PTPN I Tegaskan Peran Strategis dalam Menguatkan Ketahanan Pangan Nasional
Beritaturah.com – Jakarta — PTPN I Tegaskan Peran Strategis Dukung Kedaulatan Pangan Nasional melalui serangkaian inisiatif transformasi bisnis yang komprehensif. Komitmen kuat perusahaan perseroan ini untuk mendukung ketahanan pangan serta memperkuat kedaulatan negara telah ditegaskan melalui modernisasi perkebunan, pengembangan hilirisasi komoditas strategis nasional, dan penguatan kemitraan dengan petani. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian acara Syukuran dan Doa Bersama Swasembada Pangan Indonesia, sekaligus peluncuran buku berjudul “Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara” yang ditulis oleh Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras. Kegiatan penting ini berlangsung di Jakarta pada hari Sabtu, tanggal 1 Agustus 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rivai Ras menegaskan bahwa PTPN I menempati posisi strategis karena bergerak di sektor agro yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional. Perusahaan ini tidak hanya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga berperan membuka akses pembangunan di berbagai daerah serta menjadi pusat transfer teknologi dan inovasi di bidang perkebunan. Baca juga: Profil lengkap PTPN I
“Program Asta Cita Presiden Prabowo sangat relevan dengan tugas PTPN I dalam mendukung ketahanan pangan. Bangsa yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tidak akan benar-benar merdeka,” ujar Abdul Rivai Ras dengan tegas.
Data Produksi Pangan Nasional 2025 dan Capaian Swasembada
Menjelaskan capaian terbaru, Abdul Rivai Ras menyebutkan bahwa berdasarkan data pemerintah, produksi beras nasional pada tahun 2025 mencapai sekitar 34,71 juta ton. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi padi tercatat mencapai 71,95 juta ton gabah kering panen (GKP), dengan surplus beras sekitar 3,52 juta ton. Kondisi ini memungkinkan Indonesia untuk tidak melakukan impor beras konsumsi sepanjang tahun 2025. Selain itu, cadangan beras pemerintah juga disebut berada pada level tertinggi dalam sejarah modern Indonesia.
Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas strategis, yaitu beras, jagung pakan, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Menurut Abdul Rivai Ras, capaian tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah, petani, BUMN, akademisi, dunia usaha, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. PTPN I Tegaskan Peran Strategis dalam mendukung pencapaian target-target tersebut melalui program-program konkret di lapangan.
Transformasi Bisnis dan Tantangan Global
Ia menilai keberhasilan swasembada pangan harus menjadi pijakan untuk membangun sistem pangan nasional yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, sektor perkebunan memiliki peran penting melalui peningkatan produktivitas, penguatan industri hilir, pengembangan bibit unggul, serta kemitraan dengan petani. PTPN I, lanjutnya, akan terus mempercepat transformasi bisnis melalui modernisasi perkebunan, digitalisasi operasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan hilirisasi berbasis bioenergi.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. Menurut Abdul Rivai Ras, tantangan global seperti perubahan iklim, konflik geopolitik, dan gangguan rantai pasok internasional semakin menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan negara. PTPN I Tegaskan Peran Strategis sebagai salah satu pilar utama dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut.
Ia juga menyebut keberhasilan swasembada pangan menjadi fondasi penting bagi pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang membutuhkan pasokan bahan pangan secara berkelanjutan. Lihat juga: Program MBG dan peran BUMN
Acara syukuran dan peluncuran buku berlangsung dalam suasana khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Rangkaian kegiatan diisi dengan diskusi mengenai hubungan pangan dan pertahanan negara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pemberian santunan kepada anak yatim, serta tausiah oleh Ustaz Das’ad Latif.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang PTPN I dan Kedaulatan Pangan
Apa saja komoditas strategis yang telah mencapai swasembada di Indonesia? Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas, yaitu beras, jagung pakan, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras.
Berapa ton produksi beras nasional tahun 2025? Berdasarkan data pemerintah, produksi beras nasional pada tahun 2025 mencapai sekitar 34,71 juta ton dengan surplus 3,52 juta ton.
Apa peran PTPN I dalam Program Makan Bergizi Gratis? PTPN I mendukung Program MBG melalui penyediaan pasokan bahan pangan yang berkelanjutan dari perkebunan-perkebunan yang dikelola perusahaan.
Kapan buku “Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara” diluncurkan? Buku yang ditulis oleh Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, diluncurkan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2025 di Jakarta.
