Kriminalitas

Kriminal Kemarin, mutilasi hingga ratusan senjata api di sekolah

Foto : Susan Thomas - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Kriminal Kemarin Mutilasi Hingga Ratusan Senjata Api di Sekolah: Kronologi Lengkap
  2. Related Reading

Kriminal Kemarin Mutilasi Hingga Ratusan Senjata Api di Sekolah: Kronologi Lengkap

Beritaturah.com – Kriminal Kemarin mutilasi hingga ratusan senjata api kembali menjadi sorotan publik Indonesia. Pada Kamis (6/7), Jakarta mencatatkan serangkaian peristiwa kriminal yang menggemparkan masyarakat. Mulai dari penyelidikan mendalam terkait dugaan hubungan sesama jenis dalam kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap seorang pria di Depok, hingga penemuan massal senjata api di sebuah institusi pendidikan swasta di kawasan Jakarta Selatan. Kedua kasus ini menunjukkan tingginya tingkat kriminalitas di wilayah Jabodetabek.

995 Senjata Api dan Barang Terlarang di Sekolah Swasta

Penemuan paling mencengangkan terjadi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebuah ruangan tertutup di sekolah swasta tersebut menyimpan sebanyak 995 pucuk senjata api. Selain senjata, petugas juga menemukan CD video porno serta berbagai jenis narkoba. Jumlah yang sangat besar ini menunjukkan bahwa ruangan tersebut mungkin digunakan sebagai tempat penyimpanan atau bahkan distribusi barang-barang tersebut.

“Kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk, juga menemukan narkoba, dan CD porno,” ungkap Hermawanto, kuasa hukum yayasan sekolah swasta tersebut, saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Kamis.

Untung Sangaji, Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, menjelaskan bahwa penemuan ini terjadi secara kebetulan. Awalnya, pihak yayasan berencana membuka ruangan tersebut untuk keperluan belajar mengajar siswa. Namun, ketika ruangan dibuka, mereka menemukan tumpukan senjata yang tidak terduga.

“Kami awalnya ingin membuka sebuah ruangan untuk kebutuhan anak sekolah. Namun, tiba-tiba ketika kami membuka ruangan untuk kepentingan sekolah ini, kami temukan peralatan yang disebut senjata. Airsoft gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur,” terang Untung di Polres Metro Jakarta Selatan.

Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Mutilasi Kunaefi

Sementara itu, di wilayah Depok, Polda Metro Jaya sedang melakukan pendalaman terkait dugaan hubungan sesama jenis. Kasus ini menyangkut pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi, seorang pria berusia 51 tahun. Investigasi ini menjadi perhatian karena modus operandi yang unik dan dugaan motif di balik kejahatan tersebut.

Kompol Dimitri Mahendra Kartika, Kanit 1 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa investigasi ini didasarkan pada hasil pemeriksaan para saksi serta analisis terhadap telepon seluler milik tersangka SA alias Saepullah. Bukti-bukti digital menjadi kunci dalam mengungkap hubungan antara korban dan tersangka.

Pemkot Jakut Petakan Potensi Kerawanan Sosial

Di sisi lain, Pemerintah Kota Jakarta Utara juga mengambil langkah preventif. Melalui forum diskusi terpumpun yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara pada Kamis, Pemkot memetakan potensi kerawanan tawuran dan konflik sosial. Langkah ini bertujuan untuk mencegah eskalasi kekerasan di masa depan.

“Seluruh potensi kerawanan akan dipetakan secara detail sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi, agar tidak terjadi lagi aksi tawuran hingga berujung kematian,” kata Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Utara Iyan Sopian Hadi di Jakarta.

Dua Kasus Narkoba Dibongkar di Jakarta Barat

Polsek Kembangan juga berhasil mengungkap dua kasus narkoba di wilayah Cengkareng Timur dan Jelambar, Jakarta Barat, pada akhir Juli 2026. Kapolsek Kembangan, Kompol Moch Taufik Iksan, menyampaikan bahwa dari kedua pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita lebih dari 75 ribu butir obat keras dan psikotropika. Jumlah ini menunjukkan tingginya peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Selain itu, petugas juga mengamankan 70 vape etomidate serta lebih dari satu kilogram narkotika jenis sabu. Barang-barang tersebut diduga siap diedarkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Baca juga: Kriminal Kemarin mutilasi hingga ratusan senjata api di sekolah

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Kriminal Kemarin

Berapa jumlah senjata api yang ditemukan di sekolah swasta? Petugas menemukan sebanyak 995 pucuk senjata api, termasuk airsoft gun yang memiliki laras polos dan bisa membunuh.

Siapa korban kasus mutilasi di Depok? Korban adalah Kunaefi, seorang pria berusia 51 tahun yang dibunuh dan dimutilasi. Tersangka SA alias Saepullah sedang dalam proses penyelidikan.

Apa yang dilakukan Pemkot Jakarta Utara untuk mencegah tawuran? Pemkot Jakarta Utara memetakan seluruh potensi kerawanan melalui forum Forkopimko sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi.

Berapa jumlah narkoba yang disita di Jakarta Barat? Polsek Kembangan menyita lebih dari 75 ribu butir obat keras dan psikotropika, 70 vape etomidate, serta lebih dari satu kilogram sabu.

Leave a Comment