DPRD DKI minta perluasan layanan Transjakarta ke Pulau Seribu ditunda
Komisi B DPRD DKI Jakarta Usulkan Penundaan Ekspansi TransJakarta ke Kepulauan Seribu
Beritaturah.com – Jakarta — Komisi B DPRD DKI Jakarta mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah agar PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menunda rencana pengembangan layanan transportasi massal perairan di Kabupaten Kepulauan Seribu. Sekretaris Komisi B, Hengky Wijaya, menjelaskan bahwa usulan penambahan moda transportasi laut tersebut belum dilengkapi dengan kajian yang matang dan komprehensif.
Menurut Hengky, langkah penundaan diperlukan hingga analisis teknis benar-benar siap. "Dengan kajian yang belum matang ini, kami berharap ditunda dulu sampai kajiannya benar-benar siap," ujarnya di Jakarta pada hari Jumat.
Fokus pada Operasional Transportasi Darat
Hengky menekankan pentingnya PT TransJakarta menyelesaikan berbagai permasalahan operasional layanan transportasi darat terlebih dahulu sebelum memasuki wilayah perairan. Salah satu tantangan utama adalah beban Public Service Obligation (PSO) yang masih tergolong tinggi.
Berdasarkan data subsidi yang tersedia, Pendapatan PSO TransJakarta dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2026 mencapai Rp4,87 triliun. Sementara itu, realisasi hingga Juli 2026 baru menyentuh angka Rp2,49 triliun.
Kekhawatiran Kerugian Finansial
Menurut Hengky, rencana ekspansi tanpa perhitungan teknis yang matang berpotensi memicu kerugian keuangan bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia menilai bahwa kesiapan finansial dan operasional PT TransJakarta sangat dibutuhkan dalam mengelola moda transportasi laut.
"Jangan sampai gara-gara gebrakan baru justru merugikan perusahaan yang sudah sehat," tegas Hengky.
Dukungan dengan Syarat Kelayakan
Meskipun demikian, Hengky menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan transportasi air di Kepulauan Seribu. Hal ini mengingat kebutuhan mobilitas warga kepulauan saat ini masih terbatas. Namun, ia mengusulkan agar PT TransJakarta melakukan analisis kelayakan secara cermat agar tidak berdampak negatif pada pendapatan daerah.
"Jangan sampai kita salah langkah. Kalau kajiannya sudah beres semua, kita dukung 100 persen," kata Hengky.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is DPRD DKI minta perluasan layanan Transjakarta?DPRD DKI minta perluasan layanan Transjakarta is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does DPRD DKI minta perluasan layanan Transjakarta matter?DPRD DKI minta perluasan layanan Transjakarta matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.