Latest Program: BNI Perkuat Ekosistem Keuangan Digital di Sekolah Al-Izhar
Latest Program – Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI, melanjutkan upaya memperkuat ekosistem keuangan digital di lingkungan pendidikan dengan berpartisipasi dalam Melodia 2026 Al-Izhar Music & Art Charity Festival yang digelar di Jakarta, Sabtu (9/5). Kehadiran BNI dalam acara tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung transformasi digital di sektor pendidikan, sekaligus menumbuhkan kreativitas dan kepedulian sosial generasi muda. Sebagai bagian dari inisiatif ini, BNI memberikan akses ke layanan keuangan digital yang inovatif, seperti pembukaan rekening online melalui wondr by BNI dan berbagai promo menarik yang ditujukan untuk memudahkan transaksi di lingkungan sekolah. “Kegiatan ini merupakan langkah nyata BNI dalam mendorong penggunaan teknologi keuangan digital, termasuk dalam program Latest Program kami yang fokus pada integrasi layanan perbankan dengan kebutuhan pendidikan,” tutur Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat.
Kolaborasi dengan Sekolah Al-Izhar
Kolaborasi antara BNI dan Sekolah Al-Izhar, yang berada di bawah naungan Yayasan Anakku, bertujuan untuk menghadirkan solusi keuangan digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pendidikan. Melodia 2026 menjadi platform untuk menunjukkan bagaimana perbankan modern dapat mendukung pengembangan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif. Dalam acara ini, BNI memperkenalkan berbagai layanan yang membantu proses belajar-mengajar, mulai dari pengelolaan uang sekolah hingga pembayaran biaya pendidikan. Selain itu, BNI juga berupaya memperkenalkan teknologi QRIS sebagai sarana pembayaran nontunai yang aman, cepat, dan efisien.
Inovasi Layanan Keuangan Digital
Program Latest Program BNI tidak hanya fokus pada edukasi digital, tetapi juga mencakup peningkatan pengalaman pengguna melalui berbagai inovasi. Salah satu inisiatif utama adalah wondr by BNI, yang memungkinkan warga sekolah membuka rekening secara mandiri dengan berbagai manfaat seperti reward hingga Rp100.000 atau koper eksklusif. Dalam rangka meningkatkan keterlibatan, BNI juga menyediakan promo pengajuan kartu kredit dengan cashback awal hingga Rp500.000 serta bebas iuran tahunan seumur hidup. Selain itu, kegiatan di booth BNI dirancang untuk memberikan edukasi langsung melalui mini games dan layanan kesehatan sederhana, yang membuat transisi ke keuangan digital lebih mudah dan menarik.
Kehadiran BNI dalam Melodia 2026 dianggap sebagai salah satu upaya mempercepat adopsi teknologi keuangan di kalangan generasi muda. Dengan memanfaatkan platform festival, perusahaan ini menyampaikan pesan bahwa digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan transaksi, tetapi juga dengan kehidupan sehari-hari siswa, guru, dan orang tua. “Latest Program ini berupaya menggabungkan dunia pendidikan dan keuangan digital untuk menciptakan kesadaran lebih dini terhadap manfaat teknologi dalam mempermudah kehidupan sehari-hari,” jelas Okki. Selain itu, BNI juga menekankan pentingnya kepedulian sosial, yang terwujud melalui penyaluran dana donasi dari acara tersebut ke berbagai program pendidikan.
Sekolah Al-Izhar, sebagai mitra strategis BNI, telah memanfaatkan layanan BNIdirect untuk memperkuat operasional sekolah dan memudahkan transaksi pendidikan. Dengan QRIS BNI, siswa dan orang tua dapat melakukan pembayaran biaya sekolah secara langsung melalui aplikasi mobile, yang tidak hanya mengurangi risiko kesalahan administrasi tetapi juga memberikan aksesibilitas lebih tinggi. Program ini juga menjadi wadah untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya mengelola keuangan secara baik, sejak dini. “Kami berharap Latest Program BNI menjadi bagian dari perubahan mendasar dalam cara masyarakat pendidikan berinteraksi dengan layanan keuangan,” kata salah satu wakil direktur Yayasan Anakku.
BNI berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem keuangan digital yang inklusif, terutama dalam lingkungan pendidikan. Melalui kolaborasi ini, perusahaan juga berupaya memperluas jangkauan layanan digital kepada masyarakat yang belum terjangkau sebelumnya. Selain memperkenalkan fitur baru, BNI juga menekankan pentingnya edukasi digital dalam membangun kebiasaan transaksi nontunai yang sehat. “Latest Program ini adalah langkah kecil dalam perjalanan besar menuju transformasi digital nasional, yang berfokus pada penyediaan akses keuangan yang mudah dan aman bagi semua lapisan masyarakat,” tambah Okki. Dengan adanya inisiatif ini, BNI ingin menjadi mitra yang lebih dekat dan relevan dalam kehidupan sehari-hari warga sekolah, serta menumbuhkan kesadaran digital secara bertahap.
Sebagai bagian dari komitmen untuk membangun ekosistem keuangan digital yang lebih luas, BNI juga menyoroti peran pendidikan dalam membentuk pola pikir generasi muda terhadap teknologi. Melodia 2026 menjadi bukti bahwa layanan keuangan digital dapat diintegrasikan dengan kegiatan non-keuangan, seperti seni dan musik, untuk menarik minat yang lebih luas. Dengan menawarkan berbagai layanan, BNI berharap dapat memberikan dampak positif jangka panjang, baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan maupun dalam membangun ekonomi digital yang lebih inklusif. “Kami optimis bahwa kolaborasi seperti ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar untuk masyarakat pendidikan Indonesia,” tutup Okki dalam pernyataan tertulisnya.
