Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pakar paru ingatkan cuaca panas berlebihan tingkat risiko ISPA

Published Agustus 9, 2026 · Updated Agustus 9, 2026 · By Christopher Moore - beritaturah.com

Foto : Christopher Moore - beritaturah.com

El Nino dan Cuaca Panas: Ancaman Baru bagi Kesehatan Pernapasan

Beritaturah.com – Fenomena El Nino yang sedang berlangsung, ditambah dengan suhu udara yang melampaui batas normal, berpotensi memperbesar kemungkinan munculnya berbagai penyakit menular. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA. Pernyataan ini disampaikan oleh Prof Tjandra Yoga Aditama, yang menjabat sebagai Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia.

Sebagai Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Tjandra mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi tubuh. Langkah-langkah sederhana namun efektif meliputi konsumsi makanan bernutrisi, rutin berolahraga, serta memastikan waktu tidur yang cukup. Menurut beliau, sistem imunitas yang kuat merupakan benteng alami melawan serangan penyakit.

"Status kesehatan dan daya tahan tubuh yang baik akan membentengi kita terhadap berbagai kemungkinan penyakit, termasuk ISPA," kata Tjandra saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Pentingnya Hidrasi dan Pengurangan Aktivitas Luar Ruangan

Kekurangan cairan tubuh akibat cuaca terik dapat berdampak langsung pada saluran pernapasan. Dehidrasi yang berkepanjangan akan meningkatkan kerentanan seseorang terhadap infeksi pernapasan. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan air putih setiap hari menjadi hal yang sangat krusial.

Saat kondisi atmosfer sedang tidak stabil dan tingkat polusi udara mencapai titik tertinggi, Tjandra menyarankan agar masyarakat membatasi kegiatan di luar rumah. Jika muncul gejala seperti batuk-batuk, nyeri dada, atau demam, penanganan segera diperlukan. Untuk kasus ringan, obat pereda gejala dan istirahat cukup sudah memadai. Namun, jika keluhan tidak menunjukkan perbaikan, konsultasi ke tenaga medis harus dilakukan tanpa penundaan.

"Kalau ringan, dapat ditangani sendiri dengan obat untuk menghilangkan gejala, kalau perlu istirahat. Kalau keluhan tidak membaik, maka segera berkonsultasi pada petugas kesehatan," ujar Tjandra.

Mengurangi Sumber Polusi dan Kesiapan Fasilitas Kesehatan

Kualitas udara juga dipengaruhi oleh aktivitas manusia sehari-hari. Tjandra mengingatkan warga untuk tidak menambah beban polutan di lingkungan sekitar. Beberapa kebiasaan yang perlu dikurangi antara lain merokok, mengendarai sepeda motor dengan asap knalpot hitam, serta membakar sampah sembarangan.

Dari sisi pemerintah, langkah antisipatif harus segera diambil untuk mengantisipasi lonjakan kasus ISPA di Jakarta. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan layanan kesehatan di semua tingkatan yang mudah diakses oleh masyarakat. Sarana diagnostik dan persediaan obat-obatan juga harus memadai. Apabila terjadi kasus yang memerlukan perawatan intensif, rumah sakit harus siap menerima pasien rawat inap.

"Kalau sampai ada kasus yang memerlukan rawat inap, maka juga tentu perlu disiapkan rumah sakit untuk penanganannya," imbuh Tjandra.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pakar paru ingatkan cuaca panas berlebihan?

Pakar paru ingatkan cuaca panas berlebihan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pakar paru ingatkan cuaca panas berlebihan matter?

Pakar paru ingatkan cuaca panas berlebihan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.