Humaniora

BMKG keluarkan peringatan dini tsunami pascagempa M 7,7 di Nagekeo NTT

WhatsApp-Image-2569-08-15-at-07.33.53_1
Foto : Patricia Lopez - beritaturah.com
Table of Contents
  1. BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Setelah Gempa M 7,7 di Nagekeo NTT
  2. Related Reading

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Setelah Gempa M 7,7 di Nagekeo NTT

Beritaturah.com – Kupang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi keluarkan peringatan dini tsunami untuk beberapa wilayah pesisir di Indonesia setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Peringatan ini dinaikkan menjadi level dua pada Sabtu pagi, pukul 05.58 WITA, setelah guncangan kuat dirasakan oleh masyarakat di seluruh pulau Flores dan sekitarnya.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, episenter gempa terletak pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur timur. Jarak episenter dari Desa Mbay, Nagekeo, diperkirakan sekitar 30 kilometer laut dengan kedalaman hiposenter mencapai 15 kilometer. Kedalaman ini menunjukkan bahwa gempa bersifat dangkal dan berpotensi menimbulkan tsunami.

“Lokasinya di sekitar 30 kilometer laut Mbay-Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer,” jelas Arief Tyastama dalam keterangan resminya.

Wilayah yang Terdampak Peringatan Dini

Sampai pukul 07.03 WITA, BMKG telah mengaktifkan Peringatan Dini Tsunami level 2 yang mencakup empat provinsi. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara. Masyarakat di kawasan pesisir diminta tetap waspada dan mengikuti instruksi dari otoritas setempat.

Di NTT, lima kabupaten bagian utara ditetapkan dalam status Siaga. Kelima wilayah ini adalah Manggarai, Ngada, Manggarai Barat, Ende, dan Sikka. Sementara itu, untuk Sulawesi Selatan, tiga kabupaten masuk kategori Siaga, yaitu Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng. Status Siaga menandakan potensi tsunami yang lebih tinggi dibandingkan status Waspada.

Sebelumnya, BMKG telah keluarkan peringatan dini tsunami level 1 setelah gempa pertama tercatat berkekuatan M7,0. Pada saat itu, Ngada bagian utara berada dalam status Waspada dengan perkiraan waktu kedatangan tsunami sekitar pukul 05.01.23 WIB. Kenaikan level peringatan menunjukkan adanya peningkatan potensi ancaman tsunami.

Aktivitas Gempa Susulan dan Dampaknya

Hingga pukul 07.02 WITA, aktivitas gempa susulan masih terus berlangsung. Gempa-gempa susulan ini dirasakan oleh masyarakat di seluruh pulau Flores, sebagian wilayah Sumba, Adonara, dan Solor. BMKG meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru kembali ke rumah-rumah mereka sebelum status peringatan diturunkan.

Peringatan dini tsunami merupakan sistem peringatan yang dirancang untuk memberikan waktu bagi masyarakat untuk menyelamatkan diri. Dengan adanya BMKG keluarkan peringatan dini tsunami ini, diharapkan dapat meminimalkan risiko korban jiwa akibat gelombang tsunami yang mungkin terjadi.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Peringatan Dini Tsunami

Apa yang harus dilakukan masyarakat saat peringatan dini tsunami aktif? Masyarakat diminta segera berpindah ke tempat yang lebih tinggi, minimal 10 meter di atas permukaan laut atau menjauh dari pantai sejauh 500 meter.

Berapa lama peringatan dini tsunami biasanya berlangsung? Peringatan dini tsunami dapat berlangsung hingga 24 jam atau lebih, tergantung pada aktivitas gempa susulan dan data yang dikumpulkan BMKG.

Apakah semua gempa bumi berpotensi menimbulkan tsunami? Tidak semua gempa bumi menimbulkan tsunami. Gempa yang berpotensi tsunami biasanya terjadi di dasar laut dengan kedalaman dangkal dan magnitudo di atas 6,0.

Bagaimana cara mendapatkan informasi terbaru dari BMKG? Masyarakat dapat mengakses informasi melalui situs resmi BMKG, aplikasi mobile BMKG, atau media sosial resmi mereka untuk mendapatkan update real-time.

Leave a Comment