Humaniora

Masjid Istiqlal luncurkan program Jumat Berkah, sediakan makan gratis

IMG-20260807-WA0001_1
Foto : Nancy Taylor - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Masjid Istiqlal luncurkan program Jumat Berkah dengan Layanan Makan Gratis
  2. Related Reading

Masjid Istiqlal luncurkan program Jumat Berkah dengan Layanan Makan Gratis

Beritaturah.com – Jakarta kembali menjadi sorotan publik setelah Masjid Istiqlal luncurkan program Jumat Berkah yang menghadirkan layanan makan siang gratis bagi seluruh jamaah. Inisiatif baru dari Badan Pengelola Masjid Istiqlal ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas fungsi masjid sebagai pusat pelayanan masyarakat yang komprehensif. Program yang dimulai pada hari Jumat ini akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan mendatang.

Kepala Badan Pengelola Masjid Istiqlal sekaligus Menag, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa peluncuran program ini merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban Islam yang inklusif. “Insya Allah Masjid Istiqlal akan memulai beberapa program yang sangat istimewa. Mulai Jumat hari ini akan disiapkan makan siang gratis dan ini akan berlangsung setiap hari Jumat,” ujar beliau dalam konferensi pers di Jakarta.

35 Program Layanan Gratis untuk Semua Kalangan

Masjid terbesar di Asia Tenggara ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas publik yang dapat diakses oleh masyarakat tanpa biaya. Menurut Menag, terdapat 35 program layanan gratis yang telah disiapkan secara menyeluruh. Layanan tersebut mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, kesehatan, olahraga, hingga tempat tinggal.

Program makan siang gratis yang menjadi fokus utama ini telah dimulai sejak hari Jumat pertama. Layanan ini terbuka untuk semua kalangan, baik jamaah laki-laki maupun perempuan yang datang untuk melaksanakan shalat Jumat. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Masjid Istiqlal dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Menag berharap program ini dapat berkelanjutan melalui partisipasi aktif masyarakat yang ingin berbagi rezeki.

Fasilitas Pendidikan dan Olahraga yang Lengkap

Dalam sektor pendidikan, masjid membuka kursus bahasa asing secara cuma-cuma. Mata pelajaran yang tersedia meliputi bahasa Inggris, Mandarin, Arab, Persia, Prancis, serta bahasa Indonesia untuk penutur asing. Seluruh materi kursus diajarkan oleh penutur asli yang didatangkan langsung dari negara asal masing-masing. Hal ini menjadikan masjid sebagai pusat pembelajaran multikultural yang menarik bagi masyarakat.

Fasilitas olahraga juga tersedia secara lengkap dan gratis bagi pengunjung. Masjid Istiqlal memiliki pusat kebugaran (gym center) yang dapat dimanfaatkan oleh siapa saja. Selain itu, terdapat lapangan futsal, basket, dan tenis meja. Pada hari Jumat, masjid rutin mengadakan kegiatan olahraga yang melibatkan umat dari berbagai agama. Bagi masyarakat yang memerlukan tempat menginap, Istiqlal menyediakan penginapan gratis dengan kapasitas 70 tempat tidur.

Masjid sebagai Pusat Peradaban Inklusif

Nasaruddin menjelaskan bahwa masjid juga memiliki perpustakaan gratis yang dapat digunakan untuk keperluan penelitian. Selain itu, terdapat berbagai sudut (corner) perwakilan negara sahabat seperti American Corner, French Corner, dan Australian Corner yang dilengkapi dengan komputer dan akses internet gratis. Dalam konteks yang lebih luas, langkah Masjid Istiqlal ini dinilai sebagai terobosan dalam memperluas fungsi masjid.

Selama ini masjid identik dengan tempat ibadah, namun Istiqlal berupaya menjadi pusat peradaban Islam yang inklusif dengan mencakup fungsi pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Konsep ini meneladani masjid Nabi Muhammad saw. pada masa beliau hidup,” ujar Nasaruddin.

Ke depan, Masjid Istiqlal berencana menggelar khitanan massal saat masa liburan sekolah, pelatihan bela diri, bimbingan mualaf, serta berbagai program pengembangan kapasitas masyarakat lainnya. Nasaruddin juga mengajak masjid-masjid besar di Indonesia untuk mencontoh program layanan gratis yang telah dirintis Istiqlal.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program Jumat Berkah

1. Kapan program makan gratis di Masjid Istiqlal dimulai? Program makan siang gratis dimulai pada hari Jumat pertama dan akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan.

2. Siapa saja yang bisa menikmati layanan makan gratis ini? Layanan ini terbuka untuk semua kalangan, baik jamaah laki-laki maupun perempuan yang datang untuk melaksanakan shalat Jumat.

3. Apakah ada fasilitas lain selain makan gratis? Ya, terdapat 35 program layanan gratis yang mencakup pendidikan, olahraga, penginapan, ambulans, dan konsultasi keagamaan.

4. Bagaimana cara mengakses kursus bahasa asing? Kursus bahasa asing tersedia secara cuma-cuma dan dapat diakses langsung oleh masyarakat tanpa perlu pendaftaran khusus.

5. Apakah program ini akan terus berlanjut? Menag berharap program ini dapat berkelanjutan melalui partisipasi aktif masyarakat yang ingin berbagi rezeki.

Leave a Comment