Petugas Gulkarmat masih berupaya padamkan kebakaran kapal di Jakut
Operasi Pemadaman Kapal Terbakar di Dermaga Muara Baru Berlanjut
Beritaturah.com – Petugas Gulkarmat masih berupaya padamkan api yang melanda beberapa kapal tradisional di Dermaga Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Kejadian ini terjadi pada Kamis malam dan hingga saat ini proses pendinginan masih berlangsung di lokasi kejadian. Tim petugas dari Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu terus melakukan upaya pemadaman untuk memastikan api tidak kembali membesar.
Detail Penanganan dan Personel yang Dikerahkan
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa tim telah mengerahkan sumber daya yang memadai untuk mengatasi situasi tersebut. “Kami mengerahkan 11 unit mobil pemadam dengan 60 personel serta satu unit kapal boat Paguyuban Muara Angke untuk memadamkan api,” kata Gatot Sulaeman di Jakarta, Kamis malam.
Menurut keterangan yang disampaikan, petugas tiba di lokasi dan memulai aksi pemadaman pukul 19.50 WIB. Pada pukul 21.32 WIB, situasi masih dalam status pendinginan, dalam penanganan, ujar Gatot. Tahap pendinginan ini dilakukan untuk memastikan api tidak kembali membesar dan tidak ada risiko kebakaran susulan di area dermaga tersebut.
Awal Mula Kebakaran dan Kapal yang Terlibat
Berdasarkan keterangan saksi, awalnya warga melihat ada api yang sudah membesar dari kapal dengan nama KM Sabang. Warga kemudian berteriak minta tolong dan meminta bantuan petugas. Gatot menyebutkan kapal yang terbakar itu, yakni kapal bekas yang sedang dibongkar dan diambil kayunya oleh sang pemilik.
“Penyalaan api berasal dari KM Sabang dan menjalar ke KM Baruna Jaya,” ungkap Gatot.
Kedua kapal tersebut berada dalam kondisi yang cukup berbahaya karena api dapat menjalar dengan cepat di area dermaga yang padat dengan kapal-kapal tradisional. Petugas Gulkarmat masih berupaya padamkan api dengan menggunakan berbagai metode pemadaman yang sesuai dengan kondisi cuaca dan lokasi kejadian.
Penyelidikan Penyebab dan Kerugian
Selain pemadaman, dia menuturkan saat ini petugas juga masih mengumpulkan keterangan terkait dugaan penyebab kebakaran dan taksiran kerugian. “Semua masih dalam penyelidikan,” imbuh Gatot. Tim petugas terus bekerja untuk memastikan bahwa api benar-benar padam dan tidak ada risiko kebakaran susulan di area dermaga tersebut.
Proses penyelidikan ini mencakup pemeriksaan terhadap sumber api, kondisi kapal, serta faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap terjadinya kebakaran. Petugas Gulkarmat masih berupaya padamkan sisa-sisa api yang mungkin masih tersembunyi di dalam struktur kapal.
Dampak Terhadap Aktivitas Dermaga
Kebakaran ini tentu saja berdampak pada aktivitas normal di Dermaga Muara Baru. Beberapa kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian juga mengalami gangguan operasional sementara waktu. Petugas Gulkarmat masih berupaya padamkan api sambil memastikan keselamatan kapal-kapal lain yang berada di dekat lokasi kebakaran.
Warga sekitar juga diminta untuk tetap waspada dan tidak mendekati area kebakaran hingga situasi benar-benar terkendali. Proses pemadaman diperkirakan akan memakan waktu beberapa jam lagi sebelum semua kapal dinyatakan aman.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kebakaran Kapal
Apa itu Gulkarmat? Gulkarmat adalah Singkatan dari Gugus Tugas Pemadam Kebakaran yang bertugas menangani berbagai jenis kebakaran, termasuk kebakaran kapal di perairan Jakarta.
Berapa lama proses pemadaman biasanya berlangsung? Proses pemadaman kapal tradisional biasanya memakan waktu 3-6 jam tergantung pada ukuran kapal, intensitas api, dan kondisi cuaca saat kejadian.
Apakah ada risiko kebakaran susulan? Ya, risiko kebakaran susulan masih ada terutama pada kapal-kapal yang berada di dekat lokasi kebakaran. Oleh karena itu, proses pendinginan tetap dilakukan hingga api benar-benar padam.
Bagaimana cara melaporkan kebakaran kapal? Warga dapat melaporkan kebakaran kapal melalui nomor darurat Gulkarmat atau menghubungi petugas keamanan dermaga terdekat untuk segera ditindaklanjuti.
