Warga Jakbar Diimbau Lakukan Deteksi Dini Kanker Payudara
Beritaturah.com – Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) kembali menegaskan pentingnya Warga Jakbar diimbau lakukan deteksi dini sebagai upaya preventif dan pengendalian risiko kanker payudara. Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, saat membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara, pemeriksaan payudara klinis (sadanis) dan pemeriksaan mamografi, di Jakarta, Kamis, menyebut bahwa deteksi dini merupakan upaya penemuan kasus yang sangat krusial. “Deteksi dini dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan, memperbaiki kualitas hidup pasien serta menurunkan angka kematian akibat kanker,” ujarnya dengan tegas.
Lebih baik mencegah dari pada mengobati, demikian pesan yang ingin disampaikan oleh Wali Kota Iin. Ia menambahkan, salah satu metode deteksi dini yang efektif adalah pemeriksaan mamografi, yang mampu menemukan kelainan pada jaringan payudara bahkan sebelum muncul gejala klinis. “Mari kita jadikan deteksi dini sebagai budaya hidup sehat. Dengan kepedulian, kolaborasi, dan pemeriksaan sejak dini. Insya Allah kita bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dan tujuannya adalah menurunkan beban penyakit kanker payudara di Kota Administrasi Jakarta Barat,” pungkas Iin dengan penuh harapan.
Program Deteksi Dini yang Komprehensif
Diketahui, Pemkot Jakbar melalui Sudinkes bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan RS Kanker Dharmais menyiapkan satu unit mobil mamografi di halaman parkir timur kantor Wali Kota Jakbar. Kepala Seksi Kesmas Sudinkes Jakbar Septy ZK, mengatakan kegiatan yang digelar dua hari tersebut juga dilaksanakan di wilayah kota lainnya di DKI Jakarta. Untuk hari Kamis pesertanya dari unsur PKK dan Jumat (7/8) dari kalangan ASN.
“Jadi ada IVA juga, untuk deteksi dini kanker servik, kanker leher rahim. Kita sekaligus, jika ibu-ibu sekalian berkeinginan untuk sekaligus memeriksakan deteksi dini kanker leher rahimnya. Baru nanti setelah itu akan dilakukan pemeriksaan mamografi. Jadi simultan, berkelanjutan untuk pemeriksaannya,” jelas Septy.
Setelah sosialisasi, peserta langsung mengikuti pemeriksaan yang diawali dengan tekanan darah, gula dan dilanjutkan sadanis oleh tim nakes RS Kanker Dharmais di dalam Ruangan Wijaya Kusuma. Di ruangan itu juga disiapkan tempat untuk pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), kanker serviks atau leher rahim. Program ini dirancang untuk memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat Jakarta Barat.
Pihaknya berharap para peserta dapat menyebarluaskan kembali informasi penting tersebut kepada lingkungan sekitar agar manfaat deteksi dini semakin meluas. “Mudah-mudahan kegiatan deteksi dini kanker ini bisa meningkatkan kesadaran para kader. Nanti juga bisa disebarluaskan ke masyarakat, untuk deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim juga bisa dilakukan di puskesmas wilayah domisilinya masing-masing,” pungkasnya.
Pentingnya Deteksi Dini bagi Masyarakat
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum ditemukan pada wanita. Dengan melakukan deteksi dini, peluang untuk mendapatkan pengobatan yang efektif menjadi lebih besar. Pemeriksaan mamografi dan sadanis dapat membantu mendeteksi kelainan pada tahap awal, bahkan sebelum gejala fisik muncul. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan prognosis dan kualitas hidup pasien.
Bagi Warga Jakbar diimbau lakukan deteksi dini secara rutin, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga dengan kanker payudara atau usia di atas 40 tahun. Pemkot Jakbar terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan melalui berbagai program yang telah dijalankan. Kolaborasi antara pemerintah, yayasan, dan rumah sakit menjadi kunci keberhasilan program deteksi dini ini.
FAQ: Deteksi Dini Kanker Payudara
Apa itu deteksi dini kanker payudara? Deteksi dini adalah proses menemukan kanker payudara pada tahap awal, bahkan sebelum gejala muncul. Metode ini meliputi pemeriksaan payudara klinis (sadanis) dan mamografi.
Siapa saja yang perlu melakukan deteksi dini? Semua wanita, terutama yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara. Pemkot Jakbar juga membuka akses bagi seluruh warga Jakarta Barat.
Di mana warga Jakbar bisa melakukan deteksi dini? Warga dapat melakukan deteksi dini di puskesmas wilayah domisilinya masing-masing atau melalui program mobil mamografi yang disediakan Pemkot Jakbar bersama RS Kanker Dharmais.
Berapa kali deteksi dini harus dilakukan? Disarankan untuk melakukan deteksi dini secara rutin setiap tahun, terutama bagi kelompok berisiko tinggi. Program Pemkot Jakbar juga menyediakan layanan berkelanjutan untuk masyarakat.
