Indonesia

Persebaya rebut juara Piala Presiden 2026 lewat adu penalti

Foto : Patricia Lopez - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Persebaya Rebut Juara Piala Presiden 2026 Setelah Dominasi Adu Penalti
  2. Related Reading

Persebaya Rebut Juara Piala Presiden 2026 Setelah Dominasi Adu Penalti

Beritaturah.com – Gianyar, Bali — Malam yang penuh drama dan ketegangan akhirnya berakhir dengan kemenangan bersejarah bagi Persebaya Surabaya. Klub yang dikenal dengan julukan Bajul Ijo ini berhasil rebut juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti yang berlangsung sangat menegangkan. Skor akhir menunjukkan kemenangan tipis 6-5 untuk Persebaya dalam pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali. Pertandingan final ini berlangsung hingga tengah malam, membuat para suporter yang hadir harus menunggu dengan sabar.

Kemenangan ini tidak lepas dari kontribusi krusial para pemain kunci, terutama Gledson Paixao Da Silva. Gelandang andalan Persebaya ini menjadi penentu nasib trofi ketika berhasil mengeksekusi penalti terakhirnya dengan sempurna. Pertandingan yang diwasitai oleh Rio Permana Putra ini memang berlangsung sangat sengit, dengan kedua kubu saling menyerang dan mempertahankan posisi mereka dengan penuh semangat.

Perjalanan Pertandingan yang Menegangkan

Babak pertama dibuka dengan gol dari Persebaya. Ramadhan Sananta berhasil membuka skor pada menit ke-20, memberikan keunggulan awal bagi tim tuan rumah. Namun, Persib Bandung yang mengenakan jersi biru segera membalas melalui Patricio Martin Matricardi empat menit kemudian, tepatnya di menit ke-24. Skor 1-1 bertahan hingga para pemain turun minum, menciptakan keseimbangan permainan yang menarik untuk disaksikan.

Babak kedua menampilkan permainan yang lebih ketat dan taktis. Kedua tim saling melakukan pertahanan dengan solid, mencoba mencari celah untuk mencetak gol. Hingga 90 menit penuh, skor tetap imbang 1-1, sehingga pertandingan harus diperpanjang selama dua babak masing-masing 15 menit. Suasana di stadion semakin memanas seiring berjalannya waktu.

Selama perpanjangan waktu, Persib Bandung mengalami kesulitan karena harus bermain dengan 10 orang. Mariano Ezequiel Peralta mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran kepada Francisco Israel Rivera. Meskipun demikian, hingga 120 menit berlalu, belum ada gol yang tercipta, sehingga duel harus diselesaikan melalui adu penalti yang menegangkan.

Momen Penentu di Adu Penalti

Sesi pertama adu penalti berakhir imbang 4-4, membawa pertandingan ke sesi penentuan. Dedi Kusnandar dari Maung Bandung berhasil menembus gawang Persebaya. Namun, harapan Persib pupus ketika Al Hamra Hehanusa gagal mengeksekusi tendangan keenamnya. Sementara itu, Persebaya memanfaatkan momen ini dengan baik. Jose Walber dan Gledson Paixao Da Silva berhasil mencetak gol, memastikan kemenangan 6-5 yang dirayakan tepat pukul 00.00 WITA.

Dengan hasil ini, Persib Bandung harus puas menjadi runner-up. Di sisi lain, Persija Jakarta meraih posisi ketiga setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang digelar di stadion yang sama mulai pukul 16.30 WITA.

Tiga gol Persija disumbangkan oleh Witan Sulaiman pada menit ke-7, sementara dua gol lainnya dicetak oleh Arlyansyah Abdulmanan (menit ke-73) dan Victor Jonson Benjamin Dethan (menit ke-87). Gol tunggal Arema FC dicetak oleh Salim Akbar, pemain dengan nomor punggung 11, pada menit ke-28.

Hadiah dan Rekor Berharga

Kompetisi pramusim dengan total hadiah Rp18,5 miliar ini juga kembali memutus ambisi Arema untuk menambah koleksi gelar juara mereka. Meskipun demikian, rekor klub asal Malang ini masih belum tertandingi. Arema telah empat kali meraih juara Piala Presiden, yaitu pada edisi 2017, 2019, 2022, dan 2024.

Dari segi hadiah, klub juara menerima Rp8 miliar, posisi kedua mendapat Rp3,5 miliar, posisi ketiga meraih Rp2,5 miliar, dan peringkat keempat mendapatkan Rp1,5 miliar. Jumlah ini menunjukkan betapa tingginya nilai yang diperebutkan dalam kompetisi ini.

Seremoni penganugerahan gelar juara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait, Gubernur Bali Wayan Koster, Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah M Qodari, serta Kepala Polda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Persebaya rebut juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Persebaya dan Piala Presiden 2026

Berapa total hadiah yang dibagikan dalam Piala Presiden 2026?

Total hadiah yang dibagikan dalam kompetisi ini mencapai Rp18,5 miliar. Klub juara menerima Rp8 miliar, posisi kedua mendapat Rp3,5 miliar, posisi ketiga meraih Rp2,5 miliar, dan peringkat keempat mendapatkan Rp1,5 miliar.

Siapa saja pemain kunci Persebaya dalam pertandingan final?

Beberapa pemain kunci Persebaya dalam pertandingan final antara lain Gledson Paixao Da Silva yang mencetak penalti penentu, Ramadhan Sananta yang membuka skor, serta Jose Walber yang juga berhasil mencetak gol dalam adu penalti.

Apakah Persebaya sudah pernah juara sebelumnya?

Persebaya Surabaya telah menunjukkan konsistensi dalam kompetisi ini. Dengan kemenangan 2026, mereka memperkuat posisi sebagai salah satu klub terkuat di Indonesia.

Di mana lokasi pertandingan final Piala Presiden 2026?

Pertandingan final digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali. Stadion ini menjadi saksi sejarah kemenangan Persebaya atas Persib Bandung.

Kapan pertandingan final Piala Presiden 2026 berlangsung?

Pertandingan final berlangsung pada malam hari dan berakhir tepat pukul 00.00 WITA. Pertandingan dimulai dengan babak pertama yang menampilkan gol dari kedua tim, kemudian berlanjut ke perpanjangan waktu dan adu penalti.

Leave a Comment