Rilis Pers

Menghubungkan Dunia dengan Peluang Baru – Guangzhou Nansha Membangun Ekosistem Baru bagi Perdagangan Lintas Batas

1-Nansha-District
Foto : Emily Miller - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Nansha Guangzhou: Gerbang Perdagangan Global
  2. Related Reading

Nansha Guangzhou: Gerbang Perdagangan Global

Beritaturah.com – Menghubungkan Dunia dengan Peluang Baru — Sebuah delegasi media internasional dari tujuh negara anggota APEC baru saja mengunjungi Guangdong. Tur ini merupakan bagian dari program China Year APEC yang memperkenalkan perkembangan terkini di wilayah tersebut. Distrik Nansha di Guangzhou muncul sebagai destinasi prioritas karena posisinya sebagai pintu gerbang utama bagi keterbukaan China di kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau. Lokasi strategis ini juga berfungsi sebagai simpul penting yang menjembatani pasar Asia-Pasifik dengan dunia internasional.

Kunjungan ini diselenggarakan secara kolaboratif antara Pusat Berita dan Informasi Biro Guangdong Kantor Berita Xinhua bersama Departemen Publisitas Komite Distrik Nansha PKT. Para jurnalis disuguhkan pemandangan menakjubkan di Terminal Otomatis Fase IV Kawasan Pelabuhan Nansha. Di sana, mereka menyaksikan kendaraan bimbingan otomatis atau AGV meluncur tanpa gangguan di seluruh area terminal. Derek dermaga otomatis bekerja dengan presisi tinggi dalam menangani peti kemas, sementara operasional berjalan nonstop selama 24 jam berkat dukungan teknologi terkini.

Kesaksian Jurnalis Internasional

Pengalaman ini membuka wawasan para media asing tentang kemajuan China dalam membangun pelabuhan pintar dan meningkatkan keterbukaan. Puti Iylia Maisarah, wartawan dari Kantor Berita Nasional Malaysia, mengungkapkan bahwa ini adalah kunjungan pertamanya ke terminal peti kemas yang sepenuhnya otomatis. Ia menyoroti manfaat ekonomi yang akan dirasakan kedua negara. “Ke depan, konsumen China akan dapat menikmati durian Malaysia lebih cepat, sementara Malaysia akan memperoleh akses yang lebih cepat terhadap produk-produk berkualitas tinggi buatan China.”

Sementara itu, Surachai Picharttham, editor dari Manager Online Thailand, berbagi perspektifnya. “Saya pernah berkunjung ke Guangzhou sebelumnya, tetapi kali ini saya melihat kemajuan teknologi kota ini yang jauh lebih pesat.”

Penguatan Infrastruktur dan Jaringan Logistik

Sebagai pusat pelayaran internasional utama di kawasan Teluk Besar, Distrik Nansha terus memperkuat kemampuannya dalam menghubungkan sumber daya global dan memfasilitasi perdagangan internasional. Terminal Fase IV di Kawasan Pelabuhan Nansha diakui sebagai salah satu terminal peti kemas otomatis tercanggih di dunia. Fasilitas ini mengintegrasikan tiga moda transportasi, yaitu sungai, laut, dan kereta api dalam satu sistem terpadu.

Data menunjukkan bahwa pada paruh pertama tahun ini, arus peti kemas di terminal tersebut meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Keandalan jadwal kapal tetap mendekati 100 persen, kapasitas puncak harian melampaui 18.000 TEUs, dan rata-rata waktu pemrosesan di gerbang bagi truk peti kemas dari luar berkurang 10,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dengan memanfaatkan sumber daya pelabuhan kelas dunia, Nansha terus meningkatkan sistem transportasi multimoda terpadu yang menggabungkan jalur laut, darat, udara, dan kereta api. Pada 2025, arus peti kemas di Kawasan Pelabuhan Nansha melampaui 22,6 juta TEUs. Pelabuhan tersebut kini mengoperasikan lebih dari 180 rute pelayaran internasional yang menghubungkan lebih dari 300 pelabuhan di lebih dari 120 negara dan wilayah, dengan jaringan logistik internasional yang menjangkau Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Selatan.

Reformasi dan Platform Digital

Sementara itu, reformasi “One Port Pass” terus berkembang. Dengan Pelabuhan Nansha sebagai pusat utama, inisiatif tersebut menghubungkan 22 terminal sungai di seluruh Provinsi Guangdong dengan empat pelabuhan kereta api daratan di sejumlah provinsi, termasuk Hunan dan Guizhou, sehingga memungkinkan proses impor dan ekspor dilakukan melalui satu deklarasi, satu pemeriksaan, dan satu persetujuan pelepasan. Hasilnya, rata-rata waktu penyimpanan barang berkurang dari tujuh hari menjadi kurang dari dua hari.

Platform keterbukaan tingkat tinggi di Nansha juga terus ditingkatkan. Pusat Layanan Terpadu Nasional untuk Mendukung Perusahaan China Go Global telah didirikan di Nansha, dengan jaringan layanan yang mencakup 76 negara dan wilayah. Hingga saat ini, pusat tersebut telah melayani 2.698 perusahaan, membantu 385 perusahaan menyelesaikan prosedur pendaftaran untuk 602 proyek investasi luar negeri, serta memberikan layanan verifikasi Kartu Perjalanan Bisnis APEC bagi 400 perusahaan, sehingga semakin meningkatkan kemudahan dan efisiensi ekspansi bisnis internasional.

Pemberdayaan digital mendorong perdagangan dan memperkuat ekosistem layanan lintas batas. Dengan memanfaatkan keunggulannya sebagai kawasan baru tingkat nasional dan zona percontohan perdagangan bebas, Nansha mempercepat pembangunan ekosistem layanan terpadu yang mencakup seluruh siklus perdagangan lintas batas.

FAQ: Informasi Penting tentang Nansha

Apa itu Distrik Nansha? Distrik Nansha adalah wilayah di Guangzhou yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama bagi keterbukaan China di kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau.

Berapa banyak rute pelayaran internasional yang dioperasikan Nansha? Pelabuhan Nansha mengoperasikan lebih dari 180 rute pelayaran internasional yang menghubungkan lebih dari 300 pelabuhan di lebih dari 120 negara dan wilayah.

Apa keunggulan sistem “One Port Pass” di Nansha? Sistem ini memungkinkan proses impor dan ekspor dilakukan melalui satu deklarasi, satu pemeriksaan, dan satu persetujuan pelepasan, mengurangi waktu penyimpanan dari tujuh hari menjadi kurang dari dua hari.

Berapa jumlah perusahaan yang dilayani oleh Pusat Layanan Terpadu Nasional di Nansha? Hingga saat ini, pusat tersebut telah melayani 2.698 perusahaan dengan jaringan layanan yang mencakup 76 negara dan wilayah.

Leave a Comment