexico Menolak Tegas Usulan Trump Mengubah Nama Negara Bagian

Beritaturah.com – Sebuah gelombang penolakan serentak dari para pejabat dan calon pejabat di New Mexico menggema setelah Presiden Donald Trump memposting serangkaian gambar di platform Truth Social yang menampilkan negara bagian itu dengan nama baru: "New America." Langkah ini memicu reaksi keras lintas partai, dengan pejabat Demokrat dan Republik sama-sama menegaskan bahwa identitas New Mexico tidak bisa diubah lewat satu unggahan media sosial. Peristiwa ini terjadi pada akhir pekan hingga Senin, 7 September, dan langsung menjadi sorotan nasional.

Unggahan yang Memicu Kontroversi

Trump mempublikasikan beberapa gambar sepanjang akhir pekan dan Senin pagi. Salah satu gambar tersebut merupakan hasil olahan kecerdasan buatan yang memperlihatkan dirinya memasang papan bertuliskan "New America" tepat di atas papan sambutan "Welcome to New Mexico." Dalam teks yang menyertai unggahan itu, Trump menulis:

"Banyak orang menyarankan mengubah nama New Mexico, salah satu negara bagian dengan kecurangan pemilu terbesar sepanjang masa, diubah menjadi NEW AMERICA."

Unggahan tersebut diposting pada Minggu, 6 September, dan langsung memicu reaksi berantai dari kalangan politik setempat.

Reaksi Lintas Partai

Gubernur Michelle Lujan Grisham, politisi Demokrat yang memimpin negara bagian itu, merespons dengan nada tajam. Ia menegaskan bahwa nama New Mexico memiliki akar historis yang jauh mendahului eksistensi Amerika Serikat sebagai negara modern, sehingga tidak ada ruang untuk perdebatan soal penggantian nama.

"Ketika Gedung Putih membuang waktu dengan mencoret-coret peta, Nuevo Mexico justru sibuk menjalankan tugasnya."

Ia sengaja menggunakan pelafalan bahasa Spanyol "Nuevo Mexico" untuk menekankan warisan budaya Hispanik yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas wilayah tersebut.

Deb Haaland, calon gubernur dari Partai Demokrat, turut menyatakan penolakan terhadap usulan tersebut. Menariknya, lawan politiknya dari Partai Republik, Gregg Hull, juga memberikan respons serupa. Hull menegaskan bahwa identitas negara bagian itu bersifat final dan tidak terbuka untuk negosiasi.

Di tingkat federal, Senator Demokrat Martin Heinrich dan Ben Ray Lujan serta anggota Dewan Perwakilan Melanie Stansbury turut menyuarakan kecaman. Heinrich menulis di platform X:

"Tiga hal yang akan selalu saya sebut dengan nama sebenarnya ... Gulf of Mexico, Lake Ontario, New Mexico."

Lujan, yang memiliki akar keluarga Hispanik di wilayah tersebut, menggunakan ungkapan Spanyol dalam responsnya:

"Ini New Mexico, selalu begitu dan akan selalu begitu. Sama seperti kamu yang akan selalu menjadi seorang sinvergüenza dan korup."

Kata "sinvergüenza" merujuk pada seseorang yang tidak tahu malu atau culas, menambah dimensi budaya pada kritik tersebut. Stansbury menutup dengan pernyataan tegas:

"Nama negara bagian kami membawa sejarah, budaya, dan keluarga dari berbagai generasi - dan nama itu adalah milik kami. Kami adalah warga New Mexico. Titik."

Kendala Konstitusional: Mengapa Presiden Tidak Bisa Mengganti Nama Negara Bagian

Secara hukum, usulan Trump menghadapi hambatan struktural yang sangat besar. Berbeda dengan nama fitur geografis federal yang dapat diubah melalui perintah eksekutif, nama sebuah negara bagian tertanam dalam konstitusi negara bagian itu sendiri. Artinya, perubahan nama New Mexico hanya bisa dilakukan melalui amendemen konstitusi yang harus disetujui oleh pemilih setempat melalui mekanisme referendum atau legislatur negara bagian. Presiden tidak memiliki wewenang sepihak untuk mengubah nama negara bagian mana pun. Ini menjadikan unggahan media sosial tersebut lebih sebagai pernyataan politik ketimbang langkah administratif yang dapat langsung diimplementasikan.

Konteks Lebih Luas: Tren Penamaan Ulang oleh Gedung Putih

Usulan terhadap New Mexico bukan satu-satunya langkah penamaan ulang yang dilakukan pemerintahan Trump. Sebelumnya, presiden telah menginstruksikan lembaga-lembaga federal untuk mengganti nama sejumlah fitur geografis. Teluk Meksiko (Gulf of Mexico) diubah menjadi "Gulf of America," sementara puncak Denali di Alaska dikembalikan ke nama lamanya, "Mount McKinley," yang merujuk pada Presiden William Howard Taft. Pola ini menunjukkan kecenderungan untuk menyingkirkan nama-nama yang dianggap memiliki konotasi asing atau historis tertentu dan menggantinya dengan istilah yang lebih "Amerika." Namun, skala dan dampak dari mengganti nama sebuah negara bagian yang dihuni lebih dari 2 juta jiwa tentu berada pada level yang jauh berbeda dari mengubah label sebuah teluk atau gunung.

Profil Singkat New Mexico

New Mexico menjadi negara bagian ke-47 Amerika Serikat pada tahun 1912. Ibu kotanya adalah Santa Fe, sementara kota terbesar adalah Albuquerque. Secara geografis, wilayah ini berada di kawasan barat daya Amerika Serikat dan berbagi perbatasan langsung dengan Republik Meksiko di selatan. Di dalam negeri, New Mexico berbatasan dengan Texas di timur, Arizona di barat, Colorado di utara, serta Utah di sudut barat laut. Warisan budaya Hispanik dan Native American yang kuat menjadikan nama "New Mexico" bukan sekadar label administratif, melainkan simbol identitas kolektif yang telah mengakar selama berabad-abad jauh sebelum pembentukan negara federal modern.

Reaksi kolektif lintas partai yang terjadi dalam hitungan jam menunjukkan bahwa, terlepas dari perbedaan ideologis, nama dan identitas sebuah negara bagian tetap dianggap sebagai hal yang sakral bagi warga dan pejabatnya. Dalam konteks ini, unggahan media sosial presiden lebih berfungsi sebagai provokasi politik ketimbang proposal kebijakan yang realistis untuk dijalankan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pemimpin New Mexico tolak usulan Trump?

Pemimpin New Mexico tolak usulan Trump is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pemimpin New Mexico tolak usulan Trump matter?

Pemimpin New Mexico tolak usulan Trump matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.