Bappenas dan REKIND kerja sama perkuat pengembangan rekayasa industri
Table of Contents
Kemitraan Strategis Bappenas dan REKIND untuk Majukan Rekayasa Industri Nasional
Beritaturah.com – Jakarta, Jumat – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) resmi menjalin kerja sama dengan PT Rekayasa Industri (REKIND). Kolaborasi ini bertujuan memperkuat fondasi pengembangan rekayasa industri di Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman yang akan menjadi landasan program-program strategis ke depan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor industri melalui sinergi antara lembaga perencanaan nasional dan perusahaan rekayasa terkemuka.
Langkah Strategis Menuju Industrialisasi Komprehensif
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menjelaskan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kerangka kebijakan dan perencanaan nasional. Fokus utama meliputi bidang rancang bangun serta rekayasa industri yang sejalan dengan agenda pembangunan negara. Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak akan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan.
“Penandatanganan (Nota Kesepahaman) ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama pengembangan kerangka kebijakan dan perencanaan di bidang rancang bangun serta rekayasa industri guna mendukung agenda pembangunan nasional,” ujar Rachmat Pambudy di hadapan Direktur Utama PT Rekayasa Industri Triyani Utaminingsih.
Menteri PPN menekankan bahwa REKIND memiliki peran krusial dalam mendukung proses industrialisasi komoditas nasional. Melalui hilirisasi industri, diharapkan tercipta nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian Indonesia. Kolaborasi ini juga akan membuka peluang bagi pengembangan teknologi dan inovasi di berbagai sektor industri strategis.
Harapan untuk Komoditas dan Ekonomi Hijau
Sinergi antara kedua lembaga ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi program-program prioritas pembangunan nasional. Program tersebut selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, khususnya pada sektor ketahanan pangan, energi, hilirisasi industri, dan pembangunan berkelanjutan. Dengan menggabungkan keahlian teknis dan perencanaan strategis, kemitraan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kita berharap REKIND mengindustrialisasi semua komoditas kita, dari industri sederhana seperti tembakau sampai rare earth,” tambah Menteri PPN.
Selain itu, Rachmat Pambudy juga menaruh harapan agar REKIND terus berkembang menjadi perusahaan yang semakin mandiri. Perusahaan ini diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam membangun ekosistem hijau serta menciptakan lapangan kerja hijau sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi hijau. Pengembangan berkelanjutan menjadi salah satu fokus utama dalam kerangka kerja sama ini.
Pengalaman Lebih dari Empat Dekade
Dari sisi REKIND, Direktur Utama Triyani Utaminingsih menyampaikan bahwa pengalaman selama lebih dari empat dekade di bidang rekayasa industri menjadi modal berharga. Pengalaman tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan nasional secara lebih efektif. Dengan portofolio proyek yang telah dicapai, REKIND siap berkontribusi dalam berbagai inisiatif strategis pemerintah.
“Melalui nota kesepahaman ini, kolaborasi antara REKIND dan Kementerian PPN/Bappenas diharapkan semakin diperkuat, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia,” ucap Triyani Utaminingsih.
Kerja sama ini menandai babak baru dalam pengembangan rekayasa industri Indonesia, dengan menggabungkan keahlian teknis REKIND dan perencanaan strategis Bappenas untuk mencapai tujuan pembangunan nasional yang lebih komprehensif. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat transformasi industri nasional menuju era yang lebih modern dan berkelanjutan.
Frequently Asked Questions
Apa ruang lingkup kerja sama antara Bappenas dan REKIND?
Kerja sama ini mencakup pengembangan kerangka kebijakan dan perencanaan di bidang rancang bangun serta rekayasa industri. Kedua lembaga akan berkolaborasi dalam mendukung program prioritas nasional sesuai RPJMN 2025–2029.
Berapa lama REKIND beroperasi di bidang rekayasa industri?
PT Rekayasa Industri telah memiliki pengalaman lebih dari empat dekade dalam bidang rekayasa industri, menjadikannya salah satu pemain kunci dalam sektor ini di Indonesia.
Apa fokus utama kemitraan ini dalam konteks ekonomi hijau?
Salah satu fokus utama adalah mendorong REKIND menjadi perusahaan yang mandiri dan aktif dalam membangun ekosistem hijau serta menciptakan lapangan kerja hijau sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi hijau.
Bagaimana kemitraan ini mendukung hilirisasi industri?
Kemitraan ini bertujuan untuk mengindustrialisasi berbagai komoditas nasional, mulai dari industri sederhana seperti tembakau hingga komoditas strategis seperti rare earth, sehingga menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian Indonesia.
