Legislator Apresiasi Bea Cukai Ungkap Penyelundupan Narkoba di Soetta
Beritaturah.com – Legislator apresiasi Bea Cukai ungkap keberhasilan operasi penangkapan narkoba di Bandara Soekarno-Hatta. Thoriq Majiddanor, anggota Komisi XI DPR RI, secara resmi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas kinerja luar biasa dalam mengungkap kasus penyelundupan narkotika berskala besar. Kasus ini melibatkan seorang pilot asal Malaysia yang berhasil tertangkap saat mencoba membawa masuk barang terlarang ke Indonesia melalui jalur penerbangan internasional.
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta berhasil mendeteksi barang mencurigakan pada seorang pilot yang baru saja mendarat dari Kuala Lumpur, Malaysia. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan temuan yang sangat signifikan berupa lebih dari 70 ribu butir ekstasi dengan total berat mencapai 26 kilogram. Selain ekstasi, petugas juga menemukan sejumlah zat metamfetamin atau yang lebih dikenal dengan nama sabu-sabu dalam kemasan yang tersembunyi.
Proses Hukum dan Investigasi Lanjutan
Pelaku kini diserahkan kepada penyidik Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Hasil investigasi awal mengindikasikan bahwa tersangka mungkin sudah pernah terlibat dalam kasus serupa sebelumnya, mengingat pola penyelundupan yang dilakukan cukup terorganisir. Bea Cukai bekerja sama erat dengan berbagai pihak untuk memastikan tersangka tidak dapat menghindari pertanggungjawaban hukumnya.
“Pengungkapan tersebut menjadi bukti bahwa sistem pengawasan kepabeanan di pintu masuk negara tetap berjalan secara profesional tanpa membedakan status maupun profesi pelaku,” kata Thoriq Majiddanor dalam keterangan pers di Surabaya, Kamis.
Legislator apresiasi Bea Cukai ungkap bahwa keberhasilan operasi ini bukan hanya soal penangkapan, tetapi juga menunjukkan efektivitas sistem pengawasan yang telah dibangun selama ini. Thoriq, yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur X yang mencakup Gresik dan Lamongan, juga memuji kepemimpinan Djaka Budi Utama sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Ia turut menghargai sinergi yang terjalin dengan Putu Eka Cahyadi, Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, yang telah menunjukkan profesionalisme, ketelitian, dan integritas dalam menggagalkan penyelundupan narkotika,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Signifikansi Kasus bagi Keamanan Nasional
Legislator apresiasi Bea Cukai ungkap bahwa keberhasilan ini membuktikan bahwa pengawasan di pintu masuk Indonesia berjalan efektif serta tidak memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba memanfaatkan jalur internasional untuk melakukan tindak pidana. Menurut Thoriq, jaringan narkoba internasional terus mencari celah, termasuk lewat profesi penerbangan yang memiliki akses mudah ke berbagai negara.
Ia mendorong penguatan kerja sama antar lembaga penegak hukum untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks. “Negara harus hadir dengan pengawasan yang semakin modern, berbasis intelijen, dan didukung teknologi agar setiap potensi penyelundupan dapat dideteksi sejak dini,” ujarnya. Ia berharap kejadian ini memotivasi seluruh jajaran Bea Cukai di Indonesia untuk lebih waspada terhadap ancaman penyelundupan lintas negara yang terus berkembang.
Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta telah membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional dari masuknya barang terlarang. Dengan jumlah penumpang yang mencapai jutaan setiap tahunnya, bandara ini menjadi salah satu titik masuk paling strategis untuk pengawasan. Thoriq juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas petugas dan penggunaan teknologi canggih untuk mendeteksi berbagai jenis narkotika yang diselundupkan.
FAQ: Informasi Lengkap tentang Kasus Penyelundupan Narkoba di Soetta
Apa yang ditemukan oleh Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta?
Bea Cukai berhasil menemukan lebih dari 70 ribu butir ekstasi dengan total berat 26 kilogram, serta sejumlah zat metamfetamin atau sabu-sabu yang diselundupkan oleh seorang pilot asal Malaysia.
Siapa Thoriq Majiddanor dan apa perannya dalam kasus ini?
Thoriq Majiddanor adalah anggota Komisi XI DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur X. Ia menyampaikan apresiasi resmi kepada Bea Cukai atas keberhasilan mengungkap kasus penyelundupan narkoba di bandara internasional.
Berapa berat total ekstasi yang ditemukan?
Total berat ekstasi yang berhasil diamankan oleh petugas Bea Cukai mencapai 26 kilogram, dengan jumlah butir lebih dari 70 ribu.
Bagaimana proses hukum bagi tersangka?
Tersangka diserahkan kepada penyidik Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Investigasi awal menunjukkan bahwa tersangka mungkin sudah pernah terlibat dalam kasus penyelundupan serupa sebelumnya.
Apa langkah selanjutnya yang direkomendasikan oleh legislator?
Thoriq Majiddanor merekomendasikan penguatan kerja sama antar lembaga penegak hukum, peningkatan penggunaan teknologi berbasis intelijen, dan peningkatan kewaspadaan seluruh jajaran Bea Cukai terhadap ancaman penyelundupan lintas negara.
