Kemensos apresiasi Sumenep siapkan lahan untuk Sekolah Rakyat permanen
Table of Contents
Kemensos Apresiasi Sumenep Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Permanen
Beritaturah.com – Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang telah menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Lokasi yang dipilih berada di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep. Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Staf Khusus Menteri Sosial, Ishaq Zubaedi Raqib, yang hadir bersama tim untuk meninjau kesiapan lahan tersebut.
Menurut keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Senin, langkah ini menunjukkan keseriusan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan memberikan akses pendidikan gratis dan membantu pengentasan kemiskinan di masyarakat. "Sumenep sudah ikhtiar siapkan lahan yang awalnya untuk sport center diubah untuk Sekolah Rakyat, ini iktikad baik Pak Bupati terlibat secara aktif memastikan program prioritas Presiden," ujar Ishaq.
Kunjungan Tinjau dan Rekomendasi Teknis
Kegiatan apresiasi ini berlangsung usai tim Kemensos meninjau lokasi bersama beberapa pejabat terkait. Hadir dalam kunjungan tersebut Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai, Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Hariyanto Effendi, serta Kabid Linjamsos Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep R Erwien Hendra Laksmono. Kunjungan dilakukan di Sumenep pada Sabtu (8/8) lalu.
"Sekber akan mempercepat koordinasi dinas PU, dinas pendidikan, dinas sosial, dinas pertanian dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat," saran Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai.
Rekomendasi pembentukan sekretariat bersama (sekber) ini dinilai penting untuk memudahkan konsolidasi pengajuan lahan Sekolah Rakyat permanen. Dengan adanya sekber, koordinasi antar-dinas akan lebih terstruktur dan proses pengajuan dokumen dapat berjalan lebih efisien.
Kesiapan Dokumen dan Rencana Pembangunan
Kabid Linjamsos Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep, R Erwien Hendra Laksmono, menjelaskan bahwa lahan seluas 7,1 hektare tersebut merupakan milik pemerintah daerah. Awalnya, lahan ini diperuntukkan untuk sport center di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, yang lokasinya persis di seberang Universitas Wiraraja. "Status lahan milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare," tegas Erwin.
Dia menambahkan bahwa dokumen pengajuan sudah siap dan akan diantar langsung ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di kantor Kemensos. "Proposal akan langsung dikirim. Kepala dinas sosial dan PU akan segera ke Jakarta," jelasnya seraya berharap pembangunan bisa mulai tahun ini. Kondisi lahan yang datar dan akses jalan desa yang sudah tersedia menjadi nilai tambah untuk percepatan pembangunan.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat permanen berada tidak jauh dari akses jalan nasional, yaitu Jalan Trunojoyo. Akses kendaraan ke lokasi berupa jalan desa sudah tersedia dan akan diuruk serta diperluas untuk memastikan akses yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.
FAQ: Informasi Penting tentang Sekolah Rakyat Sumenep
1. Berapa luas lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat permanen di Sumenep? Lahan yang disiapkan memiliki luas 7,1 hektare dan merupakan milik Pemerintah Kabupaten Sumenep.
2. Di mana lokasi lahan Sekolah Rakyat permanen tersebut? Lokasi lahan berada di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep, persis di seberang Universitas Wiraraja.
3. Berapa jumlah siswa yang akan menggunakan Sekolah Rakyat permanen? Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep saat ini memiliki 76 siswa jenjang SD dan SMP yang akan dipindahkan ke gedung permanen.
4. Kapan rencana pembangunan Sekolah Rakyat permanen dimulai? Pembangunan direncanakan dapat dimulai pada tahun ini setelah proposal pengajuan lahan dikirim ke Kemensos.
5. Apa fungsi sekretariat bersama (sekber) yang dibentuk? Sekretariat bersama berfungsi untuk mempercepat koordinasi antar-dinas terkait dan memudahkan konsolidasi pengajuan persyaratan lahan.
Dengan kesiapan lahan dan dokumen yang sudah lengkap, Kemensos optimis program Sekolah Rakyat permanen di Sumenep dapat segera terealisasi. Program ini diharapkan menjadi model keberhasilan dalam penyediaan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Sekolah Rakyat, pembaca dapat mengunjungi [situs resmi Kemensos](https://www.kemensos.go.id).
