Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Yayasan sekolah di Jaksel minta perlindungan KPAI soal temuan senjata

Published Agustus 9, 2026 · Updated Agustus 9, 2026 · By Christopher Moore - beritaturah.com

Foto : Christopher Moore - beritaturah.com

Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Meminta Perlindungan KPAI Terkait Temuan Senjata

Beritaturah.com – Polres Metro Jakarta Selatan mengonfirmasi adanya penemuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di dalam salah satu ruangan milik yayasan pendidikan swasta yang berlokasi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ruang tersebut sebelumnya digunakan oleh Kepala Yayasan dengan inisial IWD. Dalam pemeriksaan, petugas kepolisian menemukan total 995 pucuk senjata beserta amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD porno, serta barang-barang yang diduga merupakan narkotika jenis sabu dan ganja. Laporan masyarakat mengenai temuan ini diterima oleh polisi pada tanggal 15 Juli 2026. Setelah mengetahui adanya penemuan tersebut, penyidik telah menyusun Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal.

Permintaan Pendampingan dan Perlindungan

Yayasan sekolah di Jaksel minta perlindungan serta pendampingan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan jajaran pemerintahan terkait kasus temuan senjata ini. Kuasa hukum yayasan, Annisa, menyampaikan bahwa sebagai wujud keseriusan dalam menindaklanjuti situasi terkini, pihaknya telah mengajukan permohonan audiensi dengan KPAI yang akan dilaksanakan keesokan harinya.

Sebagai bentuk keseriusan yayasan untuk menindaklanjuti keadaan saat ini, kami sudah minta waktu untuk bertemu dengan KPAI besok dan Alhamdulillah sudah disambut dengan baik. Insyaallah kami akan bertemu mereka besok,

Annisa menjelaskan bahwa permintaan audiensi tersebut tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan persoalan yang sedang dihadapi, tetapi juga untuk memperoleh arahan agar setiap keputusan yang diambil pihak sekolah tetap memperhatikan kepentingan peserta didik.

Kita yayasan bisa meminta perlindungan dan juga petunjuk mengenai situasi yang dialami saat ini supaya saat sekolah mengambil langkah, langkah yang diambil itu bisa bijak dan terus mengedepankan kepentingan murid didik,

Audiensi dengan Berbagai Instansi

Selain KPAI, yayasan juga sedang membangun komunikasi dengan Komisi III dan Komisi X DPR RI. Audiensi dengan kedua komisi tersebut diharapkan dapat segera terlaksana untuk membahas persoalan keamanan di lingkungan sekolah dan langkah penyelesaiannya. Kuasa hukum yayasan lainnya, Alvon Kurnia Palma, mengatakan bahwa pihaknya telah menjadwalkan audiensi dengan KPAI pada Senin (10/8) pukul 10.00 WIB.

Ke KPAI rencananya besok hari Senin jam 10.00 kami sudah ada komunikasi dengan KPAI untuk berada di sana,

Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas kondisi yang tengah dihadapi sekolah sekaligus memastikan keselamatan peserta didik dan keberlangsungan proses belajar mengajar.

Respons Positif dan Langkah Hukum

Pihak yayasan menyambut positif respons sejumlah pihak terhadap persoalan tersebut, termasuk respons Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Sebelumnya, Pramono telah memberikan respons terkait temuan senjata di lingkungan sekolah tersebut. Selain melakukan audiensi dengan KPAI, yayasan juga berencana mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berisi permohonan perlindungan hukum bagi sekolah.

Karena kami ini sekolah dasar dan menengah sehingga kewenangan beliau juga kewenangan Kementerian Dasar Menengah untuk memberikan perlindungan kepada kami,

Langkah tersebut, menurut Alvon, merupakan bagian dari upaya yayasan untuk memastikan persoalan temuan senjata di lingkungan sekolah dapat ditangani secara menyeluruh dan tidak menimbulkan kekhawatiran bagi para siswa maupun tenaga pendidik.

Yayasan juga mendapat perhatian dari DPR RI. Alvon menyebut bahwa Wakil Ketua Komisi X DPR RI telah menyatakan keseriusannya untuk mendorong penyelesaian persoalan tersebut. Menurut dia, Komisi X menaruh perhatian terhadap keberadaan senjata di lingkungan sekolah karena menyangkut langsung aspek keamanan peserta didik dan kelancaran kegiatan pendidikan. Wakil Ketua Komisi X DPR RI akan meminta aparat penegak hukum dan seluruh pihak terkait mengambil tindakan yang diperlukan untuk menangani persoalan tersebut.

Beliau akan meminta kepada seluruh aparat untuk segera melakukan tindakan-tindakan seperlunya,

Frequently Asked Questions

Berapa jumlah senjata yang ditemukan di yayasan sekolah?

Polres Metro Jakarta Selatan menemukan total 995 pucuk senjata api dan airsoft gun beserta amunisi dan aksesori lainnya di dalam ruangan milik yayasan pendidikan swasta di Jakarta Selatan.

Kapan laporan masyarakat mengenai temuan senjata diterima oleh polisi?

Laporan masyarakat mengenai temuan ini diterima oleh polisi pada tanggal 15 Juli 2026, yang kemudian menjadi dasar penyusunan Laporan Polisi Model A.

Instansi apa saja yang diaudiensi oleh yayasan?

Yayasan melakukan audiensi dengan KPAI, Komisi III DPR RI, Komisi X DPR RI, dan berencana mengirimkan surat kepada Kemendikdasmen untuk memperoleh perlindungan hukum.

Apa tujuan utama yayasan meminta perlindungan?

Tujuan utama yayasan adalah memastikan setiap keputusan yang diambil tetap mengedepankan kepentingan peserta didik dan menjaga kelancaran proses belajar mengajar di lingkungan sekolah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini, Anda dapat mengunjungi sumber berita asli.

Related Reading