DKI sepekan, kebakaran gedung Bapenda hingga pajak kendaraan listrik
Perkembangan Terkini DKI Jakarta: Investasi, Kebakaran, hingga Pajak Kendaraan Listrik
Beritaturah.com – Berikut adalah rangkuman peristiwa penting yang terjadi di ibu kota selama satu minggu terakhir, mencakup berbagai aspek mulai dari bencana kebakaran hingga kebijakan fiskal daerah.
Investasi MRT untuk Pedestrian Deck Dukuh Atas
PT MRT Jakarta mengalokasikan dana lebih dari Rp300 miliar guna membangun pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas. Proyek ini diharapkan menjadi landmark baru di wilayah Sudirman, Jakarta Pusat. Agus Trihan dari Program Management Office Division PT MRT menjelaskan bahwa saat ini proses tender masih berlangsung.
"Saat ini masih tender dan nilai investasi untuk pembangunannya mencapai Rp300 miliar lebih," ujar Agus Trihan yang didampingi Sagita Devi, Kepala Departemen TOD Planning, pada hari Rabu di Jakarta.
Kebakaran Gedung Bapenda Berasal dari Lantai 11
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat (Gulkarmat Jakpus) mengonfirmasi bahwa sumber api gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta berlokasi di lantai 11. Bangunan yang terbakar terletak di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir.
"Informasi awal memang yang kami terima itu titik api dari lantai 11," kata Karnawan, Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat, saat memberikan keterangan kepada media di Jakarta pada hari Sabtu.
Realisasi Investasi Menyerap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Pada semester pertama tahun 2026, realisasi investasi di Jakarta mencapai angka Rp173,6 triliun. Angka ini berhasil menciptakan lapangan kerja bagi 289 ribu orang, dengan rincian 220 ribu berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan sekitar 78 ribu dari Penanaman Modal Asing (PMA).
Ezrin Kartika, Kepala Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (UP JIC), menilai pencapaian ini membuktikan bahwa investasi berperan vital sebagai motor penggerak ekonomi serta alat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Pemprov DKI Terima Aset Fasos-Fasum Senilai Rp2,27 Triliun
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerima serangkaian aset fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos/fasum) dari para pengembang properti pada semester I 2026. Total nilai aset tersebut mencapai Rp2,27 triliun dan akan digunakan untuk memperkuat penyediaan ruang publik serta layanan masyarakat.
Komposisi aset yang diserahkan meliputi lahan seluas 224.969 meter persegi, konstruksi seluas 81.803 meter persegi, serta konversi Rumah Susun Murah/Sederhana (RSM/S) senilai Rp56,96 miliar.
DPRD DKI: Pajak Kendaraan Listrik Jangan Terlalu Rendah
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, mengusulkan agar tarif pajak kendaraan listrik tidak ditetapkan terlalu rendah. Hal ini mengingat potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut melalui insentif pajak sangat besar.
DPRD DKI saat ini sedang melakukan evaluasi terhadap kebijakan pajak kendaraan listrik. Langkah ini diambil sebagai salah satu upaya untuk memperkuat PAD dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2026.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is DKI sepekan kebakaran gedung Bapenda hingga?DKI sepekan kebakaran gedung Bapenda hingga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does DKI sepekan kebakaran gedung Bapenda hingga matter?DKI sepekan kebakaran gedung Bapenda hingga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.