Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Xavi Hernandez puji Mexx Meerdink

Published September 28, 2026 · Updated September 28, 2026 · By Karen Anderson - beritaturah.com

Foto : Karen Anderson - beritaturah.com

Meerdink Jadi Pembeda Saat Belanda Menang Tipis di Belgrade

Beritaturah.com – Tim nasional Belanda membawa pulang kemenangan 2-1 dari lawatan ke Serbia di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Minggu (27/9). Mexx Meerdink tampil sebagai tokoh utama bagi De Oranje melalui dua golnya, masing-masing pada menit ke-30 dan ke-69. Hasil tersebut memberi Belanda kemenangan penting dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan sempat menempatkan tim tamu di bawah tekanan.

Pelatih Belanda, Xavi Hernandez, menilai kontribusi Meerdink tidak berhenti pada dua penyelesaian akhirnya. Penyerang AZ Alkmaar itu dinilai memperlihatkan kerja kolektif yang dibutuhkan tim, termasuk ketika Belanda harus menghadapi perlawanan Serbia yang mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman dengan kemampuan individu tinggi.

“Saya senang sekali melihat Mexx (Meerdink). Dia mencetak dua gol, tetapi yang lebih penting adalah dia bekerja untuk seluruh tim,” kata Xavi setelah pertandingan itu kepada UEFA.

Dua gol Meerdink memastikan Belanda tetap unggul meski Serbia mampu memperkecil ketertinggalan dan membuat duel di Belgrade tidak berjalan mudah. Bagi seorang penyerang, catatan dua gol tentu menjadi sorotan utama. Namun, penilaian Xavi menunjukkan bahwa peran Meerdink dalam skema permainan tim juga menjadi pertimbangan besar.

Veerman Berperan dalam Dua Gol

Joey Veerman menjadi nama lain yang mendapat apresiasi dari Xavi. Gelandang Belanda tersebut terlibat dalam terciptanya kedua gol Meerdink melalui umpan terobosan. Bola dari Veerman kemudian diteruskan oleh Guus Til sebelum akhirnya diselesaikan Meerdink ke gawang Serbia.

Rangkaian itu menggambarkan pentingnya koordinasi antarlini dalam permainan Belanda. Veerman membuka ruang dengan distribusi bola, Til melanjutkan serangan, lalu Meerdink menuntaskan peluang. Kombinasi tersebut membuat Belanda mampu memaksimalkan momen serangan di tengah pertandingan yang menuntut ketenangan dalam penguasaan bola.

“Veerman tampil luar biasa, dengan umpan-umpan yang sangat bagus dan kualitas nyata dalam cara dia membantu rekan-rekannya,” tutur Xavi.

Pujiannya kepada Veerman sekaligus menegaskan bahwa kemenangan Belanda tidak semata-mata dibangun dari ketajaman Meerdink. Aliran bola dan keputusan yang tepat di lini tengah membantu tim tamu menemukan celah di pertahanan Serbia. Dalam laga tandang dengan atmosfer yang menekan, kualitas operan semacam itu dapat menentukan perbedaan.

Masih Ada Catatan untuk Pertahanan

Meski menang, Xavi tidak menutup mata terhadap beberapa hal yang perlu dibenahi. Ia menyoroti pressing Belanda, kemampuan bermain dalam blok menengah, serta cara tim menjaga garis pertahanan. Evaluasi tersebut menjadi penting karena Serbia beberapa kali memberi tekanan yang cukup serius kepada De Oranje.

“Kami bisa tampil lebih baik dalam melakukan high press, mid-block, dan menjaga garis pertahanan. Tapi kami memang pantas menang,” kata Xavi.

High press membutuhkan keberanian untuk menekan lawan lebih tinggi di area permainan mereka. Sementara itu, mid-block menuntut susunan pemain yang rapat dan disiplin ketika tim tidak sedang merebut bola di wilayah depan. Menjaga garis pertahanan juga berkaitan dengan jarak antarpemain agar lawan tidak leluasa mengeksploitasi ruang.

Serbia mampu memberikan ancaman karena memiliki pemain-pemain dengan kualitas individual menonjol. Xavi secara khusus menyinggung Luka Jovic dan Dusan Tadic sebagai dua pemain yang membuat Belanda harus bekerja lebih keras. Kehadiran mereka membuat Belanda tidak bisa sepenuhnya mengendalikan pertandingan, walaupun akhirnya tetap keluar sebagai pemenang.

Kemenangan tipis di Belgrade memberi bahan evaluasi yang jelas bagi staf pelatih. Belanda menunjukkan efisiensi dalam memanfaatkan peluang melalui Meerdink, tetapi tetap perlu meningkatkan konsistensi tanpa bola. Keseimbangan antara serangan efektif dan struktur bertahan akan menjadi unsur penting pada pertandingan berikutnya.

Gakpo Tetap Eksekutor Utama Penalti

Xavi juga menjelaskan posisi Meerdink dalam urusan tendangan penalti. Walaupun menjadi pencetak dua gol dalam laga melawan Serbia, Meerdink bukan pilihan utama Belanda dari titik putih. Tugas eksekutor pertama tetap berada di tangan Cody Gakpo.

Penjelasan itu memperlihatkan bahwa performa apik seorang pemain dalam satu pertandingan tidak serta-merta mengubah seluruh susunan tanggung jawab di dalam tim. Belanda telah memiliki urutan pengambil penalti, dan Gakpo tetap menjadi pilihan pertama. Meerdink, di sisi lain, telah memberi alasan kuat untuk terus diperhitungkan lewat kontribusinya dari permainan terbuka.

Setelah meraih kemenangan atas Serbia, Belanda akan melanjutkan agenda pertandingan dengan menghadapi Yunani. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Thessaloniki pada Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi De Oranje untuk mempertahankan momentum sekaligus memperbaiki detail permainan yang masih disoroti Xavi.

Meerdink kini membawa modal kepercayaan diri setelah dua kali menjebol gawang Serbia. Veerman juga menunjukkan pengaruhnya sebagai pengatur serangan, sementara tim secara keseluruhan memiliki catatan yang dapat segera dibenahi. Bagi Belanda, kemenangan di Belgrade adalah hasil positif, tetapi juga pengingat bahwa performa yang lebih rapi masih diperlukan untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Xavi Hernandez puji Mexx Meerdink?

Xavi Hernandez puji Mexx Meerdink is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Xavi Hernandez puji Mexx Meerdink matter?

Xavi Hernandez puji Mexx Meerdink matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.