Humaniora

Pemkab Bekasi: Jangan biarkan anak jelajahi dunia digital sendirian

Foto : Karen Anderson - beritaturah.com

Pemkab Bekasi: Perlukan Pendampingan Anak di Era Digital

Beritaturah.com – Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, menekankan peran penting pendidik dan orang tua dalam melindungi generasi muda dari risiko internet. Langkah edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan siber untuk masa depan anak-anak.

Akam Muharam, yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Bekasi, menyampaikan bahwa transformasi teknologi digital telah mengubah fundamental cara anak-anak belajar, berkomunikasi, dan berinteraksi. Kini, dunia maya menjadi lingkungan kedua mereka setelah keluarga dan institusi pendidikan.

Hari ini kita menghadapi realitas bahwa dunia digital bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan lingkungan kedua bagi anak untuk belajar dan berinteraksi. Namun di balik pesatnya perkembangan teknologi, terdapat berbagai ancaman yang harus menjadi perhatian bersama.

Penyampaian tersebut dilakukan di Cikarang pada hari Jumat. Akam menjelaskan sejumlah risiko yang mengintai anak di ruang digital, mulai dari perundungan siber, paparan konten pornografi dan kekerasan, kecanduan gawai, hingga ancaman eksploitasi seksual anak melalui media digital.

Anak-anak kerap menjadi korban karena pemahaman mereka mengenai bahaya penggunaan internet masih terbatas. Oleh karena itu, perlindungan anak di ruang digital bukan lagi pilihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Langkah Preventif dan Edukatif

Kegiatan yang digelar merupakan upaya preventif dan edukatif untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan siber bagi anak. Menurut Akam, perlindungan anak di dunia digital harus melibatkan pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat secara sinergis.

Pihak Dinas P3A menegaskan komitmen untuk terus membangun ekosistem digital yang aman bagi anak melalui berbagai program edukasi dan penguatan perlindungan. Upaya ini termasuk mendukung kebijakan nasional terkait pembatasan usia penggunaan media sosial, perlindungan data pribadi anak, maupun pengamanan jejak dan profil digital anak.

Jangan biarkan anak menjelajahi dunia digital sendirian. Bangun komunikasi yang sehat, batasi penggunaan gawai secara bijak dan jadilah teman berdiskusi yang baik bagi anak.

Akam mengajak para orang tua dan tenaga pendidik untuk menerapkan pola asuh digital atau digital parenting sebagai langkah utama mendampingi anak saat menggunakan teknologi dunia digital.

Selain itu, Akam berpesan kepada seluruh organisasi maupun komunitas yang bergerak di bidang perlindungan anak agar mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam menciptakan ruang digital aman, sekaligus memanfaatkan internet secara kreatif, positif dan bertanggung jawab.

Pada anak-anakku di Forum Anak jadilah pelopor dan pelapor. Gunakan setiap internet secara bijak untuk hal-hal yang bermanfaat dan jangan sampai terjebak pada sisi gelap dunia digital.

Akam berharap seluruh peserta kegiatan ini dapat menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan pentingnya perlindungan anak di ruang digital kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci mewujudkan pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak pada era digital.

Leave a Comment