Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

PII dorong insinyur Indonesia bantu perencanaan bangunan tahan gempa

Published Agustus 18, 2026 · Updated Agustus 18, 2026 · By John Brown - beritaturah.com

Foto : John Brown - beritaturah.com

PII Ajak Insinyur Perkuat Perencanaan Bangunan Tahan Gempa Pasca Gempa NTT

Beritaturah.com – Gempa berkekuatan tujuh magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 memicu seruan dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) agar para profesional teknik di seluruh negeri turut serta dalam upaya perencanaan struktur bangunan yang tahan terhadap guncangan seismik. Seruan tersebut ditujukan baik kepada masyarakat umum maupun pemerintah daerah.

Respons Presiden Prabowo

Keesokan harinya, 16 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya, @prabowo. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memberangkatkan 50.000 paket bantuan sembat ke kawasan terdampak.

"Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, yang sedang berduka akibat gempa bumi," kata Prabowo dalam takarir unggahannya.

Presiden juga mengungkapkan bahwa ia telah menginstruksikan sejumlah pejabat dan lembaga — termasuk Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, serta tim dari Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom — untuk langsung turun ke lapangan guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan maksimal.

"Saya juga telah meminta jajaran terkait (Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, beserta tim Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom) untuk hadir langsung di lapangan. Kami ingin memastikan saudara-saudara kami di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal," kata Presiden.

Prabowo menutup pernyataannya dengan komitmen bahwa pemerintah akan terus mengerahkan upaya terbaik demi pemulihan kondisi di NTT.

Panggilan Profesional dari PII

Ketua Umum PII, Ilham Akbar Habibie, menegaskan bahwa organisasi profesi tersebut mendorong anggotanya untuk memberikan kontribusi profesional dalam penerapan sistem perancangan bangunan tahan gempa. Tujuannya adalah menekan risiko korban akibat runtuhnya struktur saat gempa terjadi.

"Persatuan Insinyur Indonesia mendorong para insinyur membantu secara profesional terhadap warga dan pemerintah daerah untuk menerapkan sistem perancangan bangunan yang tahan gempa sehingga akan mengurangi risiko akibat keruntuhan bangunan bila gempa bumi terjadi," kata Ilham Akbar Habibie dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Evaluasi dan Penguatan Kapasitas

Wayan Sengara, Ketua Divisi Kebencanaan dan Kesiapsiagaan PII, menilai peristiwa di NTT harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat ketahanan infrastruktur dan bangunan di berbagai wilayah. Ia mengingatkan bahwa kerusakan struktur akibat gempa kerap menjadi penyebab utama korban jiwa dan luka.

"Kita perlu belajar kembali bagaimana ilmu dan teknologi mitigasi bencana gempa untuk cepat diserap dan diaplikasikan dengan penguatan kapasitas pada segala aspek terkait," kata Ilham.

Ilham merinci sejumlah bidang yang memerlukan penguatan, antara lain riset rekayasa kegempaan, riset struktur tahan gempa, pembaruan berkala peta gempa serta peraturan dan standar bangunan, hingga diseminasi regulasi dan rancangan tahan gempa. Ia juga menekankan pentingnya pengetatan mekanisme perizinan bangunan serta pengawasan ketat terhadap proses pembangunannya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is PII dorong insinyur Indonesia bantu perencanaan?

PII dorong insinyur Indonesia bantu perencanaan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does PII dorong insinyur Indonesia bantu perencanaan matter?

PII dorong insinyur Indonesia bantu perencanaan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.