Taiwan perkuat wisata ramah muslim untuk gaet wisatawan RI
Table of Contents
Taiwan Perkuat Wisata Ramah Muslim untuk Menarik Wisatawan Indonesia
Beritaturah.com – Taiwan perkuat wisata ramah muslim sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Pemerintah Taiwan menyadari potensi besar pasar Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Frank Lu, Direktur Divisi Ekonomi di Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia, menjelaskan bahwa pengembangan ini merupakan respons terhadap meningkatnya minat wisatawan Indonesia terhadap destinasi Asia Timur.
“Kami berharap wisatawan Indonesia dapat melihat Taiwan sebagai destinasi yang nyaman dan memberikan rasa percaya diri, termasuk bagi wisatawan muslim,” ujar Frank Lu dalam keterangan resminya di Jakarta.
Fasilitas Pendukung yang Komprehensif
Upaya Taiwan perkuat wisata ramah muslim mencakup berbagai aspek kenyamanan yang holistik. Penyediaan makanan bersertifikat halal menjadi prioritas utama, mengingat pentingnya kepastian halal bagi wisatawan muslim Indonesia. Selain itu, penginapan yang sesuai dengan kebutuhan muslim semakin banyak tersedia di berbagai kota tujuan wisata.
Ruang ibadah yang memadai dan fasilitas wudu juga menjadi perhatian serius. Taiwan terus meningkatkan kualitas layanan untuk memastikan kenyamanan ibadah para pengunjung muslim selama berwisata. Penguatan aspek-aspek tersebut berjalan seiring dengan promosi kekayaan alam, warisan budaya, kuliner khas, dan konsep pariwisata berkelanjutan.
Posisi Strategis dalam Indeks Global
Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat kedudukan Taiwan dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026. Publikasi yang digagas Mastercard bersama CrescentRating tersebut menempatkan Taiwan di peringkat ketiga dunia untuk kategori destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam. Posisi ini sejajar dengan negara Inggris dan menunjukkan kualitas destinasi Taiwan.
Menurut Frank, potensi pasar wisatawan Indonesia dinilai sangat menjanjikan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sepanjang tahun 2025, jumlah perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia mencapai 9,16 juta trip. Angka ini menunjukkan tren positif yang dapat dimanfaatkan oleh Taiwan.
Destinasi Baru dan Perubahan Pola Perjalanan
Selain fokus pada aspek ramah muslim, Taiwan juga mulai memperkenalkan berbagai destinasi di luar wilayah Taipei. Beberapa lokasi yang ditawarkan meliputi Alishan, Danau Matahari dan Bulan, kawasan pemandian air panas, pasar malam, serta beragam pengalaman budaya lokal. [Baca juga: [Taiwan Tourism Information Center](https://www.antaranews.com/berita/5695583/taiwan-perkuat-wisata-ramah-muslim-untuk-gaet-wisatawan-ri)]
Abe Chou, Direktur Taiwan Tourism Information Center di Jakarta, menjelaskan bahwa pola perjalanan wisatawan Indonesia mengalami perubahan signifikan. Selain mengunjungi tempat-tempat terkenal dan menikmati kuliner, pengunjung kini semakin tertarik pada aktivitas fisik dan wisata alternatif.
“Selain mengunjungi objek wisata terkenal, semakin banyak wisatawan Indonesia yang mencari pengalaman perjalanan yang lebih mendalam,” kata Abe Chou.
Aktivitas yang semakin diminati antara lain bersepeda, hiking, maraton, wisata pedesaan, perjalanan menggunakan kereta api, hingga kunjungan ke tourism factory. Tren ini menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia tidak hanya sekadar melihat-lihat, tetapi juga ingin merasakan pengalaman yang lebih bermakna selama berwisata.
Frequently Asked Questions
Apa saja fasilitas muslim yang tersedia di Taiwan?
Taiwan menyediakan berbagai fasilitas muslim termasuk restoran bersertifikat halal, penginapan ramah muslim, ruang ibadah, dan fasilitas wudu di berbagai lokasi wisata populer.
Berapa jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Taiwan?
Berdasarkan data BPS 2025, jumlah perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia mencapai 9,16 juta trip, dengan Taiwan menjadi salah satu destinasi favorit di kawasan Asia Timur.
Apakah Taiwan masuk dalam peringkat destinasi muslim global?
Ya, Taiwan berada di peringkat ketiga dunia untuk kategori destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 yang digagas Mastercard bersama CrescentRating.
Destinasi apa saja yang direkomendasikan di Taiwan?
Destinasi populer di Taiwan meliputi Taipei, Alishan, Danau Matahari dan Bulan, kawasan pemandian air panas, pasar malam, serta berbagai pengalaman budaya lokal dan wisata alam.
