Beritaturah News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menkeu anggarkan Rp240 triliun untuk MBG pada 2027

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Christopher Moore - beritaturah.com

Foto : Christopher Moore - beritaturah.com

Menkeu anggarkan Rp240 triliun untuk MBG pada 2027

Beritaturah.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengumumkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan dana sebesar Rp240 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027. Pengumuman ini disampaikan secara resmi dalam konferensi pers yang membahas RAPBN dan Nota Keuangan di Jakarta, pada hari Jumat, 14 Agustus 2025. Dengan angka tersebut, Menkeu anggarkan Rp240 triliun sebagai komitmen nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak dan generasi muda.

Program MBG ini dirancang untuk menjangkau lebih dari 60,6 juta penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah ini mencakup berbagai kelompok sasaran, mulai dari siswa sekolah dasar hingga siswa sekolah menengah. Alokasi dana yang cukup besar ini menunjukkan bahwa pemerintah menempatkan isu gizi dan kesehatan sebagai prioritas utama dalam pembangunan nasional. Melalui program ini, diharapkan dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan produktivitas generasi mendatang.

"Alokasi Rp240 triliun ini merupakan investasi jangka panjang untuk kesehatan dan masa depan bangsa," ujar Purbaya Yudhi Sadewa dalam paparannya.

Detail Alokasi dan Target Program

Dari total anggaran Rp240 triliun, pemerintah telah menyusun mekanisme distribusi yang terstruktur untuk memastikan dana sampai kepada penerima manfaat dengan tepat sasaran. Setiap daerah akan menerima alokasi berdasarkan jumlah siswa dan kebutuhan gizi masing-masing wilayah. Program ini juga melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pihak swasta untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan.

Selain itu, Menkeu anggarkan Rp240 triliun ini juga mencakup biaya operasional, logistik, dan monitoring program. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan digunakan secara efisien dan transparan. Pemerintah akan melakukan evaluasi berkala untuk mengukur efektivitas program dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Program MBG diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat Indonesia. Dengan asupan gizi yang cukup, diharapkan anak-anak dapat tumbuh optimal dan memiliki potensi belajar yang lebih baik. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kompetitif di tingkat global.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa total anggaran MBG untuk tahun 2027? Total anggaran yang dialokasikan adalah Rp240 triliun, sesuai dengan pengumuman Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

Siapa saja yang menjadi penerima manfaat program MBG? Program ini menjangkau sekitar 60,6 juta penerima manfaat, terutama siswa dari tingkat sekolah dasar hingga menengah.

Kapan program MBG akan mulai dilaksanakan? Program MBG direncanakan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2027 sesuai dengan RAPBN yang telah disetujui.

Bagaimana mekanisme distribusi dana MBG? Dana didistribusikan berdasarkan jumlah siswa dan kebutuhan gizi masing-masing wilayah, dengan melibatkan pemerintah pusat, daerah, dan swasta.

Apa tujuan utama program MBG? Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mengurangi angka stunting, dan meningkatkan produktivitas generasi mendatang.

Related Reading