Video

Pemprov Kalsel resmikan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

PEMPROV-KALSEL-RESMIKAN-MASJID-SYEKH-MUHAMMAD-ARSYAD-AL-BANJARI
Foto : Patricia Lopez - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Peresmian Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari oleh Pemprov Kalsel
  2. Related Reading

Peresmian Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari oleh Pemprov Kalsel

Beritaturah.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meresmikan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di kawasan perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan, Banjarbaru. Masjid berkapasitas 3.000 jamaah itu diproyeksikan menjadi Islamic Center sekaligus pusat kegiatan keagamaan di Kalimantan Selatan. Peresmian dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran masjid ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan Islam di wilayah Kalimantan Selatan.

Sejarah dan Signifikansi Masjid Syekh Muhammad

Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dinamai sesuai dengan nama ulama besar yang menjadi pelopor penyebaran Islam di Kalimantan. Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dikenal sebagai salah satu tokoh agama yang memiliki peran penting dalam membentuk tradisi keislaman masyarakat Banjar. Dengan peresmian masjid ini, Pemprov Kalsel menunjukkan komitmen untuk melestarikan warisan budaya dan agama yang telah ada sejak lama.

Masjid yang terletak di kawasan perkantoran ini dirancang dengan arsitektur modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang shalat utama, ruang kuliah agama, perpustakaan Islam, dan area serbaguna untuk kegiatan masyarakat. Kapasitas 3.000 jamaah memungkinkan masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan yang signifikan di wilayah Banjarbaru.

“Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan pengembangan masyarakat,” ujar pejabat Pemprov Kalsel saat upacara peresmian.

Dampak bagi Masyarakat Kalimantan Selatan

Peresmian Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari oleh Pemprov Kalsel membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Masjid ini akan menjadi tempat berkumpulnya umat Islam untuk berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari shalat berjamaah, pengajian, hingga seminar-seminar keislaman. Kehadiran Islamic Center ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama bagi generasi muda di Kalimantan Selatan.

Masjid ini juga akan menjadi destinasi wisata religi bagi pengunjung dari luar daerah. Dengan lokasi yang strategis di kawasan perkantoran Banjarbaru, masjid ini mudah diakses oleh masyarakat maupun wisatawan. Berbagai kegiatan keagamaan akan rutin diselenggarakan, termasuk program tahfidz Quran, kajian kitab kuning, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pemprov Kalsel berencana untuk mengembangkan fasilitas pendukung di sekitar masjid, seperti area parkir yang memadai, musholla tambahan, dan ruang pertemuan untuk kegiatan organisasi keagamaan. Pengembangan ini akan memastikan bahwa Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dapat melayani masyarakat dengan optimal dalam jangka panjang.

FAQ: Informasi Penting tentang Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

Kapan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari diresmikan? Masjid ini diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan oleh Pemprov Kalsel.

Berapa kapasitas Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari? Masjid ini memiliki kapasitas 3.000 jamaah untuk kegiatan shalat dan ibadah lainnya.

Apa fungsi utama dari Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari? Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai Islamic Center dan pusat kegiatan keagamaan di Kalimantan Selatan.

Di mana lokasi Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari? Masjid ini terletak di kawasan perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan, Banjarbaru.

Apakah Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari terbuka untuk umum? Ya, masjid ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi oleh masyarakat maupun wisatawan untuk berbagai kegiatan keagamaan.

(Latif Thohir/Satrio Giri Marwanto/I Gusti Agung Ayu N)

Leave a Comment