Empat Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan Laksanakan MPLS Serentak untuk Tahun Ajaran 2026-2027
Beritaturah.com – Empat Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan telah resmi melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak. Kegiatan penting ini menandai dimulainya tahun ajaran baru bagi para peserta didik yang akan menempuh pendidikan di lembaga-lembaga tersebut. Pelaksanaan MPLS ini menjadi momen strategis untuk memastikan seluruh persiapan telah matang sebelum proses pembelajaran dimulai secara penuh.
Keempat unit Sekolah Rakyat yang berpartisipasi tersebar di berbagai wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Lokasi-lokasi yang terlibat meliputi Kabupaten Bone, Tana Toraja, Sidrap, serta Kabupaten Barru. Setiap sekolah memiliki karakteristik dan potensi daerahnya masing-masing, namun semuanya menyatu dalam satu program pendidikan terintegrasi yang sama.
Distribusi Siswa Baru di Setiap Jenjang Pendidikan
Setiap sekolah menerima total 270 siswa baru dalam program kali ini. Jumlah tersebut terbagi secara merata untuk tiga jenjang pendidikan yang tersedia. Setiap jenjang menerima 90 siswa, yaitu 90 siswa untuk tingkat SD, 90 siswa untuk SMP, dan 90 siswa untuk SMA. Pembagian yang seimbang ini mencerminkan komitmen program dalam menyediakan pendidikan dari dasar hingga menengah atas.
Malik Faisal, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan penjelasan mendalam mengenai pentingnya serentaknya MPLS di keempat sekolah. Menurutnya, pelaksanaan yang bersamaan ini menjadi indikator penting yang menunjukkan kesiapan seluruh fasilitas, sarana, dan prasarana. Kesiapan ini sangat krusial untuk menyambut peserta didik baru pada tahun ajaran 2026-2027, terutama mengingat penerapan sistem asrama dalam program ini.
“Kalau sudah melaksanakan MPLS artinya SR tersebut sudah mampu melaksanakan proses pembelajaran dan memenuhi kebutuhan dasar bagi siswa untuk belajar dan tinggal di asrama,” ujarnya.
Program Sekolah Rakyat ini telah berkembang pesat sejak pertama kali diluncurkan. Sebelumnya, program MPLS untuk Sekolah Rakyat juga telah dilaksanakan di beberapa wilayah lain. Daerah-daerah tersebut antara lain Kota Makassar, Kabupaten Sinjai, Soppeng, dan Kabupaten Takalar. Perkembangan ini menunjukkan bahwa Empat Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan merupakan bagian dari jaringan pendidikan yang lebih luas di seluruh Indonesia.
Sistem asrama yang diterapkan dalam program ini menjadi salah satu keunggulan yang membedakan Sekolah Rakyat dari lembaga pendidikan lainnya. Para siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga menjalani kehidupan sehari-hari dalam lingkungan asrama. Hal ini membantu membentuk karakter dan kemandirian para peserta didik sejak dini.
Empat Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan ini diharapkan dapat menjadi model pendidikan yang inspiratif bagi daerah-daerah lain. Dengan fasilitas yang lengkap dan sistem pembelajaran yang terintegrasi, program ini bertujuan mencetak generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.

